
Di kediaman keluarga Prasetyo..
"Assalamu'alaikum ma! Pa! ". Ucap Arya sambil celingak celinguk mencari keberadaan orangtuanya.
Arya berjalan menuju ruang keluarga. Ternyata semuanya sedang berkumpul disana termasuk Rio kakak nya arya.
" Arya? Kamu udah datang? Kenapa gak ngabarin mama si nak! ". Sonya berdiri menghampiri putra bungsunya.
" ya gakpapa ma kan Arya udah gede.. Lagipula dari bandung ke Jakarta bukan jarak yg terlalu jauh kok! ".
" Yaudah ayo duduk dulu ar! " Ucap bima.
Arya kuliah di Universitas Padjadjaran, Bandung. Arya mengambil fakultas ilmu hukum. Karena kecerdasan yg ia miliki, di usianya yg menginjak 24 tahun ini arya sudah hampir menyelesaikan pendidikan nya di jenjang S3. Bahkan bulan depan arya akan segera wisuda.
Alih-alih memperhatikan arya yg sedang berbicara, semua orang menatap seorang wanita muda yg berdiri disamping arya.
Siapakah dia???
Jika dilihat-lihat, usianya lebih muda dari arya. Tubuh nya tak terlalu tinggi, hanya sebahu jika disamping arya. Rambut Blonde dan kulit putih sekilas seperti keturunan orang barat. Bibir sexy dan ada tahi lalat di dekat bibirnya.
"Ohhh iya! Kenalin, ini Tiara pacar Arya! ". Ucap Arya dengan santai nya
" Pacar? Gila lo dek! Jangan-jangan disana lo gak belajar ya? ". Ucap Rio menyelidik.
" Ya urusan gue lahh kak! Sebentar lagi juga selesai! ". Ucap Arya tak mau kalah.
Tiara sedikit canggung karena baru pertama kalinya ia di kenalkan sama orangtua dari pacarnya.
" Mmmm kenalin om! tante! Nama saya tiara! ". Dengan berani nya tiara memperkenalkan dirinya.
" Tiara! Nama yg indah! Seperti orangnya! Kamu cantik sekali nak! ". Sonya terlihat menyukai tiara.
Dulu juga saat Rio mengenalkan putri, respon mama nya itu sangat baik. Karena sebenarnya sonya ingin memiliki anak perempuan, oleh karena itu ia sangat menyukai anak gadis perempuan.
" Makasih tante! ". Tiara tersipu malu
" Kamu kuliah bareng Arya juga? ". Tanya Bima
" Iya om! Tiara kuliah disana! ". jawab tiara gugup.
" Kamu kuliah ngambil fakultas apa? ". Rio ikut menginterogasi.
" Aku ngambil fakultas kedokteran kak! " Ucap tiara
"Udah nanti lagi ngobrol nya kita makan dulu! Arya laper banget! ". Ucap Arya memecah keseriusan.
Akhirnya mereka semua makan malam terlebih dahulu. Hanya terdengar suara sendok dan garpu saja. Selesai makan mereka kembali melanjutkan obrolan yg tadi..
" Kok bisa tiara kamu bawa kesini ar? " Tanya Bima
"Ohh jadi gini pa! Katanya tiara punya sodara yg tinggal di jakarta.. Kebetulan aku mau pulang, yaudah sekalian aja bareng, apalagi malam-malam gini kan bahaya buat anak cewek, Besok Arya mau anterin dia ke rumah sodara nya itu! Boleh kan pa? ma? ". Ucap Arya
" Ohh jadi gitu. Iya boleh! ". Ucap Bima
" Malam ini kamu nginep aja di rumah tante yak nak! " Ucap sonya
" Lo gak ngapa-ngapain dia kan dek? ". Ucap Rio membisik di telinga Arya
" Enggak lah kak! Gue masih kuat iman! ". Arya juga berbisik di telinga rio
" Ekhem.. ngomongin apaan hmm?? ". Ucap putri
" Iya kok bisik-bisik gitu si? ". Sambung mama sonya penasaran.
" enggak kok! yak kan kak? ".
Rio hanya mengangguk mengiyakan.
" Kamu ikut sama tante yuk ke kamar tamu! Pasti kamu capek iyakan? ". Sonya mengajak tiara beristirahat
" Tiara duluan om! Kak! ". Ucapnya sopan
" Putri ke atas dulu yak mas! Pa! Mau beres-beres dulu! ". Ucap Putri
" Iya nak kamu harus banyak istirahat! ". Ucap Bima
Tinggalah Bima, Rio, dan Arya disana..
