Kakak Kelas

Kakak Kelas
#4#


__ADS_3

"AAAAAAHHHHH!" Teriak Diandra. Refleks ia memeluk Dave yang berada di belakangnya.


"Ehem," deham Alex. Diandra pun tersadar dan melepas pelukannya.


"Kenapa?" tanya Alex.


"Ada tikus," jawab Diandra takut-takutan.


"Hah?? Tikus??" Alex langsung berlari keluar gudang.


"Kenapa tu orang?" tanya Dave.


"Ada tikus," kata Diandra.


"Kalian takut tikus?" tanya Dave dengan cengiran usil. Dengan sigap ia menarik seekor tikua yang berlari di bawah mereka.


"Iiya," jawab Diandra takut-takut sambil berjalan mundur. Dave semakin mendekatkan tikus ke depan wajahnya.


"Jangan dideketin," protes Diandra


"Oke, tapi ada syaratnya! Lo harus maafin gue!" kata Dave.


"Enggak!"


"Ya udah." Dave semakin mendekatkan tikus tersebut ke wajah Diandra.


"Iya, iya! Udah bawa pargi tikusnya!" pinta Diandra, Dave pun melempar tikus itu ke belakang.


"Ayo!" ajak Dave.


"Hmm," gumam Diandra. Mereka pun membarsihkan gudang itu tanpa Alex.


"Capek juga, ya!" kata Diandra setelah satu jam bersih-bersih.


"Gue juga. Kantin, yuk!" ajak Dave.


"Ogah!" Diandra melengos meninggalkan Dave.


"Songong banget tu cewek!" umpat Dave kesal.


Dave keluar dari gudang dengan muka ditekuk. Ia sangat kesal pada gadis yang menjadi targetnya itu. Sesampainya di kantin, ia segera menuju meja yang diduduki Bisma dan Ryo.


"Napa tu muka? Belum disetrika?" ledek Ryo.


"Gue kesel banget sama tuh cewek," runtuk Dave sambil duduk di samping Bisma.

__ADS_1


"Diandra?" tebak Bisma.


"Menurut lo?" Dave malah balik bertanya.


"Emangnya kenapa?" tanya Ryi.


"Dia tuh enggak bisa baik sama gue. Setiap deket gue pasti marah mulu," jelas Dave.


"Abis muka lo ngeselin," ejek Bisma.


"Lo ngomong apa barusan?" tanya Dave.


"Enggak," elak Bisma.


"Ngomong-ngomong gimana tadi?" tanya Ryo.


"Gimana apanya?" Dave balik bertanya.


"Itu lo pas lomba ," jawab Ryo.


"Kejadian lo nyium Diandra," timpal Bisma.


"Ya biasa aja, gue belum sempet ngemut, udah main tabok aja," kata Dave.


"Ya jelas lah, dia marah. Mungkin itu first kiss-nya dia," kata Bisma.


"Kamu ini! Ibu suruh bersihin gudang malah di sini!" Bu Asna datang dan langsung menjewer Dave.


"Ampun, Bu! Saya enggak kabur, Bu, semuanya kan udah pada pergi," jawab Dave.


"Udah salah, bohong lagi. Anak-anak yang lain masih di gudang!" ucap Bu Asna.


"Hukum aja, Bu," kata Ryo mengompori.


"Jahat lo sama temen sendiri!" kata Dave.


"Emang kita temen? Sejak kapan?" sahut Ryo.


"Udah! Jangan banyak omong kamu Dave, ayo ikut Ibu!" Bu Asna menarik Dave ke toilet.


"Kok saya diajak ke sini? Ibu mau nyuruh saya nemenin ibu pipis?" tanya Dave dengan polosnya setelah sampai di depan toilet.


"Enak aja! Kamu bersihin toilet cowok! Awas kalau masuk toilet cewek!" kata Bu Asna lalu pergi.


"Hukuman, hukuman, hukuman! Malang bener nasib gue," keluh Dave sambil meraih lap pel yang telah disediakan Bu Asna. Ia pun mulai mengepel.

__ADS_1


Beberapa menit kemudian Dave pun selesai mengepel.


" Akhirnya selesai juga," ujarnya sambil mengelap keringat di keningnya. "Kalau lagi capek gini, enaknya ngusilin orang."


Dengan jahilnya Dave masuk ke kamar mandi perempuan yang berada di sebelah kanan kamar mandi laki-laki.


Saat ia sampai di depan bilik kamar mandi, dengan jahilnya ia menggedor-gedor semua pintu dan mengeluarkan suara menyeramkan sampai orang-orang di dalamnya berteriak histeris.


Lalu dengan cepat ia mengendap-endap ke pintu keluar agar tidak ketahuan, tapi


BRUKK!!


Dave memabrak seseorang sampai terjatuh.


"Aw! Kalau jalan liat-liat dong!" kata cewek itu.Diandra!


"Eh, lan, maaf," kata Dave sambil mengulirkan tangan.


"Ah, lo lagi, lo lagi. Bosen gue," tukas Diandra sambil berdiri.


"Jangan bosen-bosen deh liatin gue," kata Dave. "Gue pergi dulu, ya!"


"Eh, tunggu!" Diandra mencekal tangan Dave.


"Cieepegang-pegang," goda Dave.


"Ih! Apaan deh?" Diandra melepas tangan Dave.


"Apa?" tanya Dave.


"Tuh kan jadi lupa ngapain lo di sini? Kan ini toilet cewek?" tanya Diandra.


"Ahgue" kata Dave sambil memikirkan alasan apa yang cocok untuk ia berikan kepada Diandra.


"Jangan-jangan lo ngintip, ya?" selidik Diandra.


"Eh!?"


"Ngaku deh lo!"


"Enggak! Gue enggak ngintip cewek," jawab Dave.


"Terus ngapain di sini? Suka ngintipin nanti matanya bintitan lo," kata Diandra.


"Gue enggak ngintip kok, cuma jailin doang," kata Dave.

__ADS_1


"Jail lo!" kata Diandra lalu masuk ke toilet. Sedangkan Dave keluar toilet supaya tidak ada yang mengetahui ia masuk kamar mandi perempuan.


Tiba-tiba Dave menabrak sesuatu.


__ADS_2