
Lapisan Ketujuh Alam Sage
Iblis yang dikirim oleh Tuan Muda Klan Jin telah kembali dan langsung melapor.
“Apa? Tidak ada satupun dari mereka yang ada di sana?” Tuan Muda Klan Jin berteriak tidak percaya. Ia merasa bahwa itu tidak mungkin sama sekali. Ia telah melihat semuanya memalui informasi yang dikirim oleh semua bawahannya yang disebut sebagai Informan.
Walaupun mereka tidak mengetahui dengan jelas apa yang diinginkan oleh pasukan pemberontakan, mereka telah menebak secara kasar. Yang pertama adalah merebut sumber Mata Air Abadi yang di pegang oleh Klan Jin.
Kemudian membinasakan para iblis, dan yang terakhir adalah, menjadi Sheng Mei.
Alasan mengapa Klan Jin mengetahui bahwa Ren Yuu mencari Sheng Mei, itu dikarenakan Iblis Jiwa yang ada di Lapisan Pertama Alam Sage.
Dengan bantuan Informan, mereka telah membaca ingatan Iblis Jiwa yang menjadi kenalan Heavenly Slaughter Devil Sovereign dan mengetahui bahwa seseorang yang bernama Ren Yuu datang ke Lapisan Alam Sage hanya mencari keberadaan Sheng Mei.
“Apakah dia menyerah? Itu tidak mungkin sama sekali.” Tuan Muda Klan Jin menggelengkan kepalanya lalu langsung bergerak ke arah gerbang. Ia membuka gerbang dan masuk ke dalam diikuti oleh elit iblis lainnya.
Setelah masuk ke Lapisan Keenam Alam Sage, Tuan Muda Klan Jin semakin bingung. Ia mengelilingi semua daerah Lapisan Keenam Alam Sage tetapi tidak menemukan apapun. Setelah itu, ia pergi ke Lapisan Kelima, Keempat dan Ketiga Alam Sage. Namun ia tidak menemukan apapun. Ini membuatnya terdiam dalam waktu yang lama.
Karena tidak menemukan petunjuk apapun, Tuan Muda Klan Jin langsung kembali ke Lapisan Ketujuh Alam Sage untuk melaporkannya hal itu kepada ayahnya yang merupakan Patriak Klan Jin.
**
Rencana Ren Yuu memang berhasil mengelabui para iblis untuk sementara waktu. Tetapi ia tau bahwa itu akan segera ditemukan cepat atau lambat. Itulah sebabnya ia tidak membuang waktu dan ingin mempelajari hukum Samsara Kehidupan dan Kematian secepat mungkin.
Tentu Ren Yuu memiliki alasan mempelajari hukum Samsara Kehidupan dan Kematian lebih dulu. Ketika ia memiliki kemampuan nyata hukum Samsara Kehidupan dan Kematian, ia akan membangkitkan semua jiwa yang pergi bersamanya.
__ADS_1
Dan jika perang pecah, mereka akan masih memiliki kesempatan walaupun dikalahkan, dan itu merupakan para jiwa yang ia hidupkan akan kembali ke Soul Prison dan mereka dapat berkumpul kembali untuk membuat rencana berikutnya menjatuhkan Klan Jin.
Selain dari itu, jika para jiwa dibangkitkan, kekuatan mereka akan meningkat drastis Karena mereka semua hanya bisa menggunakan kekuatan penuh jika memiliki tubuh hidup yang nyata.
Contohnya adalah Sheng Yin, di keadaan jiwa dengan perpadatan tubuh melebihi 50%, dia hanya bisa menggunakan kekuatannya sekitar 80% paling banyak. Dengan kata lain, Sheng Yin hanya akan setara dengan Chu Yuan.
Namun, jika Sheng Yin hidup kembali, dengan tubuh nyata makhluk hidup dia akan bisa mengerahkan kekuatannya mencapai 100% dan kekuatan seperti itu bisa dikatakan sebagai puncak dari Tier Divine God Peak yang hanya satu garis tipis ke Tier Divine God Late.
Inilah rencana yang selalu dipikirkan oleh Ren Yuu. Dan tentu alasan lainnya ia ingin mempelajari hukum Samsara Kehidupan dan Kematian puncak adalah karena keberadaan Heavenly Slaughter Devil Sovereign.
Dengan Heavenly Slaughter Devil Sovereign yang hidup, bisa dipastikan bahwa kekuatannya akan setara dengan Tier Divine God Peak terkuat atau mungkin itu bisa lebih kuat lagi.
