
Hari ini putri sedang berada di rumah calon suami nya.
"Kak emang nya kamu yakin pernikahan kita akan digelar bulan depan??Aku kan belum selesai kuliah?terus abis kuliah masih banyak lagi hal yg harus aku lakukan?" ucap putri.
"Terus apa hubungannya dengan pernikahan kita?" jawab Rio
"Yaa kan kalo kita udah nikah, otomatis aku harus diam di rumah menjalani tugas sebagai seorang istri.Lalu bagaimana dengan cita-cita ku?" putri masih bertanya.
Rio melepaskan laptop nya dan beralih menatap wajah putri.
"Dengarkan baik-baik! Aku ingin menikahimu bukan ingin menghancurkan cita-cita mu..Walaupun kamu udah jadi seorang istri bukan berarti kamu melupakan cita-cita mu itu sayang..Kamu bisa menyelesaikan kuliah kamu kok" Rio menatap putri dengan penuh keyakinan.
"Lalu bagaimana aku akan mengurusimu??" putri masih bertanya.
"itu bukan hal yg sulit tenang saja..Kamu gausah pikirin itu dulu.Yang harus kita pikirkan itu bagaimana pernikahan kita aja oke?" ucap rio sambil mencium kening putri.
"Ahhh baiklah kalau itu jawaban kamu kan aku jadi lega" ucapnya tersenyum senang.
(padahal aku mempercepat pernikahan kita karena aku gamau kamu direbut oranglain put maafin aku yaa) Batin Rio.
Rio mengetahui kalau di kampus nya putri banyak lelaki yg antri untuk jadi pacar putri bahkan para pengusaha-pengusaha muda seumur Rio pun banyak yg menyukai putri.
Rio benar-benar takut jika harus kehilangan sosok wanita yang sudah benar-benar meluluhkan hati nya yg keras itu.
Keluarga Rio pun sangat bersyukur memiliki calon menantu seperti putri.
Karena kehadiran putri mampu merubah sikap Rio sebelumnya.
***
Di perusahaan milik dani.
Terdapat sepasang mata memperhatikan gerak-gerik dani sejak meeting.
Bahkan saat dani pulang pun mata itu terus membuntuti dani.
"Hallo boss..tidak ada yg terjadi apa-apa disini.Bahkan pria itu kemana mana sering sendiri. Asisten nya saja gak pernah tau dia lagi deket sama siapa.Mungkin bisa dibilang dia emang masih jomblo" ucap seseorang yg misterius.
"Bagusss.. pokoknya jangan sampai kamu lengah dan dia sebenarnya udah punya kekasih. " jawab seorang wanita.
"Saya jamin dehh bos kalo dia emang gapunya kekasih" ucap laki-laki itu lagi
"baiklah nanti aku transfer ke rekening kamu" jawab perempuan yg disebut bos itu.
"Siapp boss".
Ternyata wanita itu adalah Alena.Dia benar-benar nekat dengan ucapannya itu.
Entah rencana apa yg akan dia lakukan terhadap dani.
***
Di kediaman esta..
" Taa kamu jangan nakal yahh disini.Jaga mata dan hati kamu hanya buat aku" ucap dian sambil menatap esta.
"Iya kak diii aku akan jaga selalu hati ini buat kamu.Sampai kamu benar-benar menikahiku.
Kamu juga disana jangan nakal ya.Semangat kerja nya dan 1 hal lagi sering-sering hubungi aku oke" jawab esta.
"Aku janji gaakan pernah ninggalin kamu.Iya nanti aku akan mencoba sering hubungin kamu" jawabnya lagi sambil mengelus puncak rambut esta.
Mereka pun berpelukan perpisahan karena esta dan dian akan menjalani proses LDR lagi.
"Ehemmm" Dilla pura-pura batuk.Padahal dia gak ingin batuk. Itu sengaja dia lakukan karena dia merasa jadi obat nyamuk.
