
"Put ayo" ucap rai
" ini dimana kak? kenapa kita kesini " ucap putri yang merasa tidak nyaman.
"ini vila kakek gue, sekarang kita dibandung " ucap rai sambil berjalan membuka pintu vila.
"hmm kak sebenarnya ada yang mau aku omongin tapi gak mesti disini juga si " ucap putri
"sini masuk santai aja" ucap rai.
putri yang merasa tidak enak perlahan berjalan memasuki vila tersebut. dan duduk tepat disebelah Rai.
"ehmm kak "
"apa? oh iya put ada yang mau gue omongin sama Lo " ucap rai
"apa ? "
"Lo aja duluan "
"kakak aja kayanya Kaka lagi ada masalah berat ya" tanya putri.
"gu-gue sebenernya ud-udah suka sama Lo dari lama put cuma gue takut karena Lo udah punya Samuel gue merasa kalo gue ini laki-laki pengecut." ucap kak Rai sambil memukul kepalanya
"kak cukup kak jangan pukul pala Kaka kaya gitu aku takut?" ucap putri
"heh Lo takut Sama gue? tapi gue sayang sama Lo put gue sayang" ucap rai
"kak kalo kakak macem-macem aku teriak " ucap putri
Tampa basa basi Rai pun berlari memeluk tubuh putri dan membelai rambutnya.
putri yang merasa ketakutan hanya bisa menangis dan mencoba untuk meraih pintu keluar.
namun sia-sia Pintu nya sudah dikunci sedari awal
__ADS_1
"kamu cari apa? ini " ucap rai sambil menunjukan kuncinya.
"kak sini kunci nya gak lucu bercanda kaya gini " ucap putri yang mengejar Raihan Sampai memasuki suatu kamar.
"sekarang kamu milik ku put" ucap rai sambil mengunci kamar tersebut.
"kak aku mohon kak, kakak kenapa begini aku takut"
"jangan takut ya aku bakal pelan-pelan " ucap rai
"kak tolong jangan kak " ucap putri yang sudah terpojok diatas kasur milik Raihan tersebut.
"minum ini " ucap rai
"gak kak aku gak mau " ucap putri
dengan paksa Raihan pun meminumkan air tersebut yang sudah ia kasih obat tidur.
tak lama putri pun tertidur pulas dan tak memberontak lagi.
Rai pun menahan tangis setelah melakukan hal yang terlarang tersebut.
"put bangun ayo kita pulang " ucap rai yang sudah menurun emosional nya
tak lama putri pun terbangun "aduh Aah sakit" ucap putri yang menahan sakit.
"put makan dulu ya" ucap rai.
"hah kak Rai apa yang ka Rai lakuin ke aku, baju aku? ka Rai jahat aku benci ka Rai" ucap putri.
"stttt kamu tenang ya sekarang kamu makan dulu jangan sampai calon anak kita kenapa-kenapa " ucap rai.
"dasar cowo gila" ucap putri yang berusaha untuk berjalan sambil menahan sakit yang ia rasa.
"gila? cuma cara ini yang bisa aku lakukan agar kamu bisa jadi milik ku put, 2 bulan lagi aku mau dikirim ke Inggris cuma ini yang bisa membuat ku tenang" ucap rai sambil menangis memeluk kaki putri.
__ADS_1
putri yang sedang marah langsung merasa luluh terhadap Raihan yang bisa dibilang frustasi karena tekanan.
" kak aku gak marah kakak suka sama aku, tapi aku marah kenapa Kaka rusak aku" ucap putri.
"aku mau sebelum aku pergih ke Inggris kita menikah apa lagi ada calon anak ku" ucap rai.
putri yang tak kuasa menahan amarah nya hanya bisa menangis sambil memeluk Raihan.
7 hari kemudian.
"kak kapan kita balik aku takut smua mencari aku" ucap putri.
"aku udah bilang El dan semua udah beres kamu juga bisa sekolah dari sini" ucap Raihan.
"kak aku mau makan pizza " ucap putri
"kamu rapihin dulu sekolah nya, aku pesen dulu pizza nya ya sayang" ucap rai sambil mencium kening putri.
ya putri disekap oleh Rai sudah 7 hari semenjak hari itu, Rai beralasan mengajak putri berwisata berdua sebelum kepergian Rai ke Inggris.
putri yang merasa dirinya tidak bisa melawan hanya bisa mengikuti kemauan Raihan sampai dia tersadar dan mau mengembalikan nya.
"sayang ini pizza nya" ucap putri.
"makasih kak " ucap putri yang langsung memakan nya.
tak lama kemudian putri yang merasa mual langsung berlari menuju kamar mandi.
"kak kaya nya aku sakit kita pulang yuk" ucap putri pada Rai.
"kamu coba pake ini " ucap rai sambil memberikan tespek.
"maksud Kaka apa kasih aku ini ?" ucap putri.
"disini ada calon anak kita " ucap rai sambil mengelus perut putri.
__ADS_1
"gak mungkin aku yakin gak mungkin" ucap putri yang langsung masuk untuk mengecek keadaannya tersebut.