Kakak Kelas

Kakak Kelas
episode 58


__ADS_3

Keesokan harinya.


"Woy nyet Lo kemana ilang gitu aja berdua sama putri"ucap Adrian.


"balik gue udah malam lagian gue cuma jadi nyamuk Lo pada" ucap Raihan


"anjay udah bar bar nih doi" ucap fiyan


disela-sela perbincangan mereka datang satu murid yang biasa memberikan informasi untuk satu sekolah.


"Guys gawat Guys ulangan kelas 12 di majuin jadi sekarang" ucap wanita dengan roll rambut itu yang langsung menghilang melanjutkan pergosipan itu.


"apa ya Tuhan gue belum sempet belajar gimana nilai gue mau bagus" ucap Adrian sambil menatap Raihan dengan tatapan melas.


"gak ada ya Lo nyontek" ucap rai


"Yee gitu banget bro heheh gue juga ya" ucap fiyan


BELL masuk sekolah berbunyi.....


"oke anak-anak dikarenakan kakak kelas kalian hari ini ulangan kalian bisa lanjut belajar dirumah ya" ucap Bu Kiki.


"Bu kok jadwal nya bisa berubah si " ucap Stella


"iya ibu juga kurang paham karena kita hanyak mengikuti program dari pemerintah, oh iya setelah ini kalian langsung pulang ya jangan ada yang tauran mengerti " ucap Bu Kiki


" baik Bu" ucap smua murid


"put main ke rumah gue yuk" ucap Stella


"ah gue lagi mager banget" ucap putri sambil membereskan buku-bukunya


"ih Lo mah put ayo nanti gue bilang ka Rian buat ajak ka Rai deh " ucap Stella


"lah kenapa jadi ka Rai ??" ucap putri yang mulai salting


"yaelah put gue kan sahabat Lo jadi gue tau apa yang sahabat gue ini lagi butuh" ucap Stella


"iyaiya deh sahabat" ucap putri sambil mereka tertawa.


Satu Minggu berikutnya..


"Cewe berdua aja nih" ucap ka Rian yang menggoda Stella


"ih sayang apaan si " ucap Stella sambil menarik tangan Rian


"aku sama rohan duduk di sini ya" ucap Rian

__ADS_1


"eh sayang tunggu ka Rai sama ka fiyan mana?" ucap Stella


"fiyan ? tuh lagi ambil mie pesenan kita tapi kalo Rai katanya dia lagi gak mau ke kantin" ucap ka Rohan.


"yah padahal putri udah kangen banget sama ka Rai " ucap Stella yang membuat putri tersedak mie ayam.


tak lama..


"guys nih pesenan nya" ucap fiyan


"thanks bro" ucap Rohan dan Rian.


"eh ada neng putri sama Stella tapi kayaknya ada yang kurang deh" ucap fiyan.


"kurang? sambel nya?" tanya Rian


"gak Shena sama cewe Lo mana Han" ucap fiyan


"oh mereka ke perpustakaan kita kan udah gak punya banyak waktu lagi buat bertele-tele " ucap Rohan.


"ok deh yaudah kuy makan" ucap fiyan


mereka pun melanjutkan makan dan langsung bergegas balik ke kelas mereka masing-masing


BEL PULANG SEKOLAH....


"eh den sudah pulang" ucap bibi


"kok rumah sepi bi ? pada kemana?" ucap rai.


"nyonya dan yang lain pergih ke Jogja karena ada hal mendadak den" ucap bibi


" kebiasaan deh aku ditinggal " ucap rai


" den tadi kata Tuan kalau Aden sudah pulang ditunggu diruangan tuan " ucap bibi


" ayah? tumben, yaudah bi aku kesana dulu" ucap rai yang dengan santai berjalan menuju ruangan kerja ayahnya.


TOK...TOK..TOK. ..


"masuk" ucap seseorang dari balik pintu.


dengan pelan raihan membuka pintu dan masuk kedalam ruangan tersebut.


"ayah cari aku?" ucap rai


"sekolah kamu tinggal berapa lama lagi Rai?" ucap ayahnya.

__ADS_1


"kurang lebih 2 bulan yah" ucap rai


"ayah tau kamu gak akan setuju dengan keputusan ayah dan mama tapi percaya ini keputusan yang terbaik yang kami pilih untuk kamu." ucap ayah


"maksud ayah?" tanya Rai yang sama sekali tidak mengerti


"ayah dan mama sepakat mengirim kamu untuk kuliah di Inggris, ayah dan mama mau yang terbaik buat kamu" ucap ayah.


"tapi ya aku gak bisa kenapa harus ke luar negeri aku bisa untuk cari beasiswa sampai aku lulus kuliah" ucap rai


"keputusan ayah dan mama sudah bulat dan semua surat-surat kamu sudah ayah urus "


tanpa kata Rai pun berjalan keluar ruangan tersebut dengan penuh emosi dan langsung berlari menaiki anak tangga dan membanting pintu kamarnya.


"Aaaagghh, kenapa semuanya gak adil sama gue" ucap rai.


"kenapa semua orang gak ada yang ngertiin apa yang gue mau apa yang gue rasain semua cuma tau gue harus belajar dan belajar " ucap rai sambil membanting semua yang ada di atas meja belajar nya.


setelah emosinya menurun Rai pun membuka handphone nya dan mengusap air matanya yang jatuh tak karuan.


ya.. ada pesan dari putri..


@Putri: hai kak lagi sibuk gak?


@raihan: gak kenapa?


@putri : aku mau ketemu aja sama Kakak tapi kalo kakak gak sibuk.


@raihan: Gue otw


@putri : oke kak aku tunggu.


Tak lama kemudian Raihan pun dengan cepat menuju rumah putri. dan sampai dengan ke adaan yang kacau.


" kak ? kakak baik-baik aja?" ucap putri


"naik put " ucap rai


Tampa banyak bicara putri pun langsung naik, putri pun merasa ada yang aneh dengan sikap ka Rai kali ini.


"ehmmm kak tumben pake mobil?" ucap putri


"gue mau ajak Lo ke sesuatu tempat" ucap rai.


"ehmm oke kak" ucap putri.


setelah 2jam perjalanan akhirnya mereka sampai di suatu tempat yang putri sama sekali gak tau itu dimana.

__ADS_1


__ADS_2