
Setelah bertemu nya dengan dani pria yg sangat berarti bagi Dilla, Ia mulai bisa tersenyum tanpa adanya rekayasa. Lengkap sudahlah kebahagiaan nya sekarang.
Semua perkataan orang-orang yg menyayangi nya memang benar. Semua akan indah pada waktunya. Perjuangan Dilla selama ini terbayarlah sudah dengan sempurna dan sesuai harapan. Hanya saja harus bersabar dengan waktu. Karena pada dasarnya Tuhan pun tak akan menguji umatNya diluar kemampuannya. Itulah ujian cinta Dilla dan dani. Yang terhalang oleh jarak dan waktu. Tak jarang sepasang anak muda yg kuat menutup hati nya demi seseorang yg belum ada kepastiannnya untuk kembali. Tapi mereka telah membuktikannya dengan semua kesabaran mereka selama ini. Cinta nya tak harus di ragukan lagi.
ting...
Notifikasi whatsapp Dilla membuyarkan khayalan nya.
"*hari ini weekend! Bisakah kau menemani ku hari ini? "
"Kapanpun aku siap:) "
"Nanti jam 9 pagi aku akan menjemputmu"
"baiklah*"
Bertukar pesan yg singkat itu saja membuat Dilla senyum-senyum sendiri seperti remaja yg baru merasakan cinta. Ada rasa canggung antara keduanya, mungkin karena terlalu lama tak bertemu sehingga membuat nya seperti malu-malu kucing.
"Rasanya aku seperti anak yg baru pacaran! Lo kenapa jadi gini si Dilla!!! Pasti ketularan virus bucin dari esta nihh"
Ocehan Dilla sambil senyum-senyum kayak orang gila. Pikirannya tak luput dari kejutan semalam yg diberikan sahabat dan orangtuanya.
Dilla beranjak pergi ke wastafel untuk mencuci mukanya. Dilla nampak bersemangat hari ini.
"Pagi ma! pa! "
Dilla menyapa orangtuanya yg sedang sarapan. Tak lupa senyuman yg begitu manis juga menghiasi desainer yg sedang naik daun ini.
"Pagi juga Dilla! Ayo sarapan! "
Mereka pun menikmati sarapan nya.
Silla dan Fandy saling memberi kode mata melihat anaknya dengan raut wajah yg begitu sumringah hari ini.
"O iya pa! ma! Hari ini Dilla mau nemenin dani jalan boleh yak? "
"Iya boleh! Jangan pulang larut malam! "
"Siap boss!"
Ketiganya menghabiskan sarapan masing-masing tanpa bersuara.
Setelah sarapan selesai, Dilla langsung bergegas membersihkan tubuhnya. Kalau weekend biasanya Dilla hanya diam di kamar dan malas mandi. Silla dan fandy pun hanya menahan tawa melihat putrinya ini. Memang kehadiran sosok dani bisa membuat putri nya bahagia.
"Aku pakai baju mana ya??yang ini?? atau yg ini??ahh aku bingung"
"Apa dani benar-benar masih mencintaiku?"
Dilla dibuat bingung sendiri dia harus berpenampilan seperti apa dihadapan dani. Dia takut dani berpaling darinya karena Dilla tak begitu memerhatikan penampilan.
"tapi kata mama pria yg tulus tak akan menilai dari fisik? oke Dilla tampil lah apa adanya. "
Kemudian ia mengoleskan make up tipis ke wajah nya itu.
Dilla memaki dress polkadot selutut berwarna coklat susu dengan tangan panjang. Rambut dengan model curly hair membuat nya nampak elegan. Tas yg senada membuat nya terlihat semakin cantik.
pukul 9 pagi..
Mobil Lamborghini berwarna putih terparkir didepan rumah Dilla.
Dani membunuh klakson mobil nya lalu turun dari mobil mewah tersebut.
Dilla langsung keluar diantar dengan mama papa nya yg kebetulan ada di rumah karena weekend.
"Dani pinjam anaknya dulu ya om! tante! "
Lalu dani pamitan dengan mencium tangan mereka bergantian.
Disusul dengan Dilla
"Aku pergi dulu ya ma! pa! "
"Iya hati-hati dijalan ya! " ucap Silla.
"jangan macam-macam awas! " Fandy menambahkan nasehat nya.
