
**Keesokan harinya
PUTRI POV**.
"Icaaaa el bangun nakkk kalian sekolaah" ucap mama dibawah sana.
Masih jam 06:00
Aku pun bergegas kekamar mandi untuk mandi.
06:45
Setelah mandi aku pun berdandan senatural mungkin hanya menggunakan eyeliner dan lipgloss.
Setelah selesai aku pun turun, dan sarapan. Setelah sarapan aku pun berpamitan dengan kedua orang tuaku dan menaiki mobil pribadiku diantar oleh supirku.
Sedangkan kak el berangkat dengan motor sport kesayangan nya. Mengingat kemarin mobilnya dibawa kak rai.
"Ayo pak"
"iya non "
SAMPAI DI SEKOLAH.
Aku pun berjalan kearah koridor dan menaiki tangga berhubung kelas ku sebelahan dengan kelas kak rai saat aku berjalan aku bisa melewati kelasnya.
Disana sudah ada kak rai yang sedan pasang earphone yang layaknya orang demus.
Aku pun memasuki kelasku. Yang sudah disambut oleh stella.
"put put bentar deh"
"kenapa"
"Syena itu mantan kak rai ya" ucap stella
"Kemana aja lo?" ucap ku
"Gue kira syena itu cuma sekedar penggemar kak rai" ucap stella
__ADS_1
"Bahkan kak el juga pernah suka sama syena"ucap ku santai
"Hah? Kok bisa kak angga juga suka?" ucapnya sedikit kaget
"Gaktau, katanya dia dulu baik,cantik,siswi berprestasi. Beda 180 derajat dari sekarang" ucapku
"Masa sih" ucap stella
"Kalau kak rai suka lagi gimana ya" lanjut stella yang membuatku menohok kaget.
RAIHAN POV.
Ya kini pelajaran matematika.
Ah, paling tidak gue senangi.
"Anak-anak dimohon untuk diam. Ada siswi pindahan dari jerman sekolah disini. Langsung saya suruh masuk saja" ucap pak yoga
Syena batin gue
"Hai nama saya Alrita Syena Putri bisa dipanggil syena. Saya pindahan dari jerman tapi saya asli indonesia" ucap pak yoga.
"Kenapa pindah jerman" ucap reyna murid cewek nerd yang sangat kepo sekali.
Gue pun hanya melirik kearahnya.
Sebab memang benar syena pindah kejerman karena om muda itu.
"Itu urusan pribadi saya" ucap syena dan langsung disoraki satu kelas.
"Udah udah syena kamu mau duduk dimana" ucap pak yoga
"Pak saya kan murid baru, boleh ga saya bertukar ilmu oleh murid terpintar disini. Jadi saya mau duduk dengan murid terpintar disini dong. Mohon pengertiannya ya" ucap syena.
"Oh boleh, kebetulan murid terpintar disini rai. Kamu boleh duduk dengannya biar rio nanti saya pindah didepan. Kebetulan itu anak bandel" ucap pak yoga
"Eh pak gabisa gitu dong saya udah lama disini main dipindah-pindahin aja" ucap rian tak terima.
"Riaaann" ucap pak yoga
__ADS_1
"Iya iya pak saya pindah tapi dekat rohan" ucap rian bernegoisasi
"Boleh yang penting biarkan bangku mu buat syena" ucap pak yoga
"Kalo yang dibutuhin bangku saya biarin saya masih disini aja pak" ucap rian.
"Riaannnn" ucap pak yoga sambil melempar penghapus ke arah rian
"Aduh pak galak amat si!!"
Akhirnya rian pun pergi dari samping gue. Dia pun berada dikanan sebrang meja gue. Duduk bersama rohan. Dan yang disamping rohan tadi diusir.
"Sudah sudah syena kamu boleh duduk disamping rai" ucap pak yoga
Syena pun menghampiri tempat dudukku dan langsung duduk disampingku.
AUTHOR POV.
"Rai nanti mau ya temenin aku keliling sekolah ini?"
"apa si, males gue"
"Ayo lah Rai gue kan anak baru disini"ucap syena sambil memegang tangan Raihan.
"iya-iya udah lepasin dulu tangan Lo dari tangan gue"
Kring...kring...kring...
Bel istirahat berbunyi..
"Rai ayo"
"iya bentar "
"Brooo kalian ke kantin duluan ye gue cariin tempat" ucap raihan pergi karena sedari tadi tangannya ditarik oleh syena.
Saat ingin keluar kelas. Raihan pun melihat
putri sedang bersama stella berjalan kearah berlawanan dengannya.
__ADS_1
Sebelum melanjutkan jalannya raihan pun menatap putri,dan putri pun sebaliknya.
"Ayok raiii" ucap syena sambil menarik raihan.