
esta&Dian
Di halaman rumah..
"Kak,kamu kapan lamar aku?" tanya esta sambil kepalanya disenderkan di pundak Dian..
"Kamu doain aku biar cepet sukses Yaa..Aku gabakalan ingkar janji kok yang tenang aja"
jawab dian..
"Tapi itu mungkin sangat Lama..." ketus esta sambil Cemberut..
"aku ingin membahagiakan mu lahir batin..untuk sekarang aku belum punya cukup uang untuk meminang mu"..jelas dian sambil mengacak-ngacak rambut esta..
" aku gamau pake acara tunang-tunangan segala deh.. kalau kaka udh punya uang kita langsung nikah aja gimana?"..ucapan esta membuat Dian heran..
"lohh kenapa?emang kamu gak malu nanti orang bilangnya kamu hamil duluan apalah itu.." jawab Dian..
Esta pun langsung memegang tangan Dian dan menatap wajahnya..
"Aku ingin uang itu dipakai buat kehidupan masadepan kita nanti..tak peduli apa kata mereka..aku akan selalu menunggu keputusan kamu" ucapnya penuh keseriusan..
"Aku sangat bersyukur telah diciptakan nya seorang perempuan yang begitu sederhana..Aku akan segera menikahimu tenang saja" jawab Dian yang seakan terhipnotis dengan ucapan esta tadi..
"Kamu juga harus fokus skripsi kamu Yaa biar cepet aku nikahi" goda Dian..
Esta pun hanya tersenyum..
Memang mingu-minggu ini esta Dan Dilla sedang sibuk buat skripsi..
Karena minggu depan semuanya harus selesai dan 1 bulan lagi mereka akan wisuda..
Dirumah dilla
"Kamu kapan wisuda dill?" tanya ayah fandy ayahnya Dilla..
"bulan depan yahh" jawab Dilla yang sedang sibuk melihat-lihat informasi lowongan kerja desiner di butik..
"Kamu kalo udah lulus rencana mau kerja apa?" ayah fandy kembali bertanya..
"aku mau lamar pekerjaan di sebuah butik yahh kan kuliahku juga ambil jurusan mendesain yahh" jawabnya..
"belajarlahh yang rajin Dilla..buat ayah dan mama bangga ya nak!" ucap ayah fandy mengelus halus pipinya Dilla..
"hmm iya ayahhh" jawabnya..
***
Dani sudah sampai di bandara ______ pada pukul 3 sore..
Dia langsung memesan taxi online dan tidak lupa ngasih kabar ke orangtua nya..
Hatinya sangat tidak sabar ingin menemui Dilla dan sahabatnya..
Karena hari sudah sore, Dani memutuskan untuk istirahat di hotel terlebih dahulu..
Dia akan memulai pencariannya besok pagi..
Selangkah lagi dia akan melepas kerinduannya terhadap pujaan hatinya itu..
Saat sampai di lobby hotel..
Dani tidak sengaja melihat seorang wanita yang dompetnya jatuh..
"heyy nona!ini dompetmu jatuh"...teriaknya.
Tanpa sengaja Dani melihat kartu nama dari pemilik dompet itu..
'Anura sulistiawati'
__ADS_1
Itu nama yang tertera dalam kartu nama itu...
Dia merasa pernah mendengar nama itu tapi dia lupa..
(ahhh itu gak penting..aku harus kejar wanita itu kasian kan dia pasti butuh benda ini) gumamnya..
Tak lama kemudian wanita itu kembali ke lobby untuk mencari dompet nya...
(celaka aku jika dompet itu benar-benar hilang) kata nya dalam hati sambil
mencari-cari setiap sudut disana..
Tiba-tiba...
" Maaf apa kamu yang bernama Anura sulistiawati?" ucap seseorang di belakang wanita itu..ternyata itu Dani..
"Benar saya sendiri!Ada perlu apa ya?" tanya wanita itu penasaran.
"ini tadi saya menemukan dompet ini" ucap Dani.
"Benarkah kamu yang menemukan?terimakasih yaa kalau dompet Ku sampai hilang entahlahh"..wanita itu sangat berterimakasih pada dani..
" Ehh aku belum tau namamu..bisa kenalan?" lanjut wanita itu..
"ohh tentu..Perkenalkan nama saya Syahdani Maulana, panggil saja Dani".ucap Dani
(syahdani maulana?benarkah dia Dani mantanku waktu SD dulu?tapi kalo nama emang sama persis..Tapi mukanya jauh beda..sekarang lebih tampan dan mapan..ahh mungkin bukan) gumamnya..
" kenapa melamun?" tanya heran Dani..
"mmm tidak..bagaimana kalau kita makan malam bareng sebagai tanda terimakasih" ucap wanita itu..
"baiklah nanti kita ketemu di cafe ini aja ya" ucap Dani..