" Ar! Papa mau tanya! Sebenarnya gadis itu berasal dari mana? ". Bima ingin tau lebih jauh soal tiara pacarnya Arya itu.
" Dia asli orang bandung pa! ".
" Sudah berapa lama kalian pacaran? ". tanya Bima lagi
" Mmmm udah 2 tahun! ".
__ADS_1
" Arya! Ingat pesan papa! Jaga kehormatan keluarga kita! Papa gak akan larang kamu deket sama siapapun selagi wanita itu baik! Tapi satu pesan papa, jangan pernah kamu melewati batas! Kamu paham kan maksud papa? ".
" Iya pa Arya paham kok! Papa tenang aja! "
Bima memang sosok ayah yg tegas dalam mendidik kedua putranya. Bima hanya ingin putra-putra nya itu jadi lelaki yg bertanggung jawab dan terhormat. Bima takut jika Arya salah bergaul dan bisa lupa diri. Oleh karena itu dirinya sangat gigih dalam mendidik kedua anaknya.
Tiara diantarkan sonya ke kamar tamu yg berada di lantai atas. Sonya terlihat akrab walaupun ini pertama kalinya mereka bertemu.
"Kamu berasal dari mana nak? ". Tanya Sonya
" Aku asli orang bandung tante! ". Jawab tiara
" ohhh gitu.. Udah lama ya pacaran sama Arya? "
"Udah 2 tahun tante! ".
Obrolan mereka terus berlanjut karena sifat Sonya yg selalu kepo.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Di rumah fandy dan Silla, nampak sepasang anak muda baru pulang.
"Yaudah aku pulang dulu yak! ". Ucap dani
" Iya kamu hati-hati dijalan! ". Jawab dilla.
Mobil mewah dani pun mulai pergi meninggalkan halaman rumah dilla.
" Astaga!!! Dompet aku ketinggalan di mobil dani! Aku harus cepet menyusul nya sebelum dia pergi jauh! ". Dilla terburu-buru mengambil kunci mobil nya.
Dilla menancapkan gas nya dengan kecepatan diatas rata-rata.
" Semoga saja dani belum jauh dehh! ".
Untung saja dani membawa mobil nya tak terlalu ngebut. Akhirnya bisa di susul dilla.
Terhalang beberapa mobil saja dilla bisa mendekati mobil milik dani itu..
" Lohh kok dia berhenti? ". Dilla sedikit heran
Sedangkan di dalam mobil, ternyata dani sedang mengangkat telpon.
" tanpa nama? Yaudah aku angkat siapa tau penting ".Dani pun mengangkat telepon nya..
-Percakapan-
?: Hallo dani!!! Apa kabar hmmm? Seperti nya kita udah lama gak bertemu yak?
Dani: Siapa kamu sebenarnya?
?: Tak perlu tau siapa aku! Apa kau merindukan asisten mu yg budiman itu???
Dani terdiam sejenak. Dani sangat penasaran siapa wanita yg sedang berbicara dengannya itu.. Dari suara, seperti nya dani merasa tak asing lagi.
Dani: Berapa banyak uang yg kamu mau hah??
?: Ohhh sabar dong sayang tak perlu emosi! Aku tak mau uang! Aku hanya ingin kamu! Jika kamu mau Roy selamat, datang ke hotel xxxx kamar nomor 105 Sekarang!
Dani: Baik saya akan segera kesana! Tapi ingat, sedikit saja kamu melukai Roy, aku tidak akan mengampunimu! Camkan itu..
Panggilan itu sudah berakhir..
"Argghhhhh! Sialan! Kenapa harus seperti ini! Apa aku harus kesana? ". Dani melirik jam Tangannya yg masih menunjukkan pukul 9 malam.
" Masih sore! Tapi, apa aku kesana sendirian? bagaimana kalau... Ya tuhaaaaaan! Aku butuh pertolongan! ". Dani mengacak-acak rambutnya frustasi
Ternyata sejak dari tadi, dilla masih memperhatikan dani dari dalam mobilnya..
" Lohh kok gak jalan si? Aku samperin aja kali yak? ".
Dilla pun turun dari mobil nya..
Tuk.. tuk.. tuk..
Dilla mengetuk kaca mobil milik dani..
Dani melihat sekilas, ada seorang wanita cantik mengetuk kaca mobil nya.
" Dilla? "
Dani keluar hendak memastikan apakah itu benar-benar dilla atau bukan?
"Kamu kenapa berhenti nya lama? Kamu gak ketiduran kan? ". Tanya dilla heran
Tanpa menjawab, dani memeluk erat tubuh dilla. Saat ini ia hanya butuh pelukan hangat dari dilla yg mampu menenangkannya.