"iya bawel banget si kamu dil..Ini kan pelukan terakhir " ucap dian sambil melepaskan pelukannya.
"Terakhir apaan nanti baru 2 minggu kamu balik lagi kesini juga" dilla menjawab dengan nada ketusnya.
"Iri bilang boss hahhaa canda dilla" esta meledek dilla yg lagi merajuk.
"Sialan ahh taa" jawab dilla.
"Yaudahh aku berangkat dulu ya" ucap dian sambil melambaikan tangannya.
"Iya hati-hati dijalan yaa" jawab esta dengan senyuman indahnya.
"Gausah baperan gitu kenapa sii" ucap esta karena melihat dilla dengan wajah cemberut nya.
"Gimana gak baper coba taa..Aku juga wanita normal.Usiaku sudah dewasa.Melihat sahabat-sahabat aku udah pada mau nikah.Tapi aku??Wajar dong kalo aku iri sama kalian" ucap dilla.
__ADS_1
"Sabar!Siapa tau semua lelah hati kamu selama ini akan segera terbalaskan dengan kebahagiaan.Tunggu saja waktu yg indah nya. "
Esta memang terkadang kayak anak kecil.Tapi dia berlagak seperti orang yg udah paham aja soal beginian.
Dilla hanya mengangguk mengiyakan ucapan esta.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
2 minggu kemudian..
Dilla bangun Pagi-pagi..
"Huhhh hari ini hari pertama aku skripsi..Pokonya aku harus fokus biar aku cepet wisuda dan cepet juga kerja.Oke semangat dill" Dilla berbicara sendiri depan meja rias nya.Dia mengangkat tangan nya sebelah menandakan dia harus semangat 45.
"Maa, paa, hari ini hari pertama dilla skripsi lohhh..Doain ya biar semuanya lancar" seru dilla sambil melahap sandwich buatan mama Silla itu.
"benarkah??Semangat yaa sayang..Hmmm gak kerasa putri mama ini sebentar lagi akan wisuda.Berarti kamu udah besar nak..1 pesan mama jadi anak yang membanggakan oke?? " ucap mama Silla sambil mencium pipi dilla.
"Semangat yaa anak papa yang paling cantik" papa Fandy ikut memberikan semangat.
"Ya jelas lahh aku paling cantik.Kan anak papa cuma dilla gimana sii ahh" seru dilla.
"Yahh pala salah lagi dehh" dengan menundukan kepalanya
"hehe papa itu papa yg hebat dan dilla bangga punya ayah seperti papa" ucap dilla sambil memeluk papa Fandy
"Papa juga bangga punya anak seperti dilla" membalas pelukan dilla.
"Bangga nya cuma sama papa aja ni?sama mama enggak?" mama Silla memasang wajah cemburu seperti anak kecil.
"Dilla juga bangga dan sayang banget sama mama..Pokonya dilla sayang kalian berdua" dilla memeluk kedua orang tuanya.
"hmmm mama juga sayang kamu nak" ucap mama Silla.
***
Hari ini esta juga akan memulai skripsi nya.
"Yahh Buu..hari ini esta mau skripsi..Doain yaa" ucap esta sambil mencium tangan ibu dan ayahnya.
"Semangat putri ayah satu-satunya..Inget kamu harus serius yaa biar cepet wisuda" ucap ayah bambang.
"Kamu harus fokus ya taa jangan dulu banyak keluyuran..ibu gamau kamu dapat hasil yg jelek" tambah ibu Tessa
Kayak anak SD yg lagi hormat bendera.
"Esta pamit dulu yaa bu, yahh" sambungnya lagi.
"Hati-hati dijalan nya taa" ucap Ibu Tessa.
***
Sampainya di kampus..
"Huhh aku deg-degan banget dill"
Berjalan bersamaan.Esta sangat deg-degan melebihi waktu dilamar dian.Dia terus saja nemegangi dada nya.
