Kami Anak Mu Bunda

Kami Anak Mu Bunda
Rahasia yang terbongkar


__ADS_3

"Nadya" Awas!" teriak Nando berusaha mendorong nadya yang terserempet mobil yang melaju kencang di dekat taman.


Braaaaaaak....! bruuuuuuuuk....!


Terlambat Nadya terlempar beberapa meter dari tepi jalan. membuat Nando langsung berteriak memangil adiknya yang sudah tidak sadarkan diri dengan luka di kaki dan kepala nya.


"Nadya, bangun dek....tolooooong. teriak Nando yang berusaha memangku kepala adiknya.


Cepat bawa kerumah sakit!" teriak orang orang yang berkerumun di sekitar lokasi dengan membawa nadya kerumah sakit.


Sepanjang jalan hingga tiba di rumah sakit Nando terus memangil nama adiknya sambil menangis.


"Papa, Nadya kecelakaan pa!" ucap Nando dari sambungan ponsel nya.


"Papa masih di luar kota nak, kamu minta bantuan mama mu ya sekarang papa harus menghadiri miting penting".jawab papanya Nando yang langsung mematikan sambungan telfon nya.


Nando berusaha menghubungi mama nya tapi tidak di angkat sama sekali.


"Mereka orang tua ku apa bukan sih.? kenapa di saat seperti ini tidak ada yang perduli"!umpat Nando yang terduduk sendirian di depan ruang tempat adiknya dirawat.


Dengan keluarga korban" pangil Dokter pada Nando.


"Saya Kaka nya dok, gimana adik saya dok?" tanya Nando yang terlihat begitu ketakutan.


"Adik mu, membutuhkan donor darah. tolong kamu usaha kan secepatnya golongan darah nya O cepat ya dek!_ pinta sang dokter pada Nando.

__ADS_1


O" bagai mana bisa?. papa golongan darah nya A sementara mama juga A bagai mana bisa golongan darah Nadya O!"gumam Nando yang terlihat kebingungan.


"Pak Mus, ya golongan darah pak Mus O!_ ucap Nando yang langsung menghubungi satpam rumahnya.


Halo pak Mus" tolong kerumah sakit xxxxxx Sekarang ya Nadya membutuhkan donor darah segera, cepat ya pak Mus!" pinta Nando sebelum mematikan sambungan telfon nya.


Tidak lama pak Mus datang dengan tergopoh gopoh mendekati Nando yang tidak berhenti menangis .


"Den" pangil pak Mus.


"Pak Mus ayo cepat, Nadya harus segera mendapatkan donor darah sekarang!"ajak Nando menarik tangan pak Mus menuju ruangan tempat cek darah.


Nando menatap ke arah adiknya yang masih tidak sadarkan diri setelah di pindahkan keruang rawat umum.


"Iya den" sama sama, semoga non Nadya cepat sadar dan sehat kembali ya den.


Iya pak Mus!" jawab Nando.


Kasian mereka masih kecil tapi harus menghadapi hal seperti ini"gumam pak Mus yang ikut menemani Nando.


Bangun dek, mas mohon jangan diam aja." bisik Nando ditelinga adiknya.


Hingga semingu telah berlalu dengan kondisi Nadya yang mulai membaik membuat Nando merasa bahagia.


"Mas kenapa, ko wajah nya kusut begitu?"tanya Nadya menatap kearah Nando.

__ADS_1


"Dek, ternyata mama Mery bukan mama kandung kita. dia hanya ibu sambung kita mama kandung kita namanya Nilam Sari dan ibu kita udah dibuang mama Mery entah di mana.


A'aapa bagai mana bisa mas?" dari mana mas tau hal itu? tanya Nadya yang terlihat kaget.


Dua hari yang lalu mas nyariin mama Mery di apartemen nya. apa kamu tau apa yang mama lakukan, dia asik bermain gila dengan dua orang laki laki yang mas tidak kenali. Mama mery tertawa senang saat mas berpura pura menghubungi nya mas mengatakan jika kamu belum sadar.


Yang membuat mas sakit hati sama mama mery.. dia malah menyumpahi kamu biar mati sekalian agar dia dengan mudah mendapatkan harta milik papa dia juga mengatakan pada kedua pria itu jika kita berdua bukan anak kandungnya melainkan anak sambungannya.


ujar Nando dengan mata berkaca-kaca.


Lalu dimana ibu kandung kita mas?" kenapa mama Mery begitu jahat pada kita."dengan Isak tangis nya nandya terus bertanya pada nando.


"Mas sudah bayar orang untuk mencari keberadaan ibu kita dan ternyata ibu kita dibuang di hutan diluar kota dek,mas tidak tau apa kah ibu kita masih hidup apa nggak tapi mas udah minta bantuan sama om Baron agar mencari jejak ibu kita sampai ketemu pencarian di mulai dari hutan tempat ibu kita dibuang jawab nando menjelaskan dengan lugas.


Semoga ibu kita segera ditemukan dalam kondisi sehat dan masih hidup ya mas Nadya ingin bertemu sama ibu kandung kita mas bisik nandya dalam doa penuh harapan.


Iya dek.makanya kamu cepat sembuh agar kita bisa nyari sama sama.


Jika terbukti papa ikut terlibat bagai mana mas tanya nandya yang merasa kecewa mendapati kenyataan yang didengar nya.


Kamu lihat aja nanti dek jawab nando sambil terkekeh senang


Jangan bilang mas akan menghancurkan perusaahan papa ucap nandya dengan menyipitkan matanya menatap kearah Nando.


Tentu apa lagi biar dia sadar dan mama Mery tidak bertingkah keji lagi.

__ADS_1


__ADS_2