
Sesuai janji putri..kalau dia akan menemui sahabat nya jika sudah menjalani test yang terakhir itu..
isi chatingan..
dilla: "put gimana jadi gak meet up nya?
esta: " iya put jangan ingkar janji lohh"
putri: "jadi dong!kita ketemu di cafe ____ aja gimana?ajak dian juga.
Dian: " Siap gasss"
dilla: "yaudah kita berangkat nanti jam makan siang Yaa"
putri: "oke nanti aku chat lagi
esta: " okeee!
di Kontrakan putri
"apa aku ajak kak rio aja ya?sekalian ngasih tau niat baik kita ke mereka..itung-itung surprise hehehe".
Ternyata selama ini putri sudah memiliki pasangan namun mereka tidak pacaran melainkan langsung ke jenjang lebih serius..
flashback on
Awal pertemuannya ketika Rio sedang memantau kegiatan test kepolisian itu.
Kebetulan Rio juga kerja di bidang itu, bedanya Rio kerja di bagian Dishub nya sedangkan putri jadi polwan lalu lintasnya.Sejak awal melihat putri hati nya sangat beda.Diantara banyak wanita,baru Kali ini dia merasa Ada yang barbeda Di hati nya.
Menurutnya putri sosok wanita yang kalem Dan lembut tapi sangat tegas.Ditambah dengan wajah manisnya yang murah senyum membuat hati Rio benar-benar terpikat
1 tahun mereka saling mengenal..
Putri juga sudah mulai menyukai Rio.
Rio itu sosok yang bertanggung jawab.
Wajahnya memang tampan tapi sikapnya yang dingin membuat banyak wanita yang gagal meluluhkan hatinya.
Hanya putri lahh yang pertama kali memecahkan sikap dinginnya seorang Rio.
Rio sudah mengutarakan niat baiknya kepada putri.Dia akan melamar putri bulan depan dan dia juga akan menikahi putri tahun ini.
Putri sudah menyetujuinya bahkan keduanya telah meminta restu pada orangtua nya masing-masing.
Ibu Rio adalah keturunan asli Jakarta.
Kemudian menikah dengan orang Kalimantan dan mereka tinggal disana.
Rio juga bersekolah dari TK sampai SMA disana.
Namun putri sama sekali belum mengetahui hal itu.
flashback off
pukul 13.00
Handphone Dilla berbunyi..
__ADS_1
"hallo Dill..aku akan berangkat sekarang..kamu siap-siap gihhh sekalian Kasi tau esta dan Dian yahh" terdengar suara putri dari dalam telponnya..
"ohhh baiklah put..kami akan segera kesana" jawab Dilla.
Dia pun langsung memberitahukannya pada esta dan Dian.
Ketiga nya tengah bersiap-siapp..
di kontrakan putri
"Kok kak Rio belum jemput ya?apa dia lupa?" ucap putri menunggu didepan rumah sambil melihat jam tangan nya karena takut terlambat..
Tidak lama setelah putri bicara seperti itu datang lah pria tampan dengan mobil Honda jazz warna hitam nya..
"maaf yaa put tadi kejebak macet sedikit..maaf banget yaa" kata seseorang yang baru turun dari Mobil.Dia ternyata Ario prasetyo calon suaminya putri..
(whattt?itu calon suamiku?kenapa dia terlihat ganteng banget akhir-akhir iniiii....aaah aku memang gak salah pilih) gumamnya ketika melihat calon suami nya itu..
"heyyy manisss..jadi berangkat tidak?" Rio menepuk-nepuk pipi putri yang dari tadi bengong..
"jadi dong kak yoo berangkat" jawab putri
"silahkan tuan putri" ucap Rio sambil membukakan pintu buat putri..
Terlihat pipi putri memerah tersipu Malu..
Diperjalanan mereka ngobrol-ngobrol.
"put,emang mereka itu sahabat kamu dari Dulu ya?soalnya aku lihat kamu akrab banget sama mereka?" Tanya Rio
"Jadii kami berempat itu sahabatan kak..Udah dari kecil malahan..Dulu sihh kita sahabatan berlima tapi sayangnya dia pindah ke kalimantan pas waktu SMP dan sampai sekarang kami sama sekali belum bertemu.." jelasnya sedih sambil mengingat Dani..
