
keesokan harinya
author POV.
"Dekkkk " teriak orang dari balik pintu kamar
"PUTRII" teriaknya sambil menggedor-gedor pintu kamar.
"putri Lo mo bangun gak si dasar kebo lo sebenernya jadi ikut apa gak ke pantai"teriak orang dari balik pintu.
mungkin ini cara paling ampuh menurut gue.
" Raii putri gak mau bangun kaya nya dia gak mau ikut deh kita tinggal aja yok" ucap nya.
Putri pun kaget dan langsung melonjak terbangun dari tidurnya dan langsung berlari mendekati sumber suara dan langsung membuka pintu kamarnya.
"loh kak? KA Rai jemput aku " ucap putri bingung.
"hahahahahah"
" ka El"ucap kesal putri sambil menutup kembali pintu kamarnya.
PUTRI POV.
setelah menghadapi Ka Samuel aku pun langsung melirik jam di atas nakas yang menunjukkan pukul 08:05.
alamak, aku kan janji nya jam 7
akupun bergegas melakukan ritual ku, setelah selesai mandi sekitar pukul 08:45 aku pun turun dari kamar ku menuju ruang makan.
"mah,pah ka Samuel mana?" ucap ku sambil mengambil sehelai roti.
"eh put kamu mau kemana udah rapi aja" ucap mama
"tadi si Samuel bilang mau pergi ke pantai dan katanya mau jemput temannya dulu makanya jalan dari pagi" ucap papa
"oke pah mah aku pergi dulu ya, aku udah buru-buru nih " ucap ku sambil berpamitan.
__ADS_1
"put kamu gak sarapan dulu?" ucap mama
"putri udh bawa roti mah tenang aja"
"hati-hati kamu" ucap papa.
"pak ayo cepet aku udah buru-buru nih kejar waktu" ucap ku kepada supir pribadi ku.
"kemana neng?"
"kerumah Stella ya pak, oh ya nanti habis nganterin aku pak Komang kalo ditanya papa,sama mama bilang aja aku pergi sama Stella dan Ka Samuel oke"
"baik neng "
09:00
sesampainya di rumah Stella.
dibagasi rumah Stella sudah ada 5 motor yang terparkir disana.
akupun gigit jari dan Langsung masuk kedalam rumah Stella dengan hati-hati,
ka rohan dan rysha yang sedang makan di depan tv.
ka fiyan Shena yang dengan bermain games dipojok sofa
dan ka Samuel dan alviana duduk tidak berjauhan dari ka Rian dan stella.
sedangkan Ka Rai kemana?
ya ka Rai sedang tiduran di sofa panjang sambil mendengarkan lagu menggunakan handset nya.
duh kasian nya pangeran ku ucap batin ku.
"hai hai semua Raisa datang" ucap ku dengan pede.
"akhirnya yang ditunggu-tunggu kehadirannya datang juga" ucap rysha.
__ADS_1
"kasian tuh pangeran Lo nungguin Lo sendirian untung belum berubah jadi kodok" sindir Shena.
"pangeran?" tanya ku.
"siapa lagi kalau bukan si Raihan" ucap Rohan.
"yaudah yuk jalan" ucap ku.
"gak ada rasa bersalah banget ni anak ya" ucap Ka samuel
kita pun semua bergegas menuju keluar rumah untuk bersiap-siap.
dan ya mereka semua terlihat uwu-uwuan terkecuali aku dan ka Rai yang sedari tadi cuek-cuek an.
batin gue yang iri sangat tidak tau diri, gimana mau romantis orang ka Rai aja bukan siapa-siapa gue.
"put"
"putri"
"putri Lo nunggu apa lagi " ucap Ka Rai sedari tadi yang membuyarkan haluan ku.
"eh enggak-enggak " ucap ku yang langsung menaiki motor ka Rai.
"eh ini kita mau lewat mana" tanya ka Rohan pada anak-anak.
"coba tanya Rai" ucap Ka Samuel.
"Raiiiii " teriak Ka Rohan.
"seperti biasa aja kalau kesana lewat mana" Ucap Ka Rai .
"emang pantai mana?"ucap Ka fiyan.
"Baron kan?" ucap Ka Rai
fyi, guys anggep aja mereka ke pantai sana ya.
__ADS_1
"oke oke " ucap Ka Rohan.