
Nilam Sari terus menangis dalam pelukan bu enah yang menatap iba pada nya, karena terpaksa menikah dengan seorang waria bernama amera seorang dokter ahli bedah yang cukup ternama di kota itu.
Udah nak, jangan menangis. terimalah mungkin memang ini takdir yang sudah di garis kan tuhan untuk mu". hibur bu enah setelah akad nikah dilangsungkan.
Tapi Nilam takut Bu, apa lagi dia seorang waria dengan laki laki normal saja Nilam diperlakukan hina apa lagi sama orang itu Bu." Nilam juga tidak mengenal orang itu!" keluh Nilam sari yang terus menangis dipelukan Bu enah.
"Selamat sore!.sapa seorang wanita setengah baya yang masih terlihat sangat cantik.
Iya sore, anda siapa ya?"tanya Bu enah menatap kearah tamunya.
Saya Kayla,, mama nya amera.! jawab mama nya amera sambil mengulurkan tangan kearah Bu enah.
"Saya enah,, ibu angkatnya Nilam Sari!"balas Bu enah menjabat tangan Kayla.
"Maafkan, anak saya ya mbak, anak saya memang selalu bikin masalah, tapi terlepas dari itu dia anak nya baik ko. maaf jika saya baru datang sekarang.. soalnya saya juga baru tau jika anak saya menikah dari asisten anak saya, maka nya saya dan suami saya datang terlambat .
Nggak apa apa, saya mengerti pernikahan nya juga terlalu mendadak!" jawab Bu enah dengan senyum ramahnya.
"Mama sama papa,, ko ada disini?'tanya amera yang yang wajah nya terlihat biru lebam habis kena pukulan orang sekampung.
"Kamu nikah kenapa nggak ngasih tau mama Amer, mama kecawa sama kamu. kalau bukan karena Samsul yang ngasih tau mama.mungkin sampai kapan pun mama nggak akan tau kalau kamu udah nikah." omel mama nya amera pada anaknya.
Nikah karena terpaksa ngapain juga mesti ngasih tau mama!" jawab amera acuh.
Mulai sekarang kamu sama istri mu harus ikut pulang kerumahnya mama, nggak ada bantahan Amer .
"Amer nggak mau ma, lagian kita nikah juga cuma di bawah tangan doang. bentar lagi dia juga akan amera ceraikan!" jawab amera dengan santainya.
Plak ....!plak...!jangan ngomong sembarangan kamu Amer, sudah cukup papa diam selama ini dengan tingakah gila kamu .mulai sekarang papa tidak mau tau kamu harus pulang kerumah dan satu lagi tidak ada perceraian diantara kamu dan istri mu, kalau kamu masih memaksa papa hancurkan karir mu saat itu juga". ancam papanya amera pada anaknya .
"Nak, mari ikut kami,. sekarang kamu sudah menjadi menantu kami, mohon maafkan sikap Amer ya dia memang begitu pada orang yang baru dikenalnya..
__ADS_1
Tapi Bu apa ibu tidak malu menerima saya, soalnya saya buta!" jawab Nilam Sari dengan mata masih memerah.
Bagai mana pun kondisi kamu kami dengan senang hati menerimanya nak, mari nak kita ke mobil sekarang. untuk barang barang kamu biar anak buah mama aja yang ngambilnya nanti.
Saya titip Nilam ya jeng, mohon jaga dan lindungi dia jika dia melakukan kesalahan.. mohon bimbing anak saya, dia sudah cukup merasakan banyak penderitaan di masa lalu nya.
Tentu mbak,, saya pasti akan menjaga Nilam dengan baik!" jawab mamanya amera dengan senyum bahagianya.
Mari nak!"ajak mamanya amera pada Nilam dengan membuka pintu mobilnya dan menuntun Nilam untuk memasuki mobilnya.
"Samsul, semua sudah kamu selesaikan dengan baik kan?' bisik mama nya amera pada asisten amera sebelum memasuki mobilnya.
"Sudah Bu!"jawab Samsul dengan menunduk kepalanya.