Putri benar-benar dibuat makin Cinta pada Rio.
"ehhh tunggu dulu..kata kamu,sahabat kamu itu Ada yang pindah ke kalimantan.Siapa namanya?" Tanya Rio.
"aku jelasin panjang lebar juga kakak ga bakalan tau" jawab putri..
Lalu Rio menghelakan nafasnya dan dia menceritakan kehidupannya termasuk bersekolah Di kalimantan itu
Putri langsung merasa diberi jalan untuk menemukan Dani sahabat nya..
"Namanya Dani kak..lengkapnya itu syahdani maulana wijaya.." dia mencoba menjelaskan..
"Kaya pernah dengar nama itu tapi aku lupa put soalnya terakhir aku sekolah disana waktu SMA..nanti aku coba bantu yahh" jelas Rio.
"makasihh kak".jawab putri..
Sesampainya di cafe,Putri dan Rio langsung memesan meja makan dan kursi buat 5 orang.
Tak selang beberapa menit Dilla dan kawan-kawan sampai di cafe..
" putri yang mana ya dill?banyak banget orang ni" tanya esta sambil celingak celinguk nyari putri.
"esta,Dilla,dian! sinii" terdengar suara putri dari Arah sana.
Ketiganya langsung mendekati putri..
"putriiiii aku kangen bangettt" ucap esta dan Dilla langsung memeluk putri..
__ADS_1
"aku juga kaliii" jawab putri
"ehhh sebentarr.." tiba-tiba Dilla melepas pelukannya karena melihat seorang pria yang asing menurutnya..
"itu siapa put?" Tanya Dilla berbisik..
"ganteng put?siapa tuh? " sambung esta dengan wajah kepo nya..
"duduk dulu kenapa..masa Mau berdiri aja" jawab putri sambil duduk disamping Rio.
Putri memperkenalkan ketiga sahabatnya pada Rio.
"Kenalin kak yang ini dian,yang ditengah esta,dan yang itu Dilla." putri menyebut nya satu-satu.
"halo saya Rio. " sambil menjabat tangan mereka bertiga satu per-satu.
"Nahh udah kan kenalan nya?ngobrol nya kita sambung nanti aja ya soalnya aku laper" ucap putri membuat semuanya tertawa.
Mereka menyelesaikan makan siangnya tanpa bersuara sedikit pun.
"Ehh put kamu belum jelasin siap dia" ucap esta sambil melirik Rio..
"kebiasaan dehh yang taa" sambung Dian..
"hmmm pacarnya dian emang gitu" lanjut Dilla..
"Hmmm oke aku akan jelasin.Jadi kak Rio ini calon tunangan pluss calon suami akuuu" jelas putri tersenyum dan melirik Rio.
"Calon suamiiiiiii?" Dian,esta, dan dilla kagett..
"Iya iya jadii gini ceritanya..
Putri menjelaskan panjang lebar.Dari mulai pertemuan mereka,hingga menuju pernikahan..
" Ternyata yaa si putri yang paling anti pacaran bisa juga nikah duluan haha Canda putt" ucap Dian tertawa..
"Jadi kalian mau tunangan kapan?terus nikahnya kapan?" Tanya Dilla..
"kami akan tunangan bulan depan dan akan menikah 6 bulan setelah tunangan" Kali ini Rio yang menjawab..
"Yahhh esta keduluan putri dong..kak diannnn makanya cepetan halalin esta" bujuk esta sambil memegang tangan Dian..
"sabar dong taa,biar putri dulu abis itu kita oke?" jawab Dian..
"Kalian emang beruntung yahh bisa sama-sama dengan orang yang kalian cintai sedangkan aku?Aku bahkan belum menemukan sosok pengganti kak Dani" tiba-tiba suasana jadi sedihh Mendengar ucapan Dilla.
(ohh jadi ini pacarnya Dani yang dimaksud putri) batin Rio.
_
_
_
jangan lupa like,komentar,dan vote nya juga readers..
Maaf kalau ceritanya gak menarik..
Maklumi juga kalau masih ada typo yaaa hehe..
__ADS_1