Kakak Kelas

Kakak Kelas
episode 29


__ADS_3

putri pun berdiri.


"Eh lo" ucap putri kaget melihat sosok yang menabraknya tadi kini menghampiri mejanya.


Orang yang menabraknya tadi syena, tapi stefany gatau kalau penabraknya tadi orang yang bernama syena itu.


"Hai rai" ucap syena sambil mencium pipi kanan- pipi kiri rai


"Lo ngapain kesini" ucap rai ketus.


"Gue tadi liat mobil lo, trus gue liat lo dari kaca pintu masuk" ucap syena


"Kak El itu orangnya yang nabrak ica tadi" ucap stefany mengadukan kepada kakaknya.


"Syen minta maaf sama putri lo tadi nabrak dia kan" ucap kak rai


"Lagian salah siapa dia jalannya lelet" ucap syena


PUTRI POV.


Hah?syen? Apa dia syena? Batin gue


"Tunggu-tunggu dia siapa kak?"


"oh kenalin guys dia syena " ucap ka Rohan.


"oh ya syen ini kenalin pacar gue Stella" ucap ka Rian


"ini rysha pacar gue " sahut ka Rohan.


"tunggu-tunggu terus dia pacar siapa " tunjuk syena kepada gue.


****** lah gue kan bukan pacar siapapun disini.

__ADS_1


"oke gue balik dulu ya bay" ucap gue sambil melarikan diri.


"eh tunggu Lo pacar siapa"


"Lo kepo banget si "


"pacar gue" ucap Ka El yang sudah muak melihat perilaku syena dan tidak ada pembelaan apapun dari ka Rai.


Setelah keluar dari starbucks menjauhi mereka kak el bertanya padaku.


"Lo kesini naik apa?"


"mobil kak"


"mana konci Lo kita pulang pake mobil Lo aja biar mobil gue anak-anak yang bawa balik" ucap Ka El


Aku pun mengambil kunciku dan memberikan kepada kak daivan.


"Yaudah tunggu sini gue masuk dulu" ucap kak daivan


"Eh lo balik lagi ngga, gue was-was kalo lo balik gimana nasib kita" ucap rohan


"Gak, gue mau pulang duluan aja, rai lo bawa mobil gue ya, kapan-kapan gue ambil. Gue mau pulang bareng putri" ucap el sambil menaruh kuncinya diatas meja


"duluan sob"


"ya Lo hati-hati "


RAIHAN POV.


Setelah ngaku-ngaku pacar putri , dia pun pulang bareng putri. Di bela-belain ninggal mobilnya lagi.


Mungkin gue kali ini bakal ngalah buat daivan. Gue gak boleh egois kayak gue dengan syena dulu.

__ADS_1


PUTRI POV.


Aku pun sudah memasuki mobilku dan bersiap-siap untuk pulang.


"Kak el kok tadi ngaku-ngaku pacarku,sih" ucap ku


"Kalo gak gitu lo bakal direndahin sama syena, ntar yang bela lo siapa lagi kalo udah direndahin syena?" ucap kak el


"Segitunya ya syena" ucapku mendegus kesal


"Enggak, dulu gak gitu. Gak tau kenapa sekarang kaya berubah" ucap kak el


Sudah sampai rumah


"Mama paapaaaaaa" ucap ku berteriak.


"Eh ca kemana aja? Oh ya tadi kata pak komang kamu naik mobil sendiri?" tanya mama.


"Betul ca?" ucap papa menegaskan.


"Ehm" ucap ku gugup.


"Itu pa dia naik sendiri cuma sampai rumah stella kok habis itu el tau kalau dia nyetir sendiri jadi el yang setirin.


Mobil el dibawa rai teman el" ucap kak rai membelaku


"Oh baguslah" ucap mama.


"Lain kali mau kerumah stella atau siapa jangan sesekali nyetir sendiri ini peringatan buat kamu" ucap papa sedari tadi membaca korannya.


"Yaudah pa,ma ica sama el mau keatas dulu capek bye pa ma"ucap kak el


"Ayok ca" lanjutnya sambil menarik tanganku.

__ADS_1


Aku pun memasuki kamarku. Dan kak el memasuki kamarnya.


__ADS_2