
Kini hari yang ditunggu telah tiba yaitu pembagian buku rapor.Semua siswa sudah menantikan saat-saat ini..
"kira-kira aku rangking berapa ya?aduhh deg-degan banget nii" ucap esta sambil memegang Dada nya.
"Palingan juga kamu mah juara umum siswa tercentil Dan terbucin" Jawab putri sambil tertawa lepas....
"ihhh putri apaan coba" jawab esta sambil nyubit pinggang putri.
"aku juga deg-degan lohh" sambung dilla dengan wajah Cemasnya.
Karena kata mama sila kalau prestasi Dilla turun, ia akan dihukum gaboleh keluar rumah selama 1 bulan.
"mana mungkin seorang Dillani Pratami prestasinya turun" kata putri sambil nyubit pipi nya dilla.
"Yaa kali aja put kan dia udh ikutan bucin kaya aku yekan wkwk" sahut esta sambil terkekeh.
" Rese kamu mah ta ahh"jawab dilla sambil cemberut.
Saat semua acara selesai mereka pulang kerumah masing2.Dan ternyata ranking dilla masih bertahan di nomor 1.
"Hufttt..akhirnya aku bebas dari hukuman mama" gumamnya merasa lega.
Kebetulan yang berangkat ke sekolah nya dilla mama sila.
" 2 tahun lagi nak.Mamah ingin kamu mempertahankan prestasimu" nasehat mama sila sambil mengelus pipi dilla.
"Ia mam dilla janji akan rajin belajar" Jawab dilla meyakinkan.
*dirumah dani
"Ayah bunda dani lulus lihat" Teriak dani saat sampai ke rumahnya sambil menunjukan kertas bertuliskan lulus.
"wahhh anak ayah emang hebat"jawab ayah niko.
"Anak bunda juga dong yah" Canda bunda Hilda saat Melihat 2 laki2 nya sedang berpelukan.
"selamat ya anak bunda yg paling ganteng"kata bunda hilda sambil mengelus rambut putra tunggal nya.
Dani memang putra tunggal dari kedua pasangan itu. Sebenarnya dulu dia punya sodara kembar bernama syahdiva yang meninggal saat 1 minggu bertahan hidup di dunia karena dia sudah lemah dari dalam perut.
Lalu ayah niko mengedipkan Matanya memberi kode pada istrinya untuk memberitahukan berita ini.
__ADS_1
"duduk dulu sini nak." Ajak bunda hilda.
"Ada apa bun? ".Tanya Dani heran.....
"Tadi pagi pak maman tetangga Nenek kamu nelpon katanya nenek kamu sakit parah nak, jadi kita harus ke kalimantan" Ucapnya pelan2
"Yaudah mahh Ayo itung2 liburan" Jawab Dani semangat....
"yaudah besok kita berangkat"...
"Gak terlalu capet bun?" Tanya Dani....
" Kasihan nenek kamu nak" jawab bunda tersenyum.
(Maafin bunda sayang,bunda terpaksa bohong karena bunda sangat tau sifat kamu) batin bunda hilda.
Dani memang bersifat teguh pendirian Dan keputusan nya tidak bisa diganggu gugat, dia juga sangat susah untuk dibujuk.
*sore harinya
5 sekawan itu kumpul ditempat biasa.
"Ada apa si maksa banget ngajak kita Kesini?"tanya dian.
"Aku mulai besok mau jenguk nenek ke Kalimantan sambil liburan.Makanya aku ajak kalian dadakan gini." Jawabnya.
"Yah dilla LDRan dong" Canda putri.
"Uuuu kacian hahaha" Sambung esta...
"cuma 2 minggu mah gapapa kali" dengan tenangnya dilla menjawab..
"kak Dani hati2 dijalan ya" Lanjut dilla lagi..
"iya dill Makasih yaa aku akan akan merindukanmu ehh kalian maksudnya" Dani tertawa kecil sambil menggaruk2 kepalanya yang tdk gatal.
Hari semakin sore...
terlihat dilla sedang rebahan di kamar tidurnya..
"Ko aku merasa akan ditinggal selamanya sama kak Dani ya?ahh lebay banget sih dilla cuma 2 minggu doang" gumamnya.
__ADS_1
*dikamar dani
"Rasanya berat banget ninggalin dilla dan sahabat lainnya padahal aku kan cuma mau liburan yaudahlahh aku tidur aja"
Setelah melihat Dani tidur, bunda hilda pun langsung mengemas semua kebutuhan Dani dan kebutuhan dia serta suaminya.
"Beres bun?" tanya ayah berbisik...
bunda hilda mengangguk mereka langsung memasukan koper-kopernya Kedalam mobil.Karena mereka akan memilih jalur laut agar bisa membawa mobilnya.
pagi Hari nya,,,
Dani terbangun lebih pagi karena semalam ia mengalami mimpi yang sangat menyedihkan.Di mimpinya dia tidak bertemu lagi dengan sahabat-sahabatnya termasuk Dilla karena dia dibawa pindah ke suatu tempat.
"bahkan sekarang aku bukan hanya berat meninggalkan sahabatku..tapi aku juga berat meninggalkan komplek ini gara-gara mimpi semalem dehh Kayanya?" dani sangat merasa aneh dengan perasaan nya...
Di meja makan..bunda hilda dan ayah niko sedang menunggu anak nya sarapan.
Lalu terlihat dani menuruni anak tangga.
"sini nak sarapan dulu karena kita akan berangkat sebentar lagi" ucap bunda hilda.
"bun kok aku berat banget ninggalin komplek ini Yaa" dani membicarakan soal mimpinya semalam.
"kamu ini baperan amat sihh cuma liburan doang" canda ayah nya..
"iya nihh mungkin karena kamu itu jarang sekali pergi liburan jauh" sambung bunda.
(bahkan kamu sudah berfirasat kalau bunda akan membawamu pindah nak) batin bunda hilda.
Saat semuanya selesai siap-siap dani pun masuk ke mobil duluan.Ya memang,yang dani lihat bunda hilda hanya membawa 1 koper. Padahal didalam bagasi banyak banget barang-barang yang dibawa.
"udah siap bun?dan?gak ada yang ketinggalan kan?" Tanya ayah niko memastikan takutnya Ada yang ketinggalan.
_
_
_
maaf ya readers kalau ceritanya kurang menarik karena aku benar-benar masih belajar:)
__ADS_1
jangan lupa dukungannya yaa biar author makin semangat nulisnya.