Kamu Jodohku

Kamu Jodohku
episode 24


__ADS_3

Besok lusa adalah hari spesial nya dilla. Tepat usia dilla yang ke 25.


Harusnya si dia bahagia dan bersyukur banget kan masi diberi umur oleh yang maha Kuasa. Tapi dia terlihat biasa saja.


Dia sedang berdiri di balkon rumahnya. Namun pikiran nya entah sedang dimana. Itulah kebiasaan dilla selama ini.


(Lusa genap usia ku 25 tahun. Mana Tuhan??mana waktu yg katanya indah pada waktunya??Aku sudah lelah menunggu hal itu. Kapan kau akan mempertemukan aku dengan cinta ku??25 tahun hidupku terasa hampa..Aku menyerah! Skenario mu sungguh membuat kesabaran ku hilang)


Tatapan kosong nya sangat terlihat jelas di mata indahnya itu.


Esta yg sedari tadi di belakangnya hanya menggelengkan kepala.


"Dorrrrrrr"


Esta membuyarkan pikiran dilla.


"Ehhhh hampir saja jantungku copot ta"


Ucap dilla sambil memegang dada nya.


"Makanya kalo gak ada kerjaan isi waktu dengan yg berfaedah bukan bengong mulu! ngelamun mulu! Gak bosen apa dill??"


Esta selalu heran dengan keadaan dilla.


Memang ia mengerti perasaan nya tapi esta bingung kok bisa sampai segitunya ya??


"Gak lahh siapa juga yg bengong."


Dilla mengelak perkataan esta.


"Ehhh tumben kamu kesini ta??"


sambung nya lagi


"Di rumah juga aku sering sendiri dill..jadi yaa aku maen aja kesini sekalian jenguk ibu"


Ucapnya.


"Kirain kalian uda lupa sama aku semenjak kalian nikah"


Timpal dilla.


"Gila kali masa gitu-gitu aja lupain kamu ahh aneh"


jawab esta.


"aku belum tau lohh soal yg mau Putri omongin sama kita itu..dia ngomongin apa taa??"


Tanya dilla sambil duduk di kursi yg ada disana.


"Ohh iya soal itu..Ternyata Putri tu hamil dill..usia nya baru 2 minggu kalau gak salah"


"Sungguh???ahhhh akhirnya aku mau punya ponakan..Terus kapan dari kamu??"


Uhuk..uhuk..


"Ya kali dill aku baru nikah 1 bulan lohh..kita masi pengantin baru masi mau nikmati waktu berdua"


Esta sampai tersedak saat dilla menanyakan kapan dia akan hamil.


"Terus aku kapan yaa nikahnya??hmmm"


Raut wajah dilla langsung berubah asam kecut.


Esta mengalihkan obrolan mereka supaya dilla gak galau teruss..


"Btw selamat yaaa kamu udah mwujudkan cita-cita mu itu dill..aku bangga dan seneng banget denger berita nya..Sampai kamu jadi trending topik minggu kemaren lohh"


Esta bicara dengan wajah ceria nya.


"Iya taa semua ini berkat dukungan kamu, dian, sama Putri. Aku juga bangga banget punya sahabat kek kalian itu.. makasi yaa"


Dilla memeluk esta.


(fyuhhhh akhirnya kamu gak galau lagi dill)


"Iya dill udah kewajiban kita sebagai sahabat..Asal kamu tau! kamu itu harus bersyukur dengan kehidupan ini.. kamu dikelilingi orang-orang yg menyayangi kamu dengan tulus"


esta mencoba menasehati dilla agar dirinya tidak tenggelam dalam kesedihan.


(benar kata esta! Tuhan Maaf kan aku!! tak seharusnya aku mengeluh! Kau sudah terlalu baik kepada ku! maafkan hambamu ini ya Tuhan)


Dilla berkata dalam hati.


"Hmmm Iya taa aku bersyukur banget punya kalian semua.."


"jangan pernah menyerah dengan keadaan! aku benci kata menyerah dill"


esta memang sahabat yg selalu menasehati dilla dan selalu ada buat dilla.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Bandara Soekarno-Hatta, jakarta


Pesawat yg ditumpangi dani telah mendarat sempurna. Dia dan roy langsung bergerak menuju tempat meeting yg akan diselenggarakan 30 menit lagi.


Dani termasuk orang yg sangat disiplin waktu. Biarpun dia sudah menjadi presdir, tapi dia tak terbiasa membuang waktu percuma.


"Kamu udah telpon pak Bima nya Roy?? "


tanya dani memastikan.


"Sudah tuan! Dia mengatakan akan menunggu tuan "


jawab Roy.


