Kaisar Surgawi

Kaisar Surgawi
Memahami Hukum Samsara Kehidupan dan Kematian (1)


__ADS_3

Lapisan Ketujuh Alam Sage


“Bocah! Kau harus berhati-hati sekali lagi dalam memikirkan pertanyaan! Lebih baik jangan bertanya kepada seseorang yang lebih kuat darimu ketika kau pertama kali bertemu dengannya!” Sheng Yin berkata dengan nada tidak puas saat menatap ke arah Ren Yuu.


Sambil menggaruk bagian belakang kepalanya, Ren Yuu hanya bisa tersenyum canggung karena ia tau bahwa ia melakukan kesalahan. Sedari awal, karena ia tau bahwa Dewa Samsara Kehidupan dan Kematian bersikap netral, ia langsung bertanya tentang apa yang membuatnya penasaran.


Dan itu adalah pertanyaan tentang informasi pribadi seseorang yang sudah pasti akan menyulut amarah pihak lain.


“Lalu, apakah kau akan langsung mempelajari hukum Samsara Kehidupan dan Kematian?” Tanya Heavenly Slaughter Devil Sovereign memecahkan ketanggungan Ren Yuu.


“Ya, aku harus mempelajarinya secepatnya agar dapat melakukan Reinkarnasi Kesembilan. Dalam kondisiku saat ini, jika aku bertemu iblis Tier Divine God Early saja, aku mungkin tidak bisa melawan.” Balas Ren Yuu dengan wajah serius. Lagi pula, dengan kekuatannya saat ini, mereka mungkin akan sulit keluar dari tempat itu walaupun mungkin Dewa Samsara Kehidupan dan Kematian akan lebih dulu mengusir mereka.


Tetapi, Ren Yuu sedikit penasaran kenapa eksistensi sekuat Dewa Samsara Kehidupan dan Kematian menetap di tempat terpencil seperti itu.


Bahkan jika dia berjanji kepada orang lain seperti yang dia katakan, pasti itu terasa sedikit aneh.


Ren Yuu menatap ke arah danau raksasa itu dengan tatapan kosong karena tampaknya ada sesuatu yang disembunyikan oleh Dewa Samsara Kehidupan dan Kematian. Tidak mungkin dia hanya akan menjalankan tugas seperti budak hanya untuk melakukan siklus reinkarnasi kepada semua makhluk yang layak.


“Setiap makhluk memiliki ambisinya sendiri apa lagi jika dia memiliki kekuatan.” Batin Ren Yuu. Karena tidak bisa menebak apa yang dipikirkan oleh Dewa Samsara Kehidupan dan Kematian, ia pun menyampingkannya untuk saat ini.


Ketika tiba di samping danau, Ren Yuu tidak membuang waktu dan langsung duduk bersila. Ia menggunakan hukum Samsara Kehidupan dan Kematian yang tidak sempurna untuk mempelajarinya dari danau.


Sementara itu, Sheng Yin hanya duduk bersila dan mulai bermeditasi. Ia mencoba meningkatkan kekuatannya agar sangat dekat dengan kekuatan puncaknya ketika ia hidup kembali walaupun itu sangat sulit karena kondisi perpadatan tubuhnya yang sangat rendah.

__ADS_1


Jika saja Sheng Yin tidak di segel di sel khusus di Soul Prison, ia pasti bisa memadatkan tubuhnya setidaknya 70% paling sedikit.


Sedangkan Heavenly Slaughter Devil Sovereign, dia hanya berjaga-jaga di tempat karena ia juga memikirkan hal yang sama dengan Ren Yuu dalam hatinya walaupun ia tidak mengutarakannya.


Dimasa kekuatannya mencapai Tier Divine God Peak saja pun, Heavenly Slaughter Devil Sovereign memiliki ambisi yang sangat tinggi. Bahkan Dewa Yin-Yang, Dewa Sage dan Celestial Emperor memiliki ambisi tinggi.


Tidak mungkin Dewa Samsara Kehidupan dan Kematian tidak memiliki rencana dalam hatinya ketika dia memiliki kekuatan sebesar itu.


Ruby yang berada di dalam Menara Kegelapan juga tentu telah memikirkan hal yang sama.


Jika Ren Yuu, Ruby, Heavenly Slaughter Devil Sovereign tidak memiliki pemikiran sangat licik di dalam kepala masing-masing, mereka tidak akan memikirkannya sampai ke situ.


Bahkan Sheng Yin yang tampak paling normal juga memikirkan hal yang sama tetapi ia tampak sangat alami dan tidak memikirkan hal itu sedikitpun.


Pecahan hukum Samsara Kehidupan dan Kematian tentu akan membuat Ren Yuu sangat dekat dengan hukum Samsara Kehidupan dan Kematian yang sebenarnya.