Bukannya mereka tak mempercayai putrinya ataupun dani, tapi yg namanya orangtua pasti selalu mencemaskan anak2 nya takut salah langkah.
__ADS_1
"Om! Tante! tenang aja dani janji gak akan macam-macam percayalah! "
Fandy dan Silla mengangguk sambil tersenyum.
Di dalam mobil tak ada percakapan sedikitpun. Hanya rasa canggung yg menyelimuti diri Dilla.
"Kenapa kau jadi pendiam seperti ini? "
Tanya dani memecah keheningan.
"Jujur aku merasa canggung.. mungkin karena ini pertama kalinya bagi kita"
Dilla memilih jujur.
"Hmm iya aku mengerti! Nanti kita sering-sering jalannya biar gak canggung"
Dilla hanya tersenyum.
"Maafkan aku dill" Dani menggenggam tangan Dilla.
"Ayolah dan kau sudah mengatakan maaf berapa kali? Aku tau ini semua bukan sepenuhnya salahmu! Bukan pula salah orangtuamu karena mereka melakukan ini atas dasar tertentu dan tak bermaksud memisahkan kita kan?? Aku sangat bersyukur kita bisa dipertemukan kembali! Kau jangan merasa bersalah! Kita mulai dari nol! "
Itulah yg sangat dani suka dari Dilla. Ia selalu mensupport dani sejak kecil. dengan senyum yg ikhlas membuat dirinya menjadi kuat.
"Aku akan segera melamarmu! "
Deg..
Jantung Dilla berasa akan jatuh mendengar ini. Tapi dia sangat senang karena cinta dani untuknya sangat tulus.
"Apa tak terlalu cepat? "
Sebenarnya Dilla sangat senang mendengar semua ini. Tapi ia ingin mengetes dani.
"Selama 12 tahun kau bilang terlalu cepat? tidak Dilla..Kau ingat? dulu aku belum sempat memutuskanmu itu berarti kita pacaran selama 12 tahun dill! "
Dani tersenyum kecil.
"Kecuali ada pria lain yg pernah menggantikan posisi ku selama ini! "
"Aku menunggumu! Sejak saat kau berjanji akan pulang setelah 2 minggu sampai hari kemarin! Tak ada orang lain yg mengisi hidupku selain bayanganmu! Bahkan ketika aku rindu, aku hanya bisa mengingat wajah kecilmu dulu! Percayalah aku mencintaimu! "
"Aku juga mencintaimu! "
Dani tersenyum bahagia.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
"Bagaimana ini bisa terjadi! Arghhhh! Dani kau harus jadi milikku! "
Seorang wanita tengah prustasi karena dani selalu menghindar darinya.
"Siapkan aku jet pribadi dan apartemen terbaik di kota jakarta! Aku akan terbang hari ini juga! "
Wanita itu menyuruh asisten nya agar mempersiapkan semuanya. Ternyata selama dani di jakarta dia mengirim mata2 untuk mendapatkan info lebih lanjut. Dan benar saja! Suruhannya mengatakan kalau dani sudah menemukan wanita yg ia cari selama ini. Oleh karena itu dia sangat marah.
Alena Jessica Hadiwinata
Putri tunggal dari keluarga Hadiwinata. Alena tumbuh di tengah kesibukan kedua orangtuanya. Dia diasuh oleh pengasuh sejak bayi. Oleh karena itu perilaku nya seperti anak yg tak terdidik. Dia besar kepala dan semena-mena pada orang. Prinsip nya apa yg ia inginkan harus ia dapatkan. Itulah yg dani tidak suka darinya. Wajah nya memang cantik dan tubuhnya juga seksi. Tapi hanya lelaki bodoh lah yg tergila-gila padanya.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Dani dan Dilla sampai di tempat tujuan. Dia membawa Dilla ke sebuah tempat yg Dilla inginkan dulu. Seperti nya mereka akan bernostalgia.
Dani membawa Dilla ke pantai yg tak terlarut jauh dengan kota jakarta.
"Jadi kita akan ke pantai? kenapa kau tak bilang? "
"Sengaja aku akan membuat kejutan kecil untukmu"
Dilla tersenyum kecil dan mengikuti dani yg sejak tadi sudah menggenggam tangannya.
