
Di suatu tempat yang cukup gelap, terlihat dua sosok yang mengalami cidera yang sangat serius. Keduanya tidak lain adalah Ren Yuu dan Xin Yu yang berhasil kabur dari tangan Celestial Emperor.
Tempat itu terlihat cukup aneh, karena tempat tersebut masih terlihat di ruang hampa, namun memiliki langit-langit berwarna ungu bercampur hitam.
Selain dari itu, semua tempat adalah pulau tandus yang melayang di udara. Ren Yuu dan Xin Yu tepat berada di atas salah satu pulau tandus melayang tersebut.
Saat Ren Yuu dan Xin Yu sedang berbaring tidak sadarkan diri serta dengan luka yang cukup parah, terlihat sosok mungil yang mencoba menggunakan kemampuannya sebisanya untuk menyembuhkan keduanya. Sosok mungil tersebut tidak lain adalah Ruby.
“Serangan terakhir Celestial Emperor merusak setengah Menara Kegelapan. Keduanya juga terkena serangan dahsyat sebelumnya. Kebetulan bahwa di sini terdapat energi Limbo yang sangat kuat sehingga kekuatanku pulih dengan sangat cepat.” Gumam Ruby saat terus menyalurkan kekuatan Kegelapan ke dalam tubuh Ren Yuu dan Xin Yu.
Saat Ruby menyalurkan kekuatan Kegelapan, ia mengangkat telapak tangan kirinya dan Miniatur Menara Kegelapan muncul. Terlihat saat ini Menara Kegelapan hancur setengah dan itu juga merusak Vitalis Ruby.
Namun, berkat kekuatan Limbo luar biasa di semua tempat, bintik-bintik hitam terlihat perlahan menyatu ke Menara Kegelapan.
“Menara Kegelapan akan pulih dalam kurun waktu tertentu. Aku tidak menyangka bahwa Celestial Emperor akan menyerang ketika portal sudah tertutup. Jika aku terlambat satu detik saja menggunakan Menara Kegelapan untuk melindungi keduanya, mungkin Ren Yuu dan wanita Dark Elf ini akan tewas.” ucap Ruby.
Ketika Ruby sedang melakukan dua pekerjaan, wajahnya tiba-tiba muram karena ia melacak aura kuat mendekat. Ia buru-buru menyimpan Ren Yuu dan Xin Yu ke dalam Menara Kegelapan dan ia pun langsung masuk.
Menara Kegelapan berubah menjadi serpihan hukum Kegelapan. Selain dari itu, Ruby menggunakan kekuatan Limbo untuk menyembunyikan Menara Kegelapan agar tidak di lacak oleh aura kuat yang mendekat.
Tidak sampai satu menit kemudian, dua sosok datang. Keduanya adalah makhluk aneh, tubuhnya terlihat seperti kabut, tidak memiliki kaki.
__ADS_1
Itu terlihat seseorang menggunakan jubah compang camping berwarna hitam dengan kabut aneh menyelimutinya. Hanya wajah keduanya yang terlihat.
Dan wajah mereka terlihat seperti sebuah topeng, mata merah, hidung seperti tengkorak dan dua taring kecil di mulutnya.
“Aura sebelumnya berada di sini.” ucap sosok dengan tinggi 3 meter.
Sosok lainnya yang sedikit lebih pendek, menatap ke semua tempat. Ia melebarkan jangkauan persepsinya tetapi tidak menemukan apapun yang mencurigakan.
“Tidak ada apa-apa di tempat ini. Mungkin seseorang seperti Dewa Samsara Kehidupan dan Kematian masuk ke Dimensi ini lalu pergi ke suatu tempat. Kita harus melaporkan hal ini kepada tuan.” ucap sosok yang lebih pendek dengan wajah serius.
Keduanya pun saling menangguk lalu pergi dari tempat tersebut.
Ruby yang menahan nafas di Menara Kegelapan, perlahan rileks. Ia sedikit gugup sebelumnya karena ia dapat merasakan bahwa keduanya adalah eksistensi Tier Divine God Late. Dan itu merupakan jenis terkuat bahkan mungkin melampaui Xin Yu di level yang sama.