Namun, setelah berhari-hari Ren Yuu mencoba mempelajarinya, ada sesuatu yang membuatnya bingung. Hukum Samsara Kehidupan dan Kematian yang ia olah tampak tidak bisa menembus belenggu terakhir mencapai level sebenarnya dari hukum itu.


“Apa yang salah? Aku telah bisa menggunakan teknik reinkarnasi. Menggunakan kekuatan Kehidupan dan Kematian, tetapi kenapa hukum Samsara Kehidupan dan Kematian yang aku olah tidak bisa mencapai level nyata hukum itu sendiri?” Batin Ren Yuu sangat bingung.


Jarak antara hukum Samsara Kehidupan dan Kematian yang Ren Yuu olah hanya berjarak satu garis tipis dengan hukum Samsara Kehidupan dan Kematian yang sebenarnya.


Awalnya itu terlihat sangat mudah. Tetapi ketika Ren Yuu mendalaminya, tampaknya jarak garis tipis seperti rambut itu berubah menjadi jurang yang sangat lebar.

__ADS_1


Pikiran Ren Yuu melayang sekali lagi untuk memahami apa itu artinya Kehidupan dan Kematian.


Dalam waktu beberapa hari lagi, Ren Yuu terus memikirkan hal itu tetapi tidak ada hasil sama sekali yang membuat raut wajahnya sedikit jelek.


“Huft...” Ren Yuu membuka matanya menghela nafas panjang.


“Apakah berhasil?” Tanya Heavenly Slaughter Devil Sovereign saat menatap Ren Yuu membuka matanya.


“Tidak ada perkembangan sama sekali.” Ren Yuu menggelengkan kepalanya karena ia tidak tau di mana letak masalah sebenarnya.


Heavenly Slaughter Devil Sovereign sedikit terkejut karena ia tau seperti apa kecepatan Ren Yuu dalam belajar. Namun, ketika mengingat tentang hukum Samsara Kehidupan dan Kematian yang setara dengan hukum Waktu, adalah hal wajar sangat sulit mempelajarinya.


“Aku kehilangan sesuatu yang penting. Aku tidak tau apa itu.” Ren Yuu menggelengkan kepalanya lalu menatap ke arah kejauhan.


Sementara itu, Dewa Samsara Kehidupan dan Kematian yang berada di kediamannya, tentu dapat melihat Ren Yuu gagal menembus batasan dalam waktu seminggu. Ia tidak heran sama sekali karena Dewa Yin-Yang juga mengalami hal yang sama.


“Ayah, tampaknya putra Dewa Yin-Yang itu akan gagal juga. Ini sudah diprediksi karena bakatnya hanya setengah dari Dewa Yin-Yang.” pemuda yang mirip dengan Dewa Samsara Kehidupan dan Kematian berkata dengan gelengan kepala.


“Tidak, apa yang aku katakan kepadanya seminggu yang lalu tidak benar. Bakat pemahaman bocah kegelapan itu jauh melampaui Dewa Yin-Yang. Ini dikarenakan ketika Dewa Yin-Yang memisahkan kedua bagian kekuatannya, Dewa Kegelapan mewarisi kekuatan Kegelapan serta pemahaman. Dan pemahaman itu terus berkembang ketika Dewa Kegelapan melakukan reinkarnasi dari waktu ke waktu. Inilah alasan Dewa Yin-Yang menyerahkan kekuatannya kepada Putra dan Putrinya.”


“Dan untuk bagian lainnya, Dewi Cahaya mewarisi kekuatan Cahaya bersama dengan kebijaksanaan Dewa Yin-Yang itu sendiri. Apa menurutmu Dewa Yin-Yang yang sangat berbakat dan bahkan mempelajari Hukum Yin-Yang ke puncaknya sebodoh itu tanpa persiapan memusnahkan kekuatannya dari tubuhnya?” Dewa Samsara Kehidupan dan Kematian menggelengkan kepalanya saat menjelaskan itu.


Putra Dewa Samsara Kehidupan dan Kematian terkejut dengan apa yang dikatakan oleh ayahnya sendiri.

__ADS_1


“Dewa Yin-Yang sudah memperkirakan bahwa Dewa Kegelapan dan Dewi Cahaya akan melampaui kemampuannya di sisi yang diwariskan. Tetapi, Dewa Yin-Yang tidak pernah membayangkan bahwa putra dan putrinya akan melawannya, dan itu karena kesalahannya menghabisi ibu dari Dewa Kegelapan dan Dewi Cahaya demi ambisinya sendiri!” Lanjut Dewa Samsara Kehidupan dan Kematian dengan nada yang dalam saat memperhatikan Ren Yuu dengan seksama.


__ADS_2