Lalu dia berhenti di sebuah dermaga. Dani berhenti dan memandang wajah Dilla.
"Kau ingat? Dulu kau sangat ingin ke tempat ini bersama ku kan? sekarang aku mengabulkan keinginanmu Dilla! "
Ucapnya sambil mengacak-acak rambut Dilla.
__ADS_1
"Ternyata kau masih mengingatnya? "
Dilla sangat senang karena ternyata dani masih ingat akan semua masa2 indah bersamanya dulu.
"Aku akan selalu menepati janjiku"
Dilla seakan dibawa terbang ke langit yg ke 7 oleh ucapan dani.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
"Yang selama 1 minggu kedepan aku akan ada pekerjaan di luar kota. Kamu gakpapa sendiri? "
Dian sedang duduk santai di halaman belakang rumahnya. Tak lupa istrinya selalu mendampingi suaminya itu.
"Kalau aku gak ikut nanti kak dian bisa tergoda sama cewek lain.. kalau aku ikut nanti dia keganggu gak yak?? ahh aku ikut aja sekalian liburan hahaha"
Esta takut suami nya direbut oleh pelakor kayak di TV TV.
"heyyy kok malah bengong? "
"Aku gak diajak? malu yak punya istri kayak esta? esta suka ngerepotin? "
"Husss ngomong apaan si! Yaudah ayok kamu ikut! Tadi nya aku khawatir kalau kamu bakal ikut kecapean! tapi kalau mau yaudah ayo! "
"jangan ngambek lagi yak! "
dian mengelus pipi istrinya penuh cinta. Esta harus bersyukur punya suami seperti dian yg sangat lembut dan penyayang itu. Semenjak nikah, esta dan dian sangat lengket bagai perangko. Tak seperti pria lain yg kadang introvert. Sifatnya sangat cocok dengan esta yg manja.
"Jadi kapan kita berangkat? "
"Besok! "
"Yeayyy akhirnya aku liburan juga"
Esta tersenyum senang karena semenjak nikah, dian tak pernah mengajaknya liburan ataupun honeymoon karena kesibukannya.
"Maafin aku yak ta! Aku belum sempat mengajakmu liburan! "
Dian memeluk esta dan mengelus kepalanya. Esta hanya tersenyum.
"gak papa kok aku ngerti kamu kan sibuk akhir-akhir ini! Aku gak masalah! Kami fokus aja sama pekerjaan yak! "
Mereka nampak saling menyayangi. Terlihat ketulusan diantara keduanya.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
"Mas liatin apa si? "
Putri terheran karena suaminya sedang menatap wanita yg sedang makan sendirian. Mereka berdua sedang jalan2 mumpung Ario weekend. Putri menatap dengan tak suka.
"Bentar deh dia kan?? "
Ario sedang mengingat ngingat wajah wanita cantik itu.
"Dia siapa? kamu kenal? "
Putri semakin penasaran dibuatnya.
"Aku ingat! Dia itu Alena jessica Hadiwinata! Dia putri tunggal keluarga konglomerat di pontianak put! "
"Apa urusanmu? kok kayak nya kamu lihat gak suka gitu? "
"Kamu harus tau! Dia tuh cewek murahan! Dia terkenal sebagai penggoda para konglomerat gitu! Kenapa wanita murahan itu ada disini yak? "
Putri kaget karena ia takut menggoda Rio suaminya.
"Dia cantik, seksi, anak konglomerat, kok kayak gitu si kelakuan nya yak mas? "
"Harta bukan penentu dari sifat seseorang! Mungkin dia kurang didikan karena dari kecil orangtuanya sangat disibukkan dengan karier masing-masing. Saat anak kita lahir aku akan coba menyempatkan waktu buat dia! Maka dari itu sayang aku melarangmu kerja! "
Sekarang Putri mengerti kenapa Rio melarangnya untuk bekerja karena Rio tak mau anaknya kurang kasih sayang. Putri juga mngerti betapa besar rasa cintanya.
"Entah CEO mana yg lagi wanita itu kejar! "
"udah-udah jangan emosi gitu! Gak usah ikut campur biarin dia melakukan hidupnya! Asal jangan kamu yg dia goda! "
Rio hanya menahan tawanya mendengar ucapan istri tercinta nya itu.
__ADS_1
Jangan lupa vote nya🤗