
2 tahun kemudian..
Seorang wanita cantik memakai dress putih perpaduan navy yang sampai selutut.
Dengan high heels warna cream yang sangat cocok dengan kaki putih nan mulus yang ia miliki. Tubuhnya yang langsing bak model-model kondang di layar kaca membuat aura kecantikan nya terpancar jelas.
Siapakah dia???
Dillani Pratami gadis yang kerap disapa dilla itu.Sekarang dia sudah sungguh sungguh menjadi desainer.
Walaupun dia masih bekerja di perusahaan oranglain namun tak membuat nya gengsi atau apa karena menurut nya kesuksesan yang sesungguhnya itu dilihat dari proses nya.
Dia sedang menuruni anak tangga untuk makan siang.
Seperti ini potret kecantikan nya

Terlihat sangat anggun dan elegan bukan???
Bu Ranty
"Dilla makan siang nya sama saya aja yaa..saya tunggu di tempat biasa..ada hal yang akan saya bicarakan"
Itu terpampang jelas di ponsel nya dilla.
"Ada apa ya??Hmm kalo tau gini aku gausah buru-buru gini..emang yaa bu lyra ini apa-apa selalu dadakan"
Ucapnya menggelengkan kepala.
Flashback di mulai..
Bu ranty adalah seorang wanita berusia 40 tahun yang memiliki salah satu boutique ternama di jakarta.
Dia seorang desainer terkenal yang memiliki dua orang anak laki-laki.
Saat ini dia sedang mencari partner kerja yang usia nya masih muda.Karena di zaman sekarang ini fashion sangat menjadi nomor 1 terutama di kalangan anak muda.
suatu hari saat dia sedang mengunjungi sebuah cafe..
Brukkkk!!!
Seorang wanita muda menabrak bu ranty.
Keliahatan nya dia sedang terburu-buru dan memegangi sebuah buku dan kertas-kertas.
"Maaf bu saya gak sengaja..saya sedang buru-buru! Sekali lagi saya minta maaf"
ucapnya sambil membereskan kertas yang berserakan karena terjatuh.
Namun bukannya menjawab, bu ranty malah terfokus pada sebuah buku yang jatuh milik wanita itu. Dilihatnya isinya ada gambar-gambar yang cukup menarik baginya.
Lalu dia mengambil buku itu.
"Siapa nama kamu? "
"Saya dillani pratami..Panggil saja saya dilla."
dilla mengulurkan tangannya tanpa sadar buku yang digenggam bu ranty.
(seperti nya dia anak baik..usianya juga kayak seumuran sama reynand anakku..dia juga masih terlihat polos..hmmm)
Batin bu ranty
"mari duduk! Saya akan menanyakan sesuatu padamu"
Seraya mempersilahkan dilla duduk dekatnya.
"Nama saya Ranty lyrani.Panggil saya ranty.
Apakah ini buku kamu??"
Sambil menunjukkan buku yang ia pegang.
"Benar bu itu buku saya..ada perlu apa ya ibu sama saya?? "
Dilla sangat penasaran.
"Kamu seorang desainer??"
Bu ranty langsung to the point
"Tidak bu saya belum menjadi desainer sesungguhnya..saya juga baru 3 bulan yg lalu ber wisuda..tapi memang desainer itu cita-cita saya sejak dulu"
imbuhnya..
"Kamu sudah bekerja???"
"Belum bu..saya masih mencari"
"Bagaimana kalau kamu bekerja di boutique saya?? "
"Sungguh bu??Apa nama boutique ibu? "
Dilla melotot tak percaya ada rezeki di cafe itu.
"Ranty gallery..Ini kartu nama saya jika kamu bersedia"
menyodorkan sebuah name card
"baik bu terimakasih!!!Saya akan mengkonfirmasikan dengan mama papa saya"
jawabnya kegirangan.
"Ditunggu kabar baiknya"
________
Sejak hari itu dilla mulai bekerja dengan bu ranty sampai hari ini.
Flashback selesai..
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Di rumah baru esta..
__ADS_1
Esta sedang tersenyum bahagia sambil melihat foto pernikahannya satu bulan yang lalu.

Ternyata dian benar-benar selalu tepat akan janji nya.
Memang waktu nya cukup lama.Bahkan esta sempat menyangka kalau dian hanya iming-iming.
Di usia esta yang ke 25 dan usia dian yang ke 27 sempurna lah kebahagiaan sepasang insan ini.
Dian mengucap janji suci dihadapan yang maha Kuasa.
Namun waktu 2 tahun itu, dian memiliki alasan dan bukti kalau dia ingin menjadi orang sukses terlebih dahulu.
Karena ia tau kalau pernikahan itu bukan hal yang bisa dimainkan.
Dia sekarang sudah menjadi seorang arsitek terkenal bahkan di usianya yg terbilang muda.
Dia mampu memfasilitasi istrinya sekarang.
Semua ia persiapkan sebelum menikahi esta.