Ren Yuu sudah terbang dengan kecepatan penuhnya selama seharian tetapi ia belum menemukan ujung dari Yellow Spring River. Ia merasa heran saat ini karena ia tampak melewati beberapa tempat yang sama beberapa kali.
“Bocah, apa kau tidak menyadarinya sama sekali?” Sheng Yin perlahan mendekat dan bertanya dengan nada tidak puas.
“Bagus jika kau memperhatikan! Jika tidak, aku akan mempertanyakan IQ otakmu sekali lagi sebagai penerus Dewa Kegelapan.” Sheng Yin mendengus marah.
Wajah Ren Yuu sangat canggung saat ini karena tidak tau harus bereaksi seperti apa ketika ibu mertuanya terus menekannya. Ingin melawan? Ia tidak akan mampu melawan Sheng Yin. Lagi pula, walaupun ia memiliki kekuatan, ia bukan tipe seseorang yang tidak menghormati sesepuh.
Sama seperti semua keluarganya, selemah apapun kakek dan neneknya saat ini, dan selemah apapun orang tua Xing Jianying, ia akan selalu menghormati mereka dari lubuk hatinya.
Walaupun ia menjadi Dewa Kegelapan yang dapat menginjak makhluk tak terhitung jumlahnya, Ren Yuu tidak akan pernah melawan Guru, mertua, kakek, ayah dan ibunya.
Bahkan jika mereka berbuat jahat, Ren Yuu hanya akan menghentikannya dengan cara yang lembut. Bukan dengan cara mengunakan kekuatan.
__ADS_1
“Daerah ini seperti sudah dua kali kita lewati walaupun ada sedikit perbedaan.” ujar Ren Yuu saat menatap ke arah Yellow Spring River.
“Lihat di sana. Walaupun bentuknya berbeda, aku telah memberikan sedikit goresan kepada bebatuan di sana.” Sheng Yin menunjuk ke arah tertentu tepat di depan mereka di jarak hampir seratus meter.
Melihat itu, Ren Yuu langsung memasang wajah serius karena ada aura samar Sheng Yin di bebatuan yang sedikit dibelah yang artinya mereka hanya berputar di tempat itu sepanjang waktu.
“Mungkinkah...?” Wajah Ren Yuu langsung muram dan menatap ke arah Yellow Spring River.
“Ya, kemungkinan apa yang kau cari ada di dalam sana! Dan kenapa para iblis tidak peduli dengan hal itu, ini dikarenakan walaupun mereka mempelajari hukum Samsara Kehidupan dan Kematian, mereka tidak akan bisa menyempurnakannya. Ini dikarenakan siapapun yang mempelajari hukum itu harus masuk ke Yellow Spring River. Dan siapapun yang masuk ke dalam, dia akan...”
“Mati!”
Kata-kata Sheng Yin membuat jantung Ren Yuu berdetak sangat cepat. Ia sudah memikirkan hal itu sedari awal karena adanya ilusi aneh disekitar Yellow Spring River.
Ren Yuu yang sudah mempelajari semua Yellow Spring di Lapisan Pertama sampai Keenam, sangat mengetahui betapa berbahayanya Yellow Spring River. Ia yakin bahwa jika Sheng Yin telah hidup kembali, dia akan langsung terluka parah jika masuk ke dalam Yellow Spring River.
“Jadi, apa yang akan kau lakukan? Apakah kau akan menyerah?” Tanya Sheng Yin menatap ke arah menantu murahan dihadapannya.
Sebelum Ren Yuu menjawab, Ruby keluar dari Menara Kegelapan lalu berbicara, “Ren Yuu, Menara Kegelapan akan membantumu memasuki tempat itu!”
“Ruby? Apakah itu mungkin? Bisa jadi bahwa cairan Yellow Spring River akan memasuki Menara Kegelapan.” Ren Yuu masih sedikit ragu.
“Memang itu benar. Tetapi hanya ini cara yang bisa dilakukan. Menara Kegelapan tidak akan rusak, dan untuk menghalangi cairan Yellow Spring River masuk ke Menara Kegelapan, kau harus menggunakan hukum Samsara Kehidupan dan Kematian terkuat yang kau miliki. Itu akan menghalangi Menara Kegelapan dimasuki oleh cairan Yellow Spring River.” ujar Ruby.
“Tampaknya kau sudah pernah masuk ke dalam sana hanya dengan raut wajahmu Roh mungil..” Sheng Yin berkata dengan senyum diwajahnya.
__ADS_1
Ruby tetap tenang ketika mendengar itu Dan ia mengangguk kecil lalu berkata, “Aku pernah dibawa oleh Dewa Yin-Yang ke dalam Yellow Spring River.”