"baiklah Roy"


jawab singkat dani.

__ADS_1


30 menit kemudian..


Mobil dani terparkir didepan sebuah cafe.


Sengaja mereka mengadakan meeting ini di cafe, maksudnya agar tidak terlalu serius tapi bukan berarti main-main juga.


"Silahkan tuan! Pak bima sudah menunggu tuan di meja VIP. Kebetulan semuanya sudah pada kumpul! "


Jelas Roy pada dani.


"Iya roy makasi yah..kamu mau nunggua atau ikut? "


Tanya dani.


"Saya nunggu disini aja tuan! Kalau tuan perlu apa-apa telepon saja saya! "


Jelasn roy lagi.


"Oke roy "


jawab dani.


Dani berjalan kedalam cafe mencari keberadaan pak Bima.


Tak lama kemudian tampaklah 3 orang pria sedang mengobrol.


Tak nunggu lama dani langsung menuju meja itu.


"Selamat siang semuanya!maaf jadi nunggu lama gara-gara saya! "


Dani menyapa satu persatu orang yg sedang duduk di meja itu.


"Ehh pak dani..silahkan duduk pak! Gapapa kita gak nunggu lama kok lagi asyik ngobrol aja nih"


Jawab pak Bima.


"Pak dani mau pesan minum apa?makannya juga sekalian boleh"


Sambung nya lagi.


"Saya pesan orange juice saja pak"


Jawab dani


"Ahhh baiklah saya pesankan saja"


Pak Bima memanggil pelayannya.


"hmmm biar saya perkenalkan mereka sama pak dani ya"


"Ini Hendra! orang kepercayaan saya sekaligus yg akan jadi mandor saat kita memulai proyek nya"


Ucap pak Bima memperkenalkan orang yg ada di samping kiri nya.


"Perkenalkan pak! Saya Hendra"


Ucap orang itu mengulurkan tangan nya.


jawab singkat dani sambil membalas uluran tangannya Hendra.


"Nahh kalau yg ini Nak dian! Sahabat anak dan menantu saya dan dia juga arsitek yg akan membantu kita dalam proyek ini. "


Pak Bima memperkenalkan orang yg berada disamping kanan nya.


Dan ternyata dian yg dimaksud itu adalah dian suminya esta sahabat putri dan dilla, sekaligus sahabat dani dulu.


"Saya dian! senang bertemu dengan anda! "


Dian mengulurkan tangannya.


Deggg....


Dani merasa ada keanehan dengan perasaan nya..


(Dian??kok bisa sama dengan sahabat aku yaa??ahh mungkin ini kebetulan)


Gumam dani.


"Nama saya dani! senang juga bertemu dengan anda! "


Jawab dani sambil pikiran nya tetap sama.


Dian pun merasakan keanehan saat dani menyebutkan namanya.


(Kok aku jadi inget dani sahabatku yaa??Ahh tapi gak mungkin orang ini.kan dani pindah nya ke kalimantan bukan jakarta!)


Batin dian berkata seperti itu.


Setelah perkenalkan diri masing-masing akhirnya mereka pun memulai meeting nya dan dilanjutkan dengan makan siang bersama.


Tak memakan waktu lama mereka telah menyelesaikan semuanya.


Setelah tidak ada lagi yg harus dibicarakan, mereka berpamitan dan pulang ke tujuan nya masing-masing.


Saat dian mau masuk mobil nya tiba-tiba seseorang memanggilnya dari belakang.


"Maaf! bisakah kita bicara terlebih dahulu? saya mau menanyakan sesuatu pada anda! "


Ternyata itu adalah dani. Dia bermaksud memastikan ke penasarannya.


"Baik Pak! Tapi saya tak bisa berlama-lama karena ada perlu lainnya"


Jawab dian.


"Tak akan lama! sebentar saja"


Ucap dani.


Mereka pun akhirnya masuk kembali kedalam cafe tepat nya bekas kumpul mereka tadi.

__ADS_1


"Sebenarnya ada apa ya pak??Kenapa anda memanggil saya?? "


Tanya dian dengan wajah kepo nya namun masih terlihat sopan.


"Gausah panggil pak lahh kita juga kan seumuran..emang saya terlihat tua banget yak?? "


Tegas dani karena sebenarnya dia agak nolak dipanggil bapak, karena kesannya dia itu dipandang tua padahal kan usia nya masi sangat muda menurut nya.


"Oke baiklah"


jawab dian menurut saja.


