Kamu Jodohku

Kamu Jodohku
episode 11


__ADS_3

Acara akan segera dimulai.


Putri pun segera keluar didampingi esta dan dilla.


Di area pantai nampak semua tamu undangan sudah tidak sabar menyaksikan moment ini.


Semuanya sudah duduk di kursi masing-masing termasuk orangtua mereka semua.


Dian juga sudah meminta izin ke bu tesa dan ayah dimas (orangtua esta) untuk mengajak esta duduk berdua dengannya.


Putri berjalan melewati karpet merah yang banyak taburan bunga mawar diatasnya menuju Rio yang sudah ada diatas pelaminan itu.


Suasana benar-benar hening.Hanya hembusan angin laut saja yang terdengar.Momen ini begitu sosweet:)


Putri berjalan dengan anggunnya..


Sungguh Rio tak berhenti menatap calon tunangannya itu.Semuanya juga benar-benar pangling melihat putri yang jarang sekali memakai make up dan dress..


"bu itu anak kita?" tanya ayah harun sambil nyenggol bu ningrum dengan wajah melongo.


"Iya lahh pa dia putri anak kita masa papa lupa si..Dia ayu tenan ya pa kaya ibu" jawab bu ningrum becanda.


"iya bu cantik hehe" jawab pa harun (Iyalah cantik kaya ibu masa kaya papa) batin pa harun.


Saat putri sampai disana..


Rio langsung to the point menyampaikan maksud nya karena suasana sunset sudah hampir terjadi.


Rio langsung menempelkan lutut Karina ke lantai dan memandang wajah putri dari bawah.


"Aku sangat bersyukur pada tuhan.Engkaulah anugerah yang dia berikan padaku.Aku yakin Aku tidak akan salah pilih.Hari ini,waktu ini,menit ini,detik ini ijinkan aku memilihmu sebagai calon pendamping hidupku.


Will you marry me?" Sungguh kata-kata Rio ini membuat semuanya terbawa suasana.Ditambah tema siluetnya yang begitu Indah..


Aria langsung mengambil potret moment terindah itu..Semuanya deg-degan menunggu jawaban putri.


"I will"...2 kata yang keluar dari mulut putri namun sangat berarti bagi Rio.


Rio pun langsung memasangkan cincin yang dia pegang dari tadi..dan putri juga langsung memasangkan cincin ke tangan kiri Rio.


Semuanya bertepuk tangan memberi selamat kepada 2 insan yang berbahagia itu.


Acara demi acara telah selesai.Semuanya berpamitan pulang.


" put aku,mama dan ayah pulang duluan ya udah malem ni...selamat ya put aku sangat bahagia melihat romantisnya kalian" ucap dilla sambil memeluk putri..


"iya dill makasih Yaa..kamu juga hati-hati dijalan ya sampaikan salamku ke mama sila dan ayah fandy" jawab putri..


"iya put pasti..Aku pamit ya" kata dilla..


"Selamat sahabat akuu..Tetap jaga kesehatan ya aku pamit dulu" kata esta


"iya taa makasih ya..kamu hati-hati dijalan..aku akan merindukan kalian ko" ucap putri..


"iya put aku juga" sambung Dian.


mereka berpelukan akan berpisah kembali.


Ketiganya menyusul orangtuanya masing-masing yang sudah menunggu di mobil.

__ADS_1


Mereka pun melajukan Mobil nya menuju pulang..


di acara pertunangan..


Keluarga putri dan Rio makan malam bersama di area pantai..


Mereka nampak menikmati moment bahagia ini..


Apalagi Rio dan putri yang sejak tadi terus bertatap muka sambil tersenyum..


"udah gak sabar ya yo?" canda papa bima ke rio..


"yaudah cepet-cepet halalin yo?" sambung mama sonya..


Tapi Rio masih saja menatap putri..


"Besok juga aku halalin"


Secara tak sadar rio berbicara seperti itu..


"kak heyyy!Malu diliatin tuh" bisik putri menyadarkan rio dari tatapan nya..


"mmmm maksud Rio itu maa paa!Yasudah lanjutkan sja makannya" Rio nampak gugup karena tadi dia salah ucap.


"Dari tadi kita makan kaliii!Tuhh liat makanan kakak masi utuhh..kayaknya liatin kak putri juga kenyang ya hahaha" ledek aria adiknya rio.


"kamu itu yaa kalo becanda buat Rio pipinya memerah saja" sambung pa harun sambil ketawa..


