
Nando dan Nadya yang sudah mendengar pengakuan papa mereka melalui alat rekam mini yang berada di jam tangan Sandy langsung melakukan tes DNA untuk mencari bukti kebenaran yang tentang bunda mereka. dan hari ini tepat hasil tes nya keluar dengan mengajak bunda serta ayah sambungnya kerumah sakit, Nando juga sudah menghubungi Oma dan opa nya yang selama ini sengaja bersembunyi di Belanda agar Sandy tetap mengira mereka sudah tiada.
"Semoga dengan melakukan ini semua nya terbukti dan kita bisa memberikan bukti ini pada pihak berwajib ya mas.?" ucap nandya dengan wajah penuh harap.
Iya dek, mas juga berharap seperti itu.!" jawab Nando yang sejak tadi sibuk memeriksa laptopnya.
Ayah itu ruangan dokternya.!" tunjuk Nando pada pada ruangan dokter yang pernah didatanginya bersama Nadya.
Selamat siang dok," kami kemari inggin mengambil hasil tes DNA bunda kami.!"ucap Nando yang berdiri paling depan.
Mari silahkan masuk anak anak jenius.!' ajak dokter itu sambil mempersilahkan Nando beserta keluarganya duduk.
Ini hasilnya, silakan kalian periksa." ucap dokter itu menyerahkan kertas hasil tes DNA pada Nando.
Dengan cepat Nando membuka kertas itu didepan kedua orang tuanya.
"Bunda, ternyata benar adanya jika bunda anak kandung Oma dan opa.!" teriak Nando sambil memeluk Nilam Sari.
Nilam Sari yang mendengar itu langsung menangis diperukan suaminya setelah mengetahui jika mertuanya adalah orang tua kandungnya.
"Bunda, Oma dan opa sudah berada di bandara, mari kita jemput mereka sebelum papa mengetahui kebenaran nya.!" ajak Nando menarik lengan Nilam Sari.
"Iya nak." jawab Nilam Sari diikuti Amer serta Nadya.
__ADS_1
Selama dalam perjalanan Nilam Sari hanya terdiam sambil berfikir seperti apa wajah kedua orang tuanya yang selama ini tidak diketahuinya
Tiba di bandara Nando dan Nadya segera berlari memeluk pasangan suami istri yang sudah menunggu mereka sejak tadi
Oma opa akhirnya kita bersama lagi ucap Nando yang langsung memeluk Omanya.
Iya cucuku sayang, mana bunda mu.?" tanya oma nya Nando.
Dia bunda kami Oma," sekali Gus anak kandung yang Oma cari selama ini.!" tunjuk Nando pada Nilam sari yang menundukkan kepala nya sejak tadi.
" Anak ku.!"teriak Oma nya Nando sambil memeluk Nilam Sari dengan derai air mata.
"Mama."pangil Nilam Sari yang langsung membalas pelukan mamanya.
"Kita harus pulang kerumah sekarang sebelum ada yang melihat kehadiran Oma dan opa disini." ucap Nando sambil menarik lengan opa nya.
Dengan berjalan tergesa gesa mereka menuju parkiran. tanpa mereka sadari sejak tadi gerak gerik mereka dilihat oleh Mery yang sedang berada di kursi tunggu bersama seorang laki laki bule.
Tiba dirumah Nando segera memperlihatkan seluruh kejahatan Sandy yang sudah dikumpulkan nya bersama adiknya dihapadan Oma dan opa nya termasuk rekaman tentang niat Sandy membunuh kedua anak nya agar semua harta warisan yang kedua orang tua angkatnya jatuh ke tangan nya.
" Sandy, benar benar keji."dia sudah merencanakan pembunuhan padaku juga istriku sekranga dia juga berniat membunuh anak kandung nya sendiri hanya karena harta.. dia benar benar bajingan keparat.!" umpat opanya Nando yang terlihat murka.
Bagai mana jika laporkan sekarang saja ma, pa.. tentang kejahatan Sandy agar tidak ada lagi korban nya.?" Amer pada kedua mertuanya.
__ADS_1
"Mama setuju nak,"mari kita kekantor polisi kita serahkan bukti kejahatan Sandy pada pihak berwajib agar dia mendapatkan hukuman dari seluruh kejahatannya.!" jawab papanya nilam sari yang langsung berdiri diikuti istrinya.
Sebentar ma, pa. saya inggin menghubungi seluruh anak buah saya agar mengikuti kita ke kantor polisi, saya khawatir siapa tau Sandy sudah mengetahui keberadaan mama dan papa.!"ucap Amer yang kanvsubge hubungi anak buahnya.
Setelah selesai semua sudah dipersiapkan sore itu juga Amer beserta keluarganya pergi kekantor polisi untuk menyerahkan bukti kejahatan Sandy.
Baik pak," akan segera kami tindak lanjuti masalah ini.!" ucap seorang polisi yang menerima semua bukti serta laporan rekaman kejahatan Sandy yang diberikan opanya Nando.
Kalau begitu kami, permisi pak.!" ujar Amer yang langsung meninggalkan kantor polisi diikuti seluruh keluarganya
Semoga papa Sandy segera ditangkap ya Oma."
"Iya Nando, Oma juga berharap seperti itu.
Sementara di tempat lain terlihat Sandy mengadakan pesta bersama teman teman nya dirumah orang tua angkat nya sambil bersenang-senang dengan dua orang wanita malam.
"Mari kita bersulang.!" ajak Sandy yang hanya mengenakan \*\*\*\*\*\* \*\*\*\*\* sementara kedua wanita yang berada di kiri kanan Sandy dalam kondisi polos tanpa pakaian.
Mereka minum sambil tertawa bahagia menikmati pesta dengan berbuat maksiat tanpa memperdulikan apa pun hingga saat beberapa orang polisi yang datang menyergap tempat itu.
Jangan bergerak.!" bentak lima orang polisi yang langsung menodongkan senjata pada Sandy serta teman temannya.
Ada apa ini pak, kenapa kami ditangkap kami tidak bersalah.?"teriak teman Sandy yang dalam kondisi setengah mabuk.
__ADS_1
" Kalian sudah mengadakan pesta narkoba juga miras.!"jawab polisi itu yang langsung memborgol seluruh orang yang berada ditempat itu dengan paksa.
Sandy yang dalam kondisi setengah sadar tidak bisa berbuat apa apa saat dia di giring oleh polisi kedalam mobil .