
Murid murid pun berhamburan keluar lebih tepatnya kekantin tanpa menunggu atau ijin dulu ke bu nursiah.
Raihan pun bangun dari tidurnya, melihat bu nur sedang susah berjalan sambil membawa bukunya dia pun lari menghampiri guru itu.
"Sini bu biar rai bawa" ucap rai
"Ndak usah nak, makasih" ucap bu nur dengan berjalan susah. Iya dia sudah lansia jadi wajar aja jalannya agak sedikit susah.
"Ndak papa bu, rai gak keberatan" ucap rai mengambil buku yang tadi dipegang bu nursiah.
"Yaudah nak makasih ya" ucap bu nur.
Dia pun berjalan berdampingan dengan bu nur menuju ruang guru dan sesekali membantunya berjalan turun ditangga.
Melewati kelas anak ips. Dimana siswi-siswi penggemar rai pun bersorak sorai histeris memanggil nama rai yang hanya disenyumi oleh rai saja.
Setelah mengantar bu nur dan membawakan bukunya diruang guru rai pun berpamitan dengan bunur dan lanjut pergi ke arah kantin.
Awalnya rai mau menuju meja no 5 meja anak after effect ngumpul tapi ternyata tidak jadi karena disana sudah ada penampakan dari kejauhan dimana rian dan stella memainkan game dihape Rian.
Rysha duduk dirangkul rohan. Dan didepannya ada El dan fiyan. Diposisi el sedang merangkul putri.
jleb
Itu lah yang dirasakan raihan. Akhirnya raihan pun memesan makanan dan berniat duduk di meja no 2 saja. Meja yang jauh dari penampakan mereka.
Padahal di meja no 2 ada siswi-siswi penggemar after effect.
__ADS_1
Tidak apa-apa, karena rai sedang terpaksa. Sebelum menduduknya.
Ada orang teriak disebrang sana yang masih terdengar oleh kuping rai.
"Rai, duduk sini aja bro" teriak el.
Rai pun akhirnya berjalan menuju meja no 5.
"Duduk samping fiyan bro" ucap el.
Raihan pun melirik sekilas putri dia sedang sibuk memakan mie ayamnya tanpa menyadari keberadaanya dan masih dengan posisi yang sama lengannya dirangkul oleh el.
Ya sebenarnya satu meja ada 6 kursi tapi fiyan dan el menarik dua kursi disamping meja no 5 yaitu meja no 11.
Jadi meja sampingnya itu ada 4 kursi saja. Jadi kursi 4 berhadapan kearah depan 4kursi berhadapan kearah belakang.
4 belakang berisi : putri,el dan fiyan,raihan.
8 kursi itu sama sama mengahadap depan meja.(Ada gambaran? Semoga tau maksud mimin heheh)
Makanan raihan pun datang, entah mengapa raihan jadi tidak bernafsu makan.
"Rai makanan lo tuh" ucap fiyan disampingnya
"Ngapain lo kesini" ucap raihan kaku
"Wusup santai bro, lo kenapa?" ucap fiyan bertanya.
__ADS_1
Tanpa dijawab oleh raihan yang sedang berkutik dengan hapenya sedang memainkan gamenya.
"Gue kesini mau tanya rumah sakit dan kamar dimana nyokap lo dirawat rai" ucap el disamping fiyan.
Raihan pun terhenti dari aktivitasnya semula dia mematikan hapenya dan memasukan hapenya kedalam saku. Dan berdiri.
Memang dia teringat bahwa daivan tau pasti dari putri.
"Tanya aja sama yang ngasih tau lo, gue cabut" ucap raihan sambil bergegas pergi tanpa menghiraukan teriakan temannya dibalik sana.
"Raihan kenapa bro? Apa gue ganggu" tanya El.
"Kagak lah sejak kapan lo jadi baper" ucap rohan
"Tapi beda aja sikapnya sama gue"ucap el.
"Mungkin kepikiran nyokapnya" ucap rian sambil melihat layar handphonenya yang sedari tadi dimainkan oleh stella.
Bel pulang sekolah pun berdering
Kring..kring...kring...kring..
***jangan lupa tinggalkan jejak dicomen dibawah ini....
untuk mendukung author agar lebih bersemangat update episode terbaru....
terimakasih 😊***
__ADS_1