
Sandy yang merasa kesal atas penolakan kedua anak kandung nya berusaha mencari tau bagai mana bisa anak anak nya kembali bertemu dengan Audrey atau Nilam Sari yang terlihat sudah banyak berubah, dengan meminta bantuan dari Detektif Sandy mencari tau siapa sebenarnya yang berada di belakang Nilam Sari, namun sayang semua hal tentang Nilam Sari tidak bisa diketahui. semua nya begitu tertutup membuat Sandy menjadi murka dengan membunuh detektif bayaran nya dengan tanpa perasaan.
"Kamu harus mati detektif bodoh, karena kamu sudah gagal menjalankan tugas dari ku.!"
Ucap Sandy langsung menusuk kan belati miliknya kearah jantung detektif malang itu.
Haaaaaa.....!"haaaaaa.....!"siapa pun akan mati jika berani menghalangi niat ku.!" ucap Sandy yang tidak berhenti menusuk tubuh korbannya, serta mengeluarkan jantung korban nya begitu saja dan melemparkan nya ke sebuah kolam berair keruh disampingnya.
Tanpa Sandy ketahui perbuatan nya sudah di rekam oleh putranya sendiri yang sengaja mengikuti Sandy dari belakang.
Setelah memotong motong korban nya Sandy langsung menguburkan jasad korban nya di bawah tumpukan kayu yang sengaja di tumpuk di situ, setelah selesai Sandy langsung berjalan menuju mobilnya
"Papa, tidak berubah. harus berapa nyawa lagi yang akan papa jadikan korban kebiadaban papa.!" ucap Nando dengan lirih sebelum ikut meninggalkan lokasi gudang tua di depannya.
Tiba dirumah Nando langsung masuk kedalam kamar dan menyimpan barang bukti kejahatan Sandy yang sengaja dia sembunyikan di ruangan yang sudah dirancangnya.
Nilam Sari yang baru selesai memasak di bantu asisten rumah tangga mereka langsung berjalan menuju kamarnya untuk memangil suami nya, namun tanpa sengaja Nilam mendengar pembicaraan kedua anak anak nya yang begitu asik mengutak-atik komputer didepannya.
__ADS_1
" Mas, nandya sudah merusak program perusahaan papa tadi, gimana menurut mas.?" tanya Nadya pada Nando.
Apa Ada bukti baru tentang kejahatan papa dek," kalau ada simpan baik baik suatu saat kita harus membongkar kejahatan papa juga Tante Mery.
Kenapa tidak sekarang saja mas," toh semua bukti sudah kita dapatkan." bantah nadya sambil menunjuk kan komputer di hadapan nya.
Tidak bisa dek, kita harus mencari tau dimana keberadaan anak kandung Oma dan opa dulu, menurut keterangan orang yang dibayar papa bayi yang mereka culik itu di bawa ke panti asuhan dan mas sudah berusaha melacaknya tapi jujur mas ragu ini benar atau tidak. semua bukti merujuk pada bunda kita dek," tapi mas belum bisa melakukan tes DNA untuk mendapatkan bukti yang lebih akurat mas takut mengecewakan Oma dan opa.
Lalu apa yang harus kita lakukan sekarang mas," semakin lama kita membiarkan nya maka semakin banyak korban yang akan berjatuhan.
Sabarlah dek, kita tidak bisa terburu buru seperti ini semua perlu diperhitungkan.
"Mas, juga nggak nyangka dek, tapi itu lah fakta nya papa kita emang keji dan jahat. jadi mari kita beri pelajaran untuk nya agar dia sadar bahwa apa yang di lakukan nya itu salah.
Iya mas," Nadya setuju kita simpan aja dulu bukti bukti ini takutnya nanti hilang.
Iya dek," mas kedepan dulu ya kamu simpan aja semua bukti itu.
__ADS_1
Namun nando yang sudah membuka pintu tersentak saat melihat keberadaan bunda nya di depan pintu kamar nadya yang tidak terkunci.
"Bunda, ada apa.?"tanya Nando berusaha bersikap santai, meski dalam hati timbul ketakutan jika bundanya mendengar pembicaraan nya dengan adiknya
"Bunda mau ngajak kalian makan malam.!" jawab Nilam Sari sambil tersenyum ...
Oh gitu, ya deh Nando sama Nadya akan segera nyusul. bunda duluan aja.!" pinta Nando yang kembali masuk kedalam kamar Nadya.
Dengan langkah gamang Nilam Sari berjalan menuju kamarnya yang berada di lantai dua.
"Sayang, jalan ko sambil ngelamun gitu sih ntar bahaya Lo.!"tegur Amer yang sudah berdiri didepan istrinya.
"Mas, kamu ko sudah ada di sini.?" tanya Nilam Sari yang kaget melihat kemunculan suaminya.
Ya kamunya ngelamun, sejak tadi mas pangil tapi kamu diam aja. kamu mikirin apa sayang ko sampai melamun gitu.?" tanya Amer sambil mengusap rambut Nilam Sari.
Mikirin kerjaan kantor mas," Nilam takut nggak bisa amanah kalau terus di sana soalnya skill Nilam kan di dapur bukan di kantor.!
__ADS_1
Tenang aja mas akan selalu ada di samping kamu. dengan kamu menjadi CEO kamu akan aman dari orang orang yang inggin menyakiti kamu, karena setiap lokasi di kantor sudah mas siapkan orang orang yang akan melindungi kamu jika kamu bekerja di luar mas takut kamu kenapa Napa sayang .
Ya udah deh Nilam pasrah aja, sekarang ayo kita ke meja makan mas.!" ajak Nilam Sari yang masih langsung mengandeng Amer menuju meja makan.