Kakak Kelas

Kakak Kelas
episode 48 liburan selesain


__ADS_3

setelah selesai berlibur anak-anak diharapkan untuk masuk kembali ke sekolah.


upacara sekolah


putri POV.


"ah untung aja gue gak telat" ucap putri sambil mengatur nafas yang Terengah-engah


"stell" teriak ku sambil mengejar Stella


tapi tidak ada jawaban, padahal jarak kita tidak terlalu jauh hanya beberapa meter saja.


gue pun mendekatinya


"ih stell Lo kenapa?"


"gapapa kok put " ucap Stella sambil diam-diam menghapus air mata nya


namun aku tetap tau bahwa dia habis menangis.


"ayo lah stell Lo gak usah bohong sama gue" ucap ku mendesak .


anak-anak diharapkan untuk segera berbaris dibelakang plakat nama kelasnya masing-masing, kata guru didepan.


"udah yuk Al kita baris aja" ucap Stella


" iya iya"


upacarapun dimulai


entah kebetulan atau tidak sengaja barisan kelas ku berada di sebelah barisan anak kelas 12


"yang " ucap Ka Rian dari sebelah ku.


"suttt sayang" panggil nya lagi.


yang membuat ku sangat risih. bagaimana tidak? aku sedang berada di antara dua sejoli ini.


"stell" ucap ku menyenggol tangan Stella


"HM"


"itu dipanggil sama ka Rian " ucap ku


"biarin aja "

__ADS_1


"iiih " ucap ku


lah ini dua sejoli kenapa ucap batin gue.


"put" bisik ka Rian


"putri" ucap Ka Rian sambil menyentuh pundak ku.


"apa kak?"


"tolong panggil Stella dong"


"iya-iya" sahut ku


"stell" ucap ku


"Stella " lanjut ku sambil menyentuh pundak nya.


"apaan si put?"


"itu Lo dipanggil sama ka Rian" ucap ku sambil menunjukkan muka kesal ku.


"sttttt" kata orang-orang disekitar ku.


"biarin aja si kan udah gue bilang"


"anggep aja si Lo gak dengar apa-apa"


"tau ah"


dan ya lagi-lagi ka Rian menyenggol pundak ku.


"panggilin Stella"


"apa si kak"


"panggilin Stella"


"dia bilang biarin aja"


"yaudah tukeran posisi sini"


"maksudnya kak?"


"Lo kesini gue disitu"

__ADS_1


"nanti ketauan ah kak"


"gak gue jamin."


"oke" ucap ku


lalu akupun bertukar posisi dengan ka Rian , dan sekarang aku ada dibarisan Ka Rian dan ka Rian ada dibarisan ku dan tunggu dulu sebelah ka Rian ternyata ? kak Rai.


aku pun yang mulai tersadar langsung melihat ke arah kiri ku,aku melihat Ka Rian yang sedang memohon-mohon pada Stella entah masalah apa.


aku pun melirik sebelah kanan ku, ku melihat Ka Rai yang sedang berdiri anteng dengan posisi tegap dan tangan dibelakang dan mendengarkan amatan dari guru-guru didepan


"kak Rai" ucap ku.


"hmmm" ucap Ka Rai yang langsung melirik ke arah ku.


"ka Rai nyadar gak kalo aku disini?"


" ya nyadar lah"


akupun memutar kedua bola mata ku, percuma membuka topik obrolan sama ka Rai pasti ujungnya kehabisan topik.


"jutek banget jawabnya "


"apa Lo bilang"


"ah engga itu loh ka lucu ya "


"apanya?"


"itu loh ka Rian berjuang banget mohon-mohon sama Stella sampai rela dihukum.


"sa ae" ucapnya cuek.


sekarang emosi ku sudah tak terbendung lagi.


"ka Rai kakak kalo gak mau ngomong sama putri gak usah nyaut dari pada jawab cuma sa ae,oh,HM,ya. " ucap ku sendikit membentak.


dan hasilnya apa?


guru pembimbing menghampiri kita.


"ikut saya"


kita pun mengikutin langkah kaki guru pembimbing itu.

__ADS_1


"bersihin perpustakaan"


padahal gak telat tapi masih aja tetap dapet hukuman Sebal.


__ADS_2