__ADS_1
Dilla merasakan ada sedikit masalah yg dani hadapi sehingga pelukan nya begitu erat.
" Kamu kenapa? Ada masalah? Ayo duduk dulu ". Ucap dilla yg terlihat ada bangku disampingnya
" Tadi ada seseorang yg telpon aku, dia nyuruh aku datang ke hotel xxxx kamar 105 jika ingin Roy selamat! Berarti dia yg udah nyulik Roy kan? ". tegas dani
" Oke oke kamu tenang dulu! Lohh kok aneh ya? baru kali ini ada penculikan di hotel.. Kamu jangan percaya dulu dehh kayaknya! ". Dilla merasa ada kejanggalan dalam hal ini
" Iya juga si, terus si penelepon tadi juga cewek dilla! "Ucap dani lagi
" apa cewek? apa kamu punya musuh atau apalah gitu? ". tanya dilla
Dani mengingat-ingat sejenak..
" Kayaknya aku gak punya dehh.. "
Dani terus saja mengingat-ingat karena selama ia sukses, tak pernah ada musuh..
Tapi, sepertinya dani mengingat sesuatu..
"ohhh aku tau sayang! Alena, pasti dia Alena! ". Dani berucap dengan penuh keyakinan
" Alena? Siapa dia? Mantan kamu? " tanya dilla
"Bukan dill! Jadi dia itu anak pengusaha terhormat di Kalimantan. Papa nya partner kerja aku, nahh mungkin si Alena itu punya rasa lebih sama aku. Sering sekali ia datang ke kantor melakukan hal-hal bodoh. Tapi kamu tenang saja, aku tidak pernah merespon nya sedikit pun. Mungkin karena itu ia bisa senekat ini. Kamu jangan marah yak? ". Ucap dani
Sebenarnya ada sedikit rasa cemburu mendengar ada wanita lain yg menyukai calon suaminya itu. Tapi ini posisi nya sangat darurat. Dilla tak menggubrisnya sama sekali
" It's oke! Kita harus minta bantuan dan! Gak mungkin kan cuma kita berdua? ". Ucap dilla
" dian dan Rio! Oke aku harus menelpon nya sekarang.. "
Dani coba menelpon dian dan rio..
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Di sebuah bangunan kosong..
"Aku harus cari cara agar bisa menghubungi tuan muda! "
Roy bersusah payah mencari cara agar tangannya bisa terlepas dari ikatan itu..
Alena benar-benar licik. Dia berkata jika Roy ada di hotel xxxx, ternyata itu hanya tipu daya nya untuk bisa mendapatkan dani. Sungguh wanita bejat.
Karena banyak bergerak, akhirnya tali nya pun semakin longgar dan terlepas lahh..
"Hufft! Tangan ku sakit sekali! Oke aku harus cepat menghubungi tuan.. "
-Whatsapp-
to Tuan Muda:
"Tuan! Tuan jangan dengarkan kata Alena! Saya berada di bangunan kosong di jalan xxxx! Saya tau semua rencana Alena! Dia minta tuan datang kesana karena ia ingin mendapatkan tuan seutuhnya! Saya harap tuan mengerti dengan ucapan saya! "
Pesan singkat itu langsung terkirim..
"Syukurlah para preman bodoh itu lagi gak ada! Aku harus bermain cantik! "
Bukannya kabur, roy malah pura-pura masih terikat, Ponsel nya ia aktifkan agar dani tau keberadaan dia.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Di dalam kamar nomor 105 terlihat seorang wanita sudah berpakaian sexy. Dia sudah memegang alat biusan yg sudah diberi obat perangsang level tinggi.
Alena tersenyum senang karena rencana kali ini hampir berhasil menurutnya..
"Dani! Sayang! Cepatlah kesini.. kita akan menikmati malam Yg panjang! ".
Alena memegang foto dani dan bebicara dengan nada penuh nafsu nya.
" Kamu akan menjadi milik ku sayang! Ohh ayolah! ".
Alena seperti sudah stress karena terlalu terobsesi Oleh dani. Sejak kecil, apa yg diinginkan Alena pasti ia bisa memilikinya. Dia merasa punya kekuasaan di dunia ini. Dia tak selalu berhasil dalam hal apapun.
Baru kali ini dirinya di tolak oleh seorang pria.
Usia Alena 1 tahun lebih tua dari dani. Tubuhnya yg seksi dan wajahnya yg cantik memang membuat banyak pria menggilai dirinya. Hanya dani lahh yg berani menolak Alena.
Visual Alena
Satu lagi! Bonus Visual nya tiara nihhh
__ADS_1
Jangan lupa like, komentar, and vote😊
Terimakasih yg sudah setia membaca🤗