Kamu Jodohku

Kamu Jodohku
episode 34


__ADS_3

"Bagaimana ini bisa terjadi hah!! Saya udah bayar kalian mahal-mahal, tapi kerja kalian gak ada satu pun yg berhasil! ". Alena mengamuk marah karena anak buahnya gagal menghancurkan acara pertunangan dani dan dilla.


" Ma.. Maafkan kami boss! Kami juga gak mau seperti ini. Sekali lagi Maafkan kami boss! ". Anak buahnya meminta maaf, karena hanya dari Alena lahh mereka dapat uang yg besar


" Kalian semua gak guna! "


Alena mencoba mencari ide lagi...


"Oke! Karena saya masih butuh kalian, saya tidak akan memecat kalian! Nanti malam... "


Alena membisikkan sesuatu ke telinga anak buahnya..


"Kali ini pasti berhasil boss tenang saja! ".


" Terserah kalian! Sebelum malam hari, saya ingin obat itu sudah di tangan saya.. bisa? "


"Bisa boss! Pasti bisa! "


Mati satu tumbuh seribu. Akal Alena benar-benar sudah dikuasai oleh kejahatan dan kelicikan. Wibawa Alena seakan sudah tak ada lagi. Alena terlalu berambisi untuk memiliki tubuh dani. Baru kali ini Alena di tolak oleh seorang pria. Karena biasanya mereka lahh yg mengejar-ngejar Alena.


Entah sudah berapa pria yg berhasil bersetubuh dengan Alena. Dia tak memperdulikan posisi dirinya sebagai pewaris tunggal hadiwinata. Yg ia pikirkan hanyalah kesenangan semata.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Seorang wanita sedang duduk di kursi taman belakang. Hatinya sedang begitu baik. Ucapan 'Will you merry me' selalu terngiang di pikirannya. Sungguh dia sangat bahagia hari ini.


Hari ini para pekerja sedang berlibur. Ini weekend ke 6 sejak dani dan dilla bertemu.


"Good morning! "


Seseorang memeluk tubuh dilla dan meletakkan kepalanya di pundak dilla.


"Dani? Kau? Kapan kau disini sayang? ".


" Mmmm baru saja! kamu sedang apa disini? "


"Aku lagu duduk aja.. bosen di dalam mulu! "


"Belum mandi ya? ". Dani memang selalu pintar menebak.


Yaa! Dilla belum mandi, karena ini weekend dan biasanya kalau weekend dilla hanya mandi 1 kali sehari. Dia juga gak tau kalau dani akan ke rumahnya pagi itu.


" iya aku belum mandi! Soalnya aku gak tau kalau kamu mau kesini! ". Ucap dilla


Lalu dani ikut duduk di samping dilla..


" Ihh dasar! Gimana kalau nanti udah jadi ibu rumah tangga! ". dani berbicara agak dekat dengan wajah dilla.


Wajah dilla memerah malu mendengar ucapan dani.


" Masih lama juga! Lagian kalau aku udah jadi istri kamu, aku gak bakalan kayak gini lahh! Aku pasti inget sama tanggu jawab ku! ". ucap dilla


" mmmm benarkah itu?? ". Dani menggoda dilla


" I.. iya benar! ". Ucap dilla malu-malu


" Baiklah! 1 bulan lagi kamu menikmati masa-masa malas kamu ini! Ayo mandi! Kita pergi! " Ucap dani lalu pergi meninggalkan dilla.


Dilla masih mencerna ucapan tunangannya tadi..


" 1 bulan lagi aku menikmati masa malas ku ini? Apa maksud dia? ". Dilla terus berfikir..


" Hahhh jangan-jangan dia mau nikahin aku bulan depan? Ahhh masa iya dilla! ". Dilla ikut menyusul dani ke dalam rumah.


" Mandi nya jangan Lama-lama dill! ". Ucap dani yg Sedang duduk bersama Fandy dan Silla di ruang keluarga


" iya iya"


Dilla langsung memulai ritual mandinya..


Di ruang keluarga, dani sedang terlihat mengobrol dengan calon mertua nya..

__ADS_1


" Om! Tante! Sebenarnya dani mau ngomong sesuatu yg penting sama kalian! ". Ucap dani


" Ngomongin apa dan? ". Tanya Fandy ayahnya dilla


" Dani akan nikahi dilla bulan depan! " Ucap dani dengan beraninya.