"iya nihh nak Rio gak sabar banget meminang putri ibu ya" lanjut bu ningrum..


Semuanya pun tertawa lepas menikmati kebahagiaan yang sederhana itu...


Baru aja dilamar senengnya udah ga ketahan gimana nanti udah nikah coba..kebayang kan hehe...


Di rumah Dani...


Pagi hari yang cerah..


Dani turun dari tangga hendak ikut sarapan...


Dia bermaksud menceritakan perasaan nya pada Dilla dan niatnya untuk mencari Dilla..


"mmm bun?aku mau bicara sesuatu boleh?" tanya Dani..


"mau bicara apa nak?" jawab bu Hilda..


"apa aku berhak jatuh cinta bu?" to the point...


Bu Hilda merasa aneh dengan pertanyaan putranya itu..


"Tentu nak!kamu sudah dewasa..kamu sudah pantas untuk jatuh cinta kenapa kamu harus nanya sma bunda dulu?" Tanya bu Hilda..


"Tapi Cinta Dani bukan disini bun!


Dia ada disana..disebrang Sana..Apa bunda mengijinkanku untuk mencari nya?" dani melanjutkan pertanyaan nya..


Ayah niko hanya diam saja karena dia sudah tau semuanya...


"memang siapa dia yang kamu maksud?" bunda Hilda terus membalik Tanya karena dia benar-benar tidak mengerti..

__ADS_1


"Aku mencintai dilla bun!Putri dari om fandy Dan tante sila...Sahabat Dani sejak kecil saat di indramayu..bunda masih ingat?" Tanya nya lagi..


Bu hilda benar-benar tidak nyangka kalau anaknya ini masih mengingat semuanya..


"Kenapa bisa kamu mencintai dia?sedangkan kalian sudah berpisah sejak 10 tahun yg lalu?" bu Hilda masih bertanya..


"Hati Dani hanya untuk dilla bun bahkan sampai sekarang..Aku belum sempat pamitan terakhri karena aku sama sekali tidak mengetahui rencana kalian..yaa aku harap bunda akan mengijinkan ku mencari dilla setelah bunda memisahkan kami selama 10 tahun ini.."


Ucapan Dani itu seakan-akan dia menyindir kedua orangtuanya..


"maafkan bunda Dan ayah nak!Kami tidak tau kalau semuanya akan seperti ini!Baiklah demi kebahagiaan kamu,bunda akan mengijinkan tapi..kemana kamu akan mencarinya?" jawab bu Hilda..


"Dani akan coba nyari ke Indramayu tempat tinggal kita dulu.." jawab nya..


"gimana yahh?kok dari tadi diem aja si?" tanya bu hilda ke suaminya itu.


"Sebelum ke bunda,dani cerita lebih dulu ke ayah" ayah Niko menjawab dengan Santai...


Bu Hilda hanya mengangguk-ngangguk saja..


"jadi kapan kamu akan berangkat?masih ingat kan alamat nya?" Tanya bu Hilda..


"Aku akan berangkat hari ini Dan aku juga masi ingat alamat dan komplek nya bun" jawab Dani..


"kamu hati-hati disana dan!Kabari rumah jika ada apa-apa" ayah Niko menasehati anak satu-satunya itu..


"belom juga berangkat ahh ayahh ini" Canda Dani..


Ketiganya pun langsung menghabiskan sarapan nya...


Setelah selesai Dani akan packing-packing untuk keberangkatan nya..


Dani akan berangkat menggunakan pesawat..


pukul 11 siang...


Dani diantar ayah dan bundanya ke bandara..


Karena Dani juga gabakalan lama..misi dia hanya mencari keberadaan dilla dan Kawannya itu..


"Hati-hati nak!Kabari bunda kalo udah nyampe" jelas bunda Hilda sambil memeluk Dani..


"iya bunda...Yahh Dani berangkat Yaa" Dani pun bergantian mencium tangan ayah nya.


"ayah sllu doain kamu..tenang saja" jawab ayah Niko..


Pesawat yang akan di naiki Dani pun akan segera berangkat..


Dani langsung menaiki pesawatnya Dan menduduki kursi pilihannya..


_


_


_


Wahhh kira-kira mereka akan dipertemukan gak yaaa??


Penasaran kan?

__ADS_1


Tjnggalkan jejak readers di novel ini Yaa biar author semangat nulis episode-episode nya..


__ADS_2