Dengan senyum penuh kemenangan mama nya amera masuk kedalam mobil dengan duduk disamping Nilam Sari sambil menatap kearah anaknya yang terlihat babak belur.
**************
"Pa, mama udah nggak sanggup seperti ini. kita udah tua mau sampai kapan kita membiarkan Amer salah jalan seperti itu, mama lelah pa".keluh Kayla pada suaminya.
Papa juga lelah ma, tapi apa yang harus kita lakukan agar anak itu kembali pada fitrahnya?" jawab sang suami yang terduduk ditempat tidur dengan tatapan sedih yang terpancar dimatanya.
"Mama akan memaksa Samsul untuk terus mengikuti dan melaporkan apa yang dilakukan Amer di luar sana, sekalian tolong papa perintahkan anak buah papa untuk terus mengawasi Amer dari jauh ya pa .
Apa yang akan mama lakukan dengan Samsul.
Entahlah pa, paling mama hanya akan menyuruh Samsul menyelidiki apa saja yang di lakukan anak itu diluar sana!' jawab Bu Kayla sambil menghela nafas lelah.
#####
Tiga hari sebelum kejadian. terlihat mama nya Amer begitu senang dengan langsung memasuki ruangan kerja suaminya di kantor.
__ADS_1
"Papa,, tadi Samsul memberi tahukan mama jika amera telah menabrak seorang wanita di jalan dan sekarang dia sedang sibuk menunggui perempuan itu di rumah sakit.' adu Bu Kayla pada suaminya.
Lalu bagai mana dengan kondisi orang itu ma, ayo kita kerumah sakit untuk melihat kondisi perempuan itu ma"! ajak pak kadafy pada istrinya.
Jangan pa, biar Samsul aja yang ngurus nya kita cukup melihat dari jauh aja, nanti jika ada sela kita buat agar amera menikahi perempuan itu!"ujar Bu Kayla dengan senyum senangnya.
Jangan sembarangan ma, bagai mana jika perempuan itu sudah bersuami bisa terkena masalah kita!"bantah pak kadafy.
Tenang pa, Samsul sudah menyelidiki perempuan itu. dia seorang janda dan dia hanya tinggal berdua dengan ibu angkat nya.. selain itu perempuan itu juga buta pa jadi semua rencana mama akan dengan mudah terlaksana"! jawab Bu Kayla.
####
Pagi sebelum kejadian pengerebekan .
Bu Kayla seperti mendapatkan angin segar saat Samsul mengatakan jika amera berniat inggin menjenguk korban tabrak lari yang sudah pulang kerumahnya, dengan mengatur rencana secara matang Bu Kayla menyuruh Samsul untuk memberikan uang pada langganan Bu enah membeli barang untuk toko kuenya agar menahan barang yang diminta Bu enah, serta menyogok pak RT serta beberapa warga agar bersiap menangkap amera dan Nilam Sari yang sedang sendirian dirumah.
Dan rencana mereka berhasil dengan pengerebekan itu berjalan sangat lancar. karena amera kedapatan berada didalam kamar bersama Nilam Sari.
Pak RT di suruh bersikap sedikit anarkis untuk memaksa amera agar mau menikahi Nilam Sari saat itu juga dengan memukuli amera hingga babak belur.
Bahkan amera pun tidak tau jika pernikahan mereka sudah tercatat di catatan sipil berkat kerja keras mama nya, yang langsung memaksa para aparat untuk mengeluarkan surat nikah yang langsung ditanda tangani oleh amera tanpa sadar.
*****#******
Tiba di rumah nya, Bu Kayla langsung mengajak Nilam Sari menuju kamar amera yang berada di lantai dasar.
Sekarang ini kamar mu nak." ucap bu Kayla yang terus menggenggam lengan Nilam Sari.
Iya Bu" jawab Nilam Sari dengan gugup.
Sekarang kamu istirahat dulu, nanti ibu akan panggilkan tukang pijat untuk mengobati kaki mu.. kalau ada apa apa kamu kasih tau ibu ya nak!" ucap bu Kayla dengan mengusap rambut Nilam Sari penuh sayang.
__ADS_1