
gue pun memalingkan wajah.disana tampak wajah putri yang sedang memanyunkan bibirnya.
gue pun langsung mematikan motoro gue dan menarik kuncinya.
dia heran dan langsung bertanya.
"loh kak kok dimatiin si"
"turun" ucap gue sambil memalingkan wajah.
"lah kok turun?"
"udah gue bilang turun " ucap gue santai.
dia pun turun dari motor.
"kakak tega ninggalin aku disini? tega ngulangin kesalahan yang sama ? kak rumah Stella sepi tau. aku juga pulangnya gimana? hp ku mati gak bisa mesen ojek online atau minta jemput orang rumah" ucap putri sambil memelas.
"suru jemput El kan bisa" ucap gue cuek.
"ih kalau hp ku gak mati juga dari tadi udab ku telepon"
"oh " gue pun menyalahkan motor
"kak kakak yakin mau pergih Tampa aku"
"hmmm"
"nanti kalau yang lain nyariin aku gimana ka? kalau aku gak bisa pulang gimana"
__ADS_1
gue pun merogoh kantong saku untuk mengambil hp, dan langsung membuka percakapan gue sama Rohan dan memberi tahukan kepadanya
"ni mereka gak ada yang nanyain Lo"
"ya kalo mereka gak nyariin aku emang kakak bener tega mau ninggalin aku"
"kak rai" lanjut nya sambil menarik tangan baju gue dengan mata yang sudah berlinang air mata.
"geh cengeng amat si, janji dulu"
"gak ada lagi ngambek - ngambekan lagi" lanjut gue sambil menyodorkan kelingking gue.
"iya aku janji yeee...."
"kalau Lo ngambek - ngambekan lagi Lo harus ngajak gue makan kekantin selama sebulan"
"supaya apa ka? kakak kesepian ya gak ada yang ngajak kekantin?" ucap nya sambil meledek.
"iya kalo mereka gak pacaran" ucapnya
"yaudah ayo naik "ucap gue sambil mengalihkan pembicaraan kita tadi.
"iya iya tapi bantu aku naik dong hehehe"
gue pun menyodorkan tangan gue untuk membantu nya naik keatas motor.
guepun langsung menyalakan motor gue dan segera keluar dari rumah stella dan menuju ke mall tempat kita janjian.
saat berada dijalan smartphone raihan bergetar....
__ADS_1
Drtttt.....Drrrttt....Drttt...
yang menandakan bahwa ada telepon masuk.
Raihan pun langsung meminggirkan dan memarkirkan motor nya ditepi jalan dan langsung merogoh saku celananya untuk mencari smartphone nya.
terlihat dengan jelas tertera nama Denada.
Raihan pun langsung mengangkat telepon masuk tersebut.
RAIHAN POV.
"halo kak ? ada apa"
"iya de. ini mama masuk UGD dek tapi mama terpeleset dikamar mandi sekarang masih ditangani sama dokter, kamu cepat kesini ya"
"oke kak gue otw"
Tampa basa-basi Raihan pun langsung menancap kan kunci dan langsung pergih menuju rumah sakit yang tadi diberi tahu kakaknya .
sampai dirumah sakit. Tampa ia sadari tadi dia mengendarai motor dengan sangat kencang sampai dia tidak sadar kalo dia tidak sendirian.
diapun langsung bergegas masuk Tampa menghiraukan putri.
putri pun mengejar dan langsung mencekal tangan nya pada saat berada ditangga saat ingin masuk kedalam rumah sakit.
"kak rai kenapa kita jadi datang kerumah sakit?" ucap putri.
"oh iya gue lupa bawa Lo .mama gue kecelakaan jadi gue harus liat kondisi mama gue dulu sampai gue tau kabarnya nanti baru gue anter Lo pulang. gue gak minta persetujuan Lo gue cuma minta pengertian Lo " ucap gue yang langsung berlari meninggalkan putri .
__ADS_1
astaga mama ka Rai kecelakaan apa? kalau gue dianterin sama dia berarti gue ngerepotin dia dong " ucap batin putri.