"Santai aja kali..Gausah gitu amat ekspresi nya jantung kamu gabakalan copot juga ta"
Dilla menanggapi nya dengan bercanda.
"Mana hari ini aku kebagian dosen killer lagi ahh sialnya hidup ini"
Dia kembali lagi ngomel-ngomel gajelas.
"Yaudah si nikmati aja ta"
memegang pundak esta memberi semangat.Padahal dia sendiri mau skripsi juga.Itulah dilla, dia sangat memahami esta yg pikiran nya belum benar-benar dewasa. Dilla selalu menasehati dan memberikan dukungan buat sahabat nya itu.
***
Hari ini dani akan terbang langsung ke Jakarta untuk mengecek proyek pembangunan kantor cabang nya itu.
Dani memang tidak seperti yg lain.
Dia lebih sering melibatkan dirinya dalam urusan berbisnis atau pun kerjasama.
Karena menurutnya dia akan lebih mengenal banyak orang.Dia bahkan lebih senang dekat dengan karyawan nya sendiri.
"Tuan 15 menit lagi pesawatnya akan berangkat "
__ADS_1
Ucap Roy, asisten pribadi nya dani.
"Baiklah kita berangkat sekarang Roy. Apa kamu sudah menyiapkan semuanya?"
Dani mengingatkan asisten nya takut ada yg ketinggalan, karena dani paling gak suka sama orang yg pecicilan.
"Sudah tuan.Kita tinggal berangkat saja"
jawabnya.
Keduanya melangkahkan kakinya menuju lift.
\=\=\=\=\=Bandara Tjilik Riwut\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Roy turun membuka kan pintu mobil untuk tuannya.
"Silahkan tuan.Kami sudah sampai"
"Kamu atur semuanya Roy sebelum pesawat nya berangkat"
Sekali lagi dani memastikan
"Tuan tenang saja semuanya telah saya atur"
jawab Roy.
"oke saya percaya sama kamu"
ucap dani.
***
Di perusahaan Bima prasetyo.
"Pak klien yang akan bekerja sama dengan perusahaan kita sudah sampai di jakarta.Apakah hari ini juga kita akan meeting?"
Ucap asisten nya pak Bima.
"Biar saya yang bicara dengan beliau"
jawabnya singkat.
Bima prasetyo memiliki 2 perusahaan ternama di jakarta.
Namun perusahaan yang 1 nya lagi sudah di ahli wariskan pada putra sulung nya yaitu Ario prasetyo.
Pak Bima sebenarnya sudah malas mengurus perusahaan, dia sudah ingin beristirahat.Namun dia menunggu putra nya yang bungsu Aria prasetyo adiknya Ario.
Saat ini dia belum menyelesaikan kuliah nya.
\=\=\=\=\=\=\=\=Bandara Soekarno-Hatta\=\=\=\=\=\=\=\=
Setelah memakan waktu kurang lebih 3 jam,
Pesawat yang dinaiki dani telah mendarat di bandara soekarno-hatta,jakarta.
Dia langsung menuju ke apartemen untuk ia menginap beberapa hari disini.
Samapai nya di tempat tujuan..
"Tuan! Pak Bima barusan menelpon saya beliau memberitahu kalau meeting nya diundur jadi besok saja katanya dia akan beri waktu tuan untuk beristirahat."
Roy menyampaikan apa yang disampaikan Pak Bima lewat telpon nya.
"Ohh baiklah..sampaikan terimakasih saya untuk dia..Saya mau istirahat dulu"
ucapnya sambil masuk ke kamar yang sudah di sewa nya beberapa hari kedepan.
"Baik tuan"
Roy mengangguk dengan sopannya.
_
_
_
**Wahh wahh dani udah di jakarta nihh readers ku!!!
Apa mungkin secepatnya dia akan menemukan dilla??
__ADS_1
Terus dukung author buat up nya yaa!!!
Karena satu dukungan dari kalian sangat berarti bagi author**!!