Tanpa membuang waktu, Ruby langsung mengendalikan Menara Kegelapan menjauhi tempat tersebut karena ia merasa bahwa mungkin akan ada makhluk mengerikan lainnya yang akan datang.
**
Di suatu tempat di Dimensi Limbo, terlihat sosok pria berambut putih dengan simbol di kedua matanya. Dia tidak lain adalah Dewa Samsara Kehidupan dan Kematian.
“Seperti yang aku duga! Dimensi Limbo memang menyimpan sangat banyak rahasia. Selain dari itu, penguasa tempat ini juga memiliki level Tier Ancestral God yang cukup lemah. Penguasa di sini terikat oleh Dimensi Limbo, dan mereka akan kehilangan kekuatan ketika keluar dari tempat ini!”
__ADS_1
“Setelah penyelidikan secara meluas, aku sekarang paham kenapa para makhluk Limbo ini tidak pernah datang ke Tujuh Galaxy sedari dulu.” Gumam Dewa Samsara Kehidupan dan Kematian.
Sebelum Dewa Samsara Kehidupan dan Kematian ingin pergi ke tempat lainnya untuk mencari sumber energi Limbo yang terkait dengan Ruang Independen yang ia incar, ia menyipitkan matanya dan menatap ke arah tertentu.
“Aura dari Tujuh Galaxy? Apakah wanita Dark Elf itu menyebrang lagi ke tempat ini?” Gumam Dewa Samsara Kehidupan dan Kematian. Tetapi matanya menyipit tajam ketika merasakan aura kuat mendekat saat ia mencoba untuk melacak keberadaan aura dari Tujuh Galaxy.
Dewa Samsara Kehidupan dan Kematian belum sampai 10 menit tiba di Dimensi Limbo. Ia hampir tersesat di jalur utama menuju Dimensi tersebut, jika ada kesalahan kecil, mungkin ia akan tersesat sangat jauh dan sulit menemukan jalan untuk pulang.
Butiran-butiran hitam yang tidak lain adalah energi Limbo, perlahan memadat dan tidak lama kemudian membentuk sosok aneh. Tubuhnya terlihat seperti jubah compang-camping, wajah yang lebih mendekati ke arah topeng sebenarnya.
Di pinggangnya, terlihat dua lengan yang mirip dengan tengkorak. Selain dari itu, sosok tersebut memiliki tanduk yang aneh karena itu sedikit lebar seolah-olah tanduk tunggal yang menjulur ke samping di dahi sosok tersebut adalah sebuah tulang.
“Dewa Pencipta? Sangat jarak tamu seperti dirimu datang ke Dimensi Limbo ini.” ucap sosok tersebut. Suaranya terdengar sangat berat seperti menggema walaupun itu tidaklah menyebar ke tempat jauh.
“Siapa kau? Walaupun ini pertama kalinya aku memasuki Dimensi Limbo, aku selalu memperhatikan dari luar dan tidak menemukan sosok sekuat dirimu di sini!” ucap Dewa Samsara Kehidupan dan Kematian.
“Ha-ha-ha-ha! Tentu saja tidak semudah itu untuk melacak tempat ini! Bahkan jika kekuatanmu mencapai Tier Supreme Ancestral God yang merupakan keberadaan tertinggi yang pernah ada, sulit bagimu untuk menjelajahi tempat ini.”
“Ini dikarenakan Dimensi Limbo adalah tempat paling unik, tercipta melalui kekuatan Limbo, ini adalah kekuatan yang setara dengan penciptaan! Dan kami Undead Wraith adalah penghuni tempat ini!” ucap sosok tersebut lalu mengeluarkan sebuah gulungan aneh berwarna hitam lalu melebarkannya yang membuat Dewa Samsara Kehidupan dan Kematian waspada.
“Apakah kau tertarik melakukan kontrak?” Sosok tersebut bertanya dengan senyum diwajahnya yang cukup mengerikan dengan dua taring kecil di giginya.
__ADS_1
Jika Xin Yu berada di tempat itu dan melihat bahwa salah satu Undead Wraith ingin menciptakan kontrak baru dengan seseorang, dia tentu pasti akan terkejut karena dirinya dahulu ketika tersesat ke Dimensi Limbo juga melakukan kontrak dengan Undead Wraith sehingga dirinya dapat menggunakan kekuatan Limbo dengan bebas.