"Jadi gini tadikan pak Bima memperkenalkan nama kamu..saya hanya ingin tahu biodata kamu selengkapnya karena feeling saya jadi teringat sahabat saya..cuma itu aja kok"


Jelas dani.


"Ohhh hanya itu saja??kirain ada apa "


Jawab dian lega karena sangkaannya dia akan menggagalkan kerjasama nya itu.


"saya hanya ingin tau nama panjang kamu dan orangtua kamu aja"


Ucap dani.


"Nama lengkap saya Ardian Ferdinand!!!Nama ibu saya dewi arumsari dan ayah saya leo Ferdinand"


Jawab dian tanpa ragu nya.


Degggg....


Jantung dani terasa berhenti ketika mendengar pernyataan dari dian.


Dan kali itu dani pastik gak salah orang karena nama panjang orang tersebut sama persis dengan dian sahabatnya itu.Ditambah nama orangtua nya juga sama persis dengan orangtua dian.


Dia termenung sejenak memikirkan kenyataan ini apakah benar pencarian nya selama beberapa tahun ini terpenuhi di hari ini.


"Pak dani??apa anda baik-baik saja?? "


Dian dibuat terheran-heran oleh ekspresi dani yg tiba-tiba datar seperti itu.


"lo sahabat gue dian!!Dian Ferdinand yg selama ini gue cari!! "


Dani berucap dengan histeris nya sambil memeluk dan menepuk-nepuk punggung sahabat kecil nya itu.


"maksud pak dani??Ini dani sahabat gue yang dulu??"


Dian tambah penasaran.


"iya dii ini gue syahdani maulana putra tunggal ayah niko dan bunda Hilda sahabat lo dulu"


Ucap dani sambil tersenyum lebar.


"Ini serius???Lo apa kabar dan??Selama 12 tahun ini lo kemana??Lo gak inget sama kita???sahabat lo yg selama ini nungguin lo"


Sekali lagi dian memastikan apakah ini benar-benar dani sahabat nya selama ini yg gak ada kabar??


"iya serius bro ini!!!Sorry yaa dii jadi cerita nya gini..


Dulu gue juga gak nyangka bakal dibawa pindah sama ayah bunda gue..Tapi pas udah 2 minggu liburan gue ngerasa aneh kok kita gak pulang-pulang?Dan pada akhirnya bunda menyampaikan tujuan awalnya yaitu membawa gue pindah kesini yaa alesan nya itu karena nenek gue uda sakit-sakitan jadi dia mau ngerawat nenek!


Nahh sejak hari itu gue gak tau kabar kalian!Mau ngasih kabar juga bingung kan gimana??


Hari demi hari gue itu hanya mikirin kalian semua..


Nahh 2 pekan lalu gue tu sempet nyusul ke Indramayu tempat kita tinggal dulu.


Ehh apes banget gue malah ketemu si nura mantan gue waktu SD itu lohh..


Dan apes nya lagi gak ada orang yg tau keberadaan kalian sekarang.


Tapi gue bener-bener bersyukur hari ini bisa dipertemukan dengan lo dii"


Dani menjelaskan panjang lebar kronologinya.


"Ohhh jadi gitu yaa dan??Sumpahh gue seneng banget plus bersyukur banget bisa ketemu lo ditempat sini..Dulu gue pernah berfikir apa persahabatan ini akan berakhir gini aja??Tapi Tuhan masi sayang kita semua loh dan..buktinya gue bisa nemuin lo dengan cara tak disengaja"


Dian ikutan terharu dengan suasana ini.


"Iya gue juga bahagia banget yaa walaupun tak semua nya gue temui hari ini! Tapi yaa setidaknya gue bisa bertemu sama lo dii"


Jawab dani lagi.


"iya sii ehh tau gak sihh gue itu kasian banget sama dilla..apa lo udah punya pasangan baru dan??terus gimana status nya???Masi pacar lo atau gimana??"


Dian sangat tak sabar membicarakan dilla dihadapan dani.


_


_


_


Mohon maaf yaa readers !!


Udah beberapa hari author gak up novel ini.


soalnya minggu kemarin author lagi fokus Ulangan akhir semester !!


Tolong di maklum yaa semuanya !


Makanya Kata - kata dan alur cerita nya juga belum bener banget karena author nya masih dibawah umur hehe..


Jangan lupab like dan vote nyaa


Yang belum tau cara vote nya kalian tinggal **klik tulisan RAK BUKU..


Lalu pilih novel KAMU JODOHKU di kolom sejarah..


Langsung saja tekan tulisan VOTE nya..

__ADS_1


Tapi kalian harus punya koin terlebih dahulu ingat!!!


Selamat mencoba**!!!


__ADS_2