
Nilam Sari terbangun setelah merasakan panas nya sinar matahari yang sudah mulai meninggi menjelang siang dengan perasaan bingung juga takut saat tangan nya meraba disekelilingnya.
Aku dimana?.kenapa rasa nya seperti berada di kebun gini", gumam Anjani yang berusaha berdiri dengan mengengam tasnya.
"Bu Maryam, kita ada dimana?"tanya Anjani dengan suara lirih.
Kenapa sepi sekali aku dimana, kemana Bu Maryam pikir Nilam yang berjalan sambil meraba raba jalan didepan nya.
Tolooooong.....!teriak Nilam Sari yang terjatuh karena kakinya tersangkut akar pepohonan.
Tolooooong..... toloooooong...!teriak Nilam Sari.
Dari arah dalam hutan keluar lah seorang lelaki setengah baya dengan membawa kapak kecil ditangan nya.
"Nak, kamu sedang apa di hutan ini?"tanya bapak bapak itu sambil membantu Nilam berdiri.
Aku tidak tau pak, ini dimana kenapa sepi sekali?" tanya Nilam Sari yang meraba ke arah depan nya.
Ini di kawasan hutan asri batu nak" letaknya di kabupaten batu putri, kamu tingal dimana kenapa kamu bisa ada disini?"tanya bapak itu.
Saya tidak tau pak, tadi malam saya masih di rumah, saya dari kota jaya giri pak!"jawab Nilam Sari dengan wajah terlihat pucat.
__ADS_1
Kasian kamu kota Jaya giri sangat jauh dari sini nak, perjalan bisa satu hari dua malam baru tiba disana!" jawab bapak itu dengan tatapan iba nya.
Tolong saya pak" saya mohon saya tidak punya siapa siapa lagi terlebih Disini!" ucap Nilam Sari.
Baiklah bagai mana kalau kamu ikut bapak ke rumah bapak saja. istri bapak kebetulan pengurus panti asuhan mari nak!" ajak bapak itu sambil menuntun Anjani menuju jalan setapak tempat motornya parkir.
Sini naik di atas motor ini biar bapak pegangin tangan mu!" ucap bapak itu .
Dengan pelan motor itu meningalkan hutan menuju ujung desa hingga mereka tiba di sebuah bangunan sederhana.
Kita sudah sampai nak, mari masuk ajak lelaki setengah baya itu dengan menuntun tangan Nilam dari menuju teras rumah.
Lo pak siapa wanita ini?" tanya istri lelaki itu
Mari duduk nak",ajak bapak itu membawa Nilam Sari ke arah kursi.
Nama mu siapa nak?" tanya ibu itu.
Saya Nilam Sari Bu",jawab Nilam Sari yang memeluk tas nya.
Nama ibu Inah, Ini suami ibu nama nya pak Kirman, mari masuk nak!"ajak Bu Inah pada Nilam sari.
__ADS_1
Iya Bu, terima kasih..!"
Kamu pasti belum makan ya?" tanya bu Inah yang melihat wajah Nilam terlihat pucat.
Belum bu" jawab Nilam dengan wajah tertunduk.
Kebetulan ibu sudah masak mari nak kita makan sama sama!" ajak bu Inah menuntun tangan Nilam menuju kearah dapur yang terlihat sangat sederhana.
Maaf ya nak, lauknya Hanya daun singkong sama ikan asin"! ucap bu Inah yang meletakan piring dihadapan Nilam Sari.
Tidak apa apa bu" ini sudah lebih dari cukup ko justru saya merasa tidak enak sama ibu dan bapak karena sudah merepotkan kalian!"
ujar Nilam Sari.
Kamu tidak merepotkan ko nak, justru kami sangat senang dengan kehadiran kamu disini!" ujar pak Kirman.
Biar saya bantu cuci piring nya Bu", pinta Nilam yang berusaha mengumpulkan piring kotor dengan meraba didepan nya.
Jangan nak biar ibu saja, kamu istirahat aja dikamar ya kamu pasti lelah!" tolak Bu Inah yang langsung menuntun Nilam menuju kamarnya.
Istirahatlah dulu nanti ibu ajak ke panti asuhan di ujung jalan sana kamu mau kan?" tanya bu Inah.
__ADS_1
Saya mau bu" jawab Nilam Sari dengan wajah terlihat bahagia.