"Apakah kamu sudah mempertimbangkan semuanya? ". Tanya Silla


" Dani baru meminta restu sama kalian! Dilla juga belum tau soal ini! Nanti setelah ngasih tau kalian, dani akan kasih tau bunda dan ayah! ". Ucap dani


" Om selaku ayah nya dilla! insyaallah om akan kasih restu buat kalian! Lagi pula usia kalian juga sudah matang! Om akan serahkan tanggung jawab om terhadap dilla pada mu nak! ". Akhirnya dani merasa lega karena Fandy sudah memberikan restu nya untuk dirinya dan dilla


" Sebenarnya tante sangaaaaaat bahagia! Tante belum bisa benar-benar membuat dilla bahagia! Selama 12 tahun, senyumnya hilang! Dan baru sekarang tante melihat senyuman dilla yg sangat tulus!"


Silla jadi teringat masa-masa dimana putrinya itu selalu terlihat murung. Senyum nya nampak tak sinkron dengan hati nya. Sejak dilla cerita semuanya, Silla dapat merasakan semua penderitaan dilla. Silla merasa bingung harus melakukan apa supaya dilla kembali ceria.


Ternyata semua jawaban ada di dani. Hanya dani yg mampu membuat dilla kembali tersenyum. Sebagai orang tua, kebahagiaan anak adalah kebahagiaan mereka juga. Semenjak kembali nya dani, Silla dan Fandy bisa bernafas lega melihat putri nya sudah tak sedih lagi.


"Tante! Om! Dani benar-benar minta maaf ya! kalau saja dulu dani gak ninggalin dilla, mungkin dilla gak akan merasakan kesedihan! ". Ucap dani sendu


" Tak ada yg perlu kita salahkan! Semuanya sudah ada yg ngatur! Kita ambil hikmahnya saja! Selama 12 tahun ini, cinta kalian sedang di uji. Dan kalian bisa melewati nya. Itu lah yg dinamakan cinta sejati. Kami sebagai orangtua, sangat ingin melihat anaknya bahagia. ". Ucap Fandy


" Saya akan membahagiakan dilla semampu saya om! Tante! ".


Mereka berbincang-bincang sambil menunggu dilla mandi dan siap-siap untuk pergi hangout.


" Lagi ngobrol apaan si? Kayaknya serius banget! ". Dilla yg tiba-tiba datang dengan tampilan ala-ala abg usia 18 tahun.


Dress abu perpaduan putih selutut. Make up natural seperti biasanya yg dilla pakai. Sepatu high heels berwarna hitam yg panjang nya melebihi mata kaki. Rambut nya yg di ikat kecil-kecil diatas kepala nya.


PERFECT!


Itulah yg ada di pikiran dani..


" Nanti kita ngobrol nya di mobil aja! " Ucap dani


"Ohh yaudah! Ma! Pa! Dilla berangkat dulu yak! ". Dilla mencium punggung tangan kedua orangtuanya.


" Iya! Kalian pergi aja! Tapi ingat jangan pulang malam-malam! ". Ucap Silla mamanya dilla


" Jagain dilla ya dan! ". sambung Fandy


" Iya om! Tante! Kami permisi dulu ya! ". Keduanya pergi melangkahkan kaki nya ke luar rumah dengan pegangan tangan


" Hari ini kita mau kemana? " tanya dilla


"Kemana aja juga boleh! ". Jawab dani santai


" Hmmm yaudah! "


Dani menancapkan gas mobilnya menuju ke sebuah tempat yg tak diketahui dilla.


Hingga sampai di suatu tempat. Danau yh sangat luas terhampar. Air nya yg hijau membuat siapapun yg melihatnya pasti akan merasa damai dan tenang. Terdapat beberapa perahu yg berada di tepi danau tersebut. Sejuknya angin menerpa kulit halus dilla. Sungguh ini sangat romantis menurutnya.


Dengan penampilan hangout nya, sepasang kekasih duduk di pinggiran danau itu.


"Apa kamu menyukainya? ". Tanya dani


" Aku sangat menyukai ini! Kau tau? Hati ku terasa damai ketika menginjakkan kaki disini. Ditambah erat nya pegangan tangan kamu, membuat diriku merasa aman! ". Dilla menatap dani penuh cinta


" Sengaja aku membawa mu ke tempat sunyi jauh dari keramaian! Aku ingin menghabiskan waktu yg dimana itu hanya kita berdua!" Dani terus menggenggam tangan dilla dengan erat.


" Apa disini benar-benar tak ada orang? ". Dilla agak sedikit takut jika benar tak ada orang


" Ya enggak lahh! Maksud aku sepi tuh, gak terlalu banyak orang gitu! Ya kali yg pacaran disini cuma kita doang! ". Dani sedikit tertawa


" Lucu dehh denger kata pacaran! Serasa masih SMA aja! ". ucap dilla


" Gakpapa lah kan kita juga gak tua-tua banget iyakan? ". seru dani


" Iya juga si! Mmmm kita naik perahu yuk! ". Sudah lama dilla tak menaiki perahu

__ADS_1


Dani hanya menuruti apa kata dilla. Mereka berdua telah menaiki perahu nya. Dani yg mendayung nya agar perahu nya bisa bergerak.