Malam harinya...
(kenapa dia lama sekali) batin nura..
"heyy!maaf nunggu lama" ucapnya..
Nura hanya membengong terpesona melihat ketampanan Dani..
"tidak lama kok" jawab nura tersenyum..
Keduanya nampak kaku karena mungkin mereka pertama kali bertemu dan dinner bareng..
"mmm sebenernya kamu itu orang mana dan?" nura memecahkan keheningan.
"aku dari kalimantan" jawab Dani singkat sambil memainkan ponselnya..
(Kalimantan????Apa benar dia Dani yang aku maksud?) hati nura terus bertanya-tanya..
"apa tujuanmu kesini dan?" Tanya nya lagi..
"jadi dulu itu aku tinggal di kota ini sejak kecil..tapi setelah kelas 6 SD aku dibawa pindah orangtuaku ke Kalimantan..
Tujuanku kesini mau nyari sahabat-sahabatku"
Seketika nura langsung memeluk Dani..
"Daniiii....aku nura mantanmu dulu waktu SD apa Kau masih mengingatku?Aku merindukanmu sejak kabar kepindahanmu ke kalimantan.. " ucapnya sambil terisak.
"Tolong lepaskan pelukanmu..Kamu nura temanku waktu itu?" Tanya dani meyakinkan.
"Iya dan aku nura..Anura sulistiawati.
Apa kamu kesini nyari esta,putri,dilla, sama dian?" tanya nura.
"Itu!..itu tujuanku kesini nur!Fokusnya aku nyari Dilla sebenarnya..aku ngerasa bersalah telah meninggalkannya" ucap Dani sedih
__ADS_1
(Ternyata dia masih belum melupakan dilla?Padahal dia sudah melupakanku) gumam nura sedikit kesal..
"ohh gitu ya..Kamu sekarang udah kerja dan?" tanya nura
"Iya nur, aku udah kerja di perusahaan nenek ku sendiri" jawab Dani sambil asyik makan..
(woww berarti dia udah kaya banget nihh) otak nura yang gila harta..
"wihh hebat dong...emang nenek kamu punya perusahaan apa dan?" nura bertanya tanpa rasa malu nya..
"Biasa ajalah nur..cuma perusahaan minyak kelapa sawit doang" ucap dani..
(gilaaa minyak kelapa sawit doang..itu kan bisa impor..pokonya jangan sampai dia menemui Dilla..gue gak rela kalo Dani jadi milik oranglain)
Rencana licik nya seketika tumbuh di kepalanya..
"ehh ngomong-ngomong Dilla masih menempati rumah itu kan?" Tanya Dani karena ia masih ingat kalo rumah nura ada di komplek sebelah dekat rumah mereka Dulu..
"Ohh Dilla..mereka berempat udah pindah gatau kemana..dan gaada yang tau juga..mungkin ke luar negeri"
(sorry dan gue bohong) batin nura..
"Benarkah?Hmmm berarti semua perjuanganku sia-sia;/
Kemana Dilla pindah ya?" Dani bertanya pada dirinya sendiri..
Malam itu Dani menginap di hotel yang sama dengan nura hanya saja beda kamar..
Sepertinya nura baper lagi lihat Dani sekarang yang tampan dan mapan..
kampus Dilla
Hari ini dia akan di test oleh dosen killer..
Dilla pun harus benar-benar menyerahkan skripsi nya dalam keadaan perfect..
"huft....cuacanya panas banget...esta kemana lagi ko belum nyamperin aku si" ucap Dilla yang sedang duduk di kantin sambi memesan minuman.
Lalu, datang seseorang menghampiri Dilla..
"haiii Dilla..aku boleh duduk disini?" kata orang itu..
(ihh apaan si yang ditunggu esta yang dateng malah mahluk ini)
Tiba-tiba Dilla merasa bete.
Dia adalah fahmi..teman SE-ANGKATAN nya yang dari dulu mengejar Dilla..
Namun Dilla sama sekali tidak menggubrisnya..
Yang membuat Dilla ilfil itu sikapnya yang memaksa..
"iya boleh" jawab Dilla dengan wajah judes nya..
"makasih dill..kenapa wajahnya bete gitu?Kamu gak sakit kan?kalau sakit ayo biar aku anter pulang" ucap fahmi yang so perhatian..
"gausah so perhatian deh..aku baik-baik aja" jawab Dilla masih dengan wajah judes nya..
(duhhh esta kemana siii.. taaaa buruan aku udah mual lihat ni orang) teriak Dilla dalam hati..
_
_
_
Mohon maaf ya readers semua...
Author jarang up novel ini karena ini kan bulan ramadhan jadi author lebih sibuk..
__ADS_1
Mohon dimaklumi Yaa..
Dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian di setiap episode nya.....