
Nilam yang sedang melakukan shalat Dzuhur terus memanjatkan doa pada sang pencipta mendoakan kedua anak nya yang telah tiada dengan derai air mata kesedihan, mengingat perlakuan laki laki yang sudah tidak pantas di anggap sebagai suami lagi karena terlalu keji dan jahat.
Tok ...tok ....tok..."Nilam apa kamu sudah selesai sholatnya nak?" tanya Bu enah yang berdiri didepan kamar Nilam Sari.
.
Udah Bu", jawab Nilam sari yang membereskan sajadahnya.
" Nak, ibu inggin kepasaran membeli kebutuhan toko sebentar ya.
Iya Bu" jawab Nilam sari sambil tersenyum.
Karena merasa suntuk Nilam Sari berjalan menuju halaman rumahnya saat mendengar suara tukang bakso yang lewat depan rumahnya.
"Bakso..! pangil Nilam yang bergegas berjalan kearah depan pagar rumahnya, hinga tidak mendengar suara mobil yang melaju dengan kecepatan cukup tinggi dibelakangnya.
. Ckiiiit...... !braaaaak.....!aaaaaaaaa.... !teriak Nilam sari yang terserempet dan langsung terbaring di tepi jalan dengan kondisi kepala mengenai trotoar jalan....
Non Nilam" teriak tukang bakso yang langsung berlari mendekati Nilam sari.
Sementara mobil yang menyerempet Nilam sari terpaksa berhenti karena Mobilnya ditahan warga yang berlalu lalang.
Kamu harus bertanggung jawab. bawa non Nilam kerumah sakit", bentak seorang laki laki setengah baya pada pengendara mobil yang menabrak Nilam sari...
Baik pak" saya akan bertanggung jawab!" ucap perempuan yang menabrak Nilam sari dengan wajah ketakutan.
Ayo masukan non Nilam kedalam mobil ini. kita bawa dia kerumah sakit" pemerintah laki laki yang membentak Pengemudi itu.
Tiba di rumah sakit.
Kami permisi. sebentar lagi ibunya Nilam akan tiba disini, jangan tinggalkan Nilam sampai ibunya datang dan inggat kamu harus mempertanggung jawabkan kan masalah ini!" pesan laki laki setengah baya itu dengan tatapan tajam nya.
"Tentu pak saya pasti akan bertanggung jawab pada korban didalam." jawab wanita itu dengan wajah gugup nya.
Setelah kepergian laki laki setengah baya itu Bu enah datang dengan wajah terlihat takut dan bingung.
" Maaf,, apa benar putri ku ada didalam?" tanya Bu enah dengan ragu-ragu.
Benar Bu,, saya tidak sengaja menabrak anak ibu maafkan saya Bu," jawab wanita itu.
__ADS_1
Kenalkan saya amera bu!"
Saya enah". jawab Bu enah yang langsung berjalan kearah pintu tempat Nilam dirawat .
Kreeeeeek...
"Dokter bagai mana kondisi anak saya?" tanya Bu enah yang terlihat sedih.
pasien baik baik saja Bu, hanya kakinya yang terkilir sementara kepalanya hanya mengalami luka yang sudah kami jahit selebihnya tidak apa apa". jawab dokter itu sambil tersenyum.
Syukurlah"ucap bu enah yang langsung bergegas masuk kedalam ruangan di mana Nilam berada.
Bagai mana keadaan mu nak?" kenapa kamu bisa terserempet mobil?"tanya Bu enah pada Nilam sari
"Nilam yang salah Bu,, Nilam keluar inggin membeli bakso tapi Nilam berjalan terlalu ketengah." jawab Nilam sari dengan wajah terlihat pucat.
Ya sudah kamu istirahat aja ya nak, ibu benar benar takut saat pak RT mengatakan kamu dibawa ke rumah sakit .
Bu,, semua biaya rumah sakit sudah saya bayar. ini kartu nama saya dan sungguh saya minta maaf karena telah menabrak anak ibu". ujar amera yang berdiri di samping Bu enah
Iya nak tidak apa apa!_jawab bu enah .
Orang itu siapa Bu?" tanya Nilam sari yang berusaha untuk duduk.
Dia yang udah nyerempet kamu tadi, nama nya amera nak!" jawab Bu enah.
Bu,,kepala Nilam pusing." keluh Nilam sari pada Bu enah .
Sebaiknya kamu tidur dulu nak, siapa tau nanti pusing nya hilang.
Iya Nilam tidur dulu ya Bu.
Iya nak...!
Sementara di tempat lain terlihat amera yang berjalan bersama seorang laki laki tampan dengan begitu mesra menuju mobilnya.
"Sayang,, kenapa kamu lama banget sih jemput nya?" tanya laki laki yang berjalan di samping Amera.
__ADS_1
"Maaf' sayang,, tadi aku nggak sengaja nyerempet orang jadi terpaksa aku ngurus orang itu" jawab amera yang terus bergelayut manja pada kekasihnya.
Kita langsung ke Ke hotel aja ya sayang.. pinta laki laki bernama Tomy itu pada amera.
Ke apartemen aku dulu aja ya sayang, aku mau ambil pakaian ku soalnya aku malas bolak balik nanti .
Ya udah kita ke apartemen kamu dulu tapi bagai mana jika kedua orang tua mu tau aku berada disini sayang aku bisa dihajar sama papa mu nanti.?
Tenang aja sayang,, papa ku sedang di luar kota kalau mama pasti pergi arisan bersama teman teman nya jadi kita aman!' jawab amera sambil tersenyum .
Tiba di apartemen amera langsung memasukan pakaian nya kedalam tas dengan cepat.
"Sayang,, aku pengen!" bisik Tomy yang langsung memeluk tubuh amera dari belakang
Nanti aja sayang di hotel ya aku kasih jatahnya, sekarang aku mau beresin peralatan dokter ku dulu!" tolak amera pada kekasih nya.
Tapi sayang aku udah nggak tahan. kan udah dua bulan kita tidak melakukan nya karena aku terpaksa pulang kenegaraan ku untuk memperpanjang pasport ku!" bisik Tomy yang terus memciumi tengkuk amera.
Baiklah sayang tapi sebentar aja ya", jawab amera yang langsung membalikan tubuh nya menghadap Tomy.
Ssssshh.. !pelan pelan sayang!" bisik amera yang pasrah dalam pelukan Tomy yang terlihat garang mencumbu amera.
"Apaaa.. yang kalian lakukan?" teriak sebuah suara dari depan pintu kamar amera yang terbuka lebar.
"Mama ko mama ada disini?_ tanya amera yang langsung mendorong tubuh tomya dari atas tubuhnya.
Kamu benar benar tidak berubah ya Amer kenapa kamu melakukan hal menjijikan seperti ini, kenapa kamu menyalahi kodrat yang diberikan Tuhan Amer Hamzah Al kadafy...teriak mama nya amera sambil menampar wajah putra nya.
Amera nyaman seperti ini ma, amera ngerasa amera bukan laki laki tapi perempuan. amera mohon tolong ngertiin amera ma.
Apa karena kamu kehilangan adik perempuan mu, hingga kamu bisa bertindak seperti ini amer. mama kecawa sama kamu." ucap mama. ya amera dengan kemarahan nya meninggalkan apartemen amera.
Amera terdiam menatap kepergian mamanya dengan hati nelangsa.
"Sayang,, lebih baik kita ke hotel ku saja. ajak Tomy yang langsung membatu merapikan pakaian amera.
Iya sayang" jawab amera dengan wajah kuyu nya.
__ADS_1