" Semangat yak dayung nya aku bantu doa aja! ". Ucap dilla cengengesan


" Iya tuan putri! ". Ledek dani


Tak perlu waktu lama, perahu sudah mulai berada di tengah danau..


" Mmmm aku mau tanya dehh... Tadi kamu ngomongin apaan si? ". Dilla sangat tidak sabar menanyakan hal itu


Seketika dani berhenti mendayung dan mendekatkan dirinya dengan dilla. Dani memegang tangan dilla dan menatap wajahnya..


" Tadi aku ngobrolin soal pernikahan kita! ".


" Ohh hanya itu.. Masih lama juga, buru-buru banget udah ngobrol dari sekarang! ". Ucap dilla tersipu malu


" Siapa bilang masih lama! Bulan depan aku akan menikahi kamu! "


deg..


Jantung dilla seakan mau copot mendengar ucapan dani baru saja.


"Ka.. ka.. kamu, kamu serius? apa tidak terlalu cepat? ". Tanya dilla


" Ya enggak lahh! Malahan nih ya! Banyak orang-orang yg melamar lalu besoknya langsung menikah! " ucap dani


"Iya juga si! Ayah bunda kamu udah di kasi tau? "


"Belum! Nanti aku bakalan minta izin sama mereka! "


"Makasih ya! Kamu sudah meyakinkan aku, kalau kamu adalah calon imam yg baik buat aku! Kamu yg meyakinkan aku bahwa sebuah kesetiaan itu masih ada! Aku bangga! Kamu berbeda dengan pria yg lainnya! Kamu pria yg bertanggung jawab dan tak pernah ingkar janji! ". Ucap dilla


" Aku lebih bangga memiliki kamu! Wanita tangguh yg mampu menahan kesedihan nya selama bertahun-tahun dengan senyuman. Karena kamu, aku juga belajar arti sebuah cinta yg sesungguhnya. Walaupun terbentang jarak, namun tak jadi penghalang. Kamu lah yg membuat aku menjadi pria yg bertanggung jawab. Aku sangat bersyukur karena Tuhan telah mengirimkan kamu sebagai pendamping hidupku kelak! ".


Semilir angin menjadi saksi pernyataan cinta mereka. Bahkan dedaunan pun bisa-bisa meleleh melihat ke romantisan sepasang kekasih ini.


Karena kehebatan seorang lelaki di lihat dari seberapa besarnya ia bertanggung jawab. Dan kehebatan seorang perempuan dinilai bagaimana ia bisa menjaga hatinya hanya untuk satu orang.


Dani memandang lekat wajah dilla. Semakin dekat.. terus mendekat.. Dan akhirnya..


Bibir dani menempel di bibir dilla. Keduanya saling menikmati penyatuan bibir tersebut. Dani melakukannya dengan sangat lembut. Ini ciuman pertama kalinya bagi mereka. Bibir dilla pun seakan bergerak sendiri agar sedikit lebih terbuka. Hingga kecupan itu berubah jadi ******* namun tanpa bertukar saliva.


Keduanya seakan terbuai oleh suasana.


Akal sehat dani pun aktif kembali..


" Ma.. Maafkan aku! ". Ucap dani usai melepaskan ciumannya.


Dilla tak menjawab sedikit pun. Pipinya sudah berubah seperti kepiting rebus. Dani pun memalingkan wajahnya ke sembarang arah. Suasana hening dan canggung. Mungkin karena ini pertama kalinya bagi mereka.


" Astaga!!!! Lo kenapa dan? setiap lo liat dilla, kenapa lo harus nafsu si argghhh! Tapi tak bisa di pungkiri ini enak banget! ". Gumam dani


" malu-maluin banget lo dilla!! Ngapain juga ni mulut kebuka sendiri! Kan gue jadi malu! Tapi jujur, rasanya nikmat banget! ". Ucap dilla dalam hatinya..


Mereka pun tak saling bicara. Masih ada rasa malu diantara keduanya..


Nihhhh ya bonus buat kalian!


Ini foto dani dan dilla saat hangout😊


Cocok gak si? Menurut author si gitu hehe..




Masih next episode yak!!!


Jangan lupa like, komentar, and Vote nya 😍


Terimakasih banyak buat yg sudah setia membaca😘

__ADS_1


__ADS_2