Bahkan biaya pernikahan nya ia tanggung sendiri tanpa membebani keluarga nya.
Tiba-tiba lamunan esta ambyar ketika mendengar bunyi dari handphone nya.
Whatsapp group:
Putri: "Besok malam ke rumah aku yaa!!Mau ngadain makan malam kecil-kecilan..Sekalian aku mau ngasih tau sesuatu buat kalian..Buat esta, ajak dian jangan sampai lupa!! "
esta: "Ia ia nanti aku ajak..jam berapa??"
Putri: "Jam 8 malam aja biar bisa ngobrol-ngobrol dulu. "
Dilla: "Yahh besok aku mau ada acara pameran di bali bareng bu Ranty..maaf ya put aku gak bisa"
Esta: "Yahhh gak seru dong!!Tapi gapapa Semoga kamu sukses dill"
Dilla: "Iyaa taa makasii yaa..sekali lagi maaf banget"
Putri: "ohhh gapapa dehh..lain kali aja kita sengaja meetup..sukses ya dill"
Dilla: "Iya put makasii yaa...iya kapan-kapan kita meetup"
Putri: "siappp"
Dilla: "okke"
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
PT. Harapan Sawit Lestari
Dani mengambil cuti 1 minggua buat Ngerefres otaknya.
Dia juga udah lama gak punya QTime bareng orangtua nya.
Dani akan pergi berlibur mengajak ayah bundanya.
"Yahh! Bun! Nanti kita berangkat pukul 9 yaa! Jangan sampai ada yg ketinggalan"
ucapnya saat menikmati sarapan.
"Kalo soal liburan Bunda kamu emang paling cekatan nak"
Goda ayah niko.
"Apaan si ayah nii"
jawab kesal Bunda Hilda.
Dani hanya tertawa kecil sambil menggeleng kepala Mellihat kemesraan orangtuanya.
Namun tiba-tiba pikiran nya tertuju pada wanita yang sangat ia rindukan selama ini.
Siapa lagi kalau bukan Dilla.
Otak Dani seakan dipenuhi wajah Dilla saat kecil terakhir mereka bertemu.
Betapa kaget nya Dani jika melihat wajah dilla yang sekarang.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Keesokan harinya..
Ranty Gallery
"Dill kamu udah cek semuanya??kita berangkat nanti malam.Gaada yang ketinggalan??"
Bu ranty memastikan semua pakaian yang akan di pamerkan nya aman terutama launching busana perpaduan tangan dirinya dan dilla.
"Udah bu semuanya aman kok"
Jawab dilla mengacungkan ibu jari nya
"Kamu juga harus mempersiapkan diri kamu buat jadi model nya yaa...Pokonya kita akan sukses okee??"
Mengepalkan tangannya dan menempelkan nya dengan kepalan tangan dilla.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Rumah Rio dan Putri..
"Sayang..aku gak sabar dehh buat ngasih tau mereka nanti "
ucap nya sambil merias wajahnya sedikit.
"Aku juga sama..pokonya kita buat kejutan untuk mereka yaa"
jawab rio yang sedang ganti pakaian bersiap-siap turun kebawah untuk dinner bareng.
tukkk...tukkk...tukkk
"Nyonya! Tuan! Mereka sudah datang"
Ternyata itu bi wati pembantunya mereka.
__ADS_1
"Iya bii suruh duduk aja dulu! kita akan segera kesana"
sahut Putri dari dalam kamar.
"Baik Nyonya"
jawab bi wati dan langsung bergerak turun ke bawah.
"Ayo kita turun".Ajak Rio.
" Bentar aku ambil kotak nya dulu...Yukkk"
jawab Putri..
Mereka gandengan tangan dengan satu kota di tangan kiri Putri.
Di meja makan..
Sudah kumpul semua termasuk esta dan dian.
"Ehh udah pada disini..Apa kabar maa paa?" ucap Putri mencium tangan mertua nya disambung Rio.
"Kami berdua baik-baik saja nak"
jawab mama sonya.
"Ayah ibu sehat-sehat semua kan??putri kangen banget sama kalian"
Tutur nya sambil memeluk kedua orangtuanya disambung Rio juga.
"Kami juga sehat-sehat kok sayang..Ibu juga kangen sama kamu"
Jawab bu Ningrum ibunya Putri.
"Ini penganten baru muka nya masi seger-seger gini yaa..lihat dehh yang"
Rio meledek esta dan dian yang baru menikah itu.
"iya nihh muka cahabat aku juga berbinar banget nichhh"
Putri juga ikut bercanda.
"ohh jelas masi seger!!Kan masi menikmati kenikmatan dunia! Yakan sayang???"
Dian membalas dengan candaan pula.
"ohh pasti dong"
esta menjawab sambil tertawa.
"Hahahahahha"
Semuanya ikut tertawa.
Tak lama kemudian mereka pun makan malam dengan khusyuk tanpa ada suara.
Selang beberapa menit dinner nya sudah selesai..
"Sebenarnya ada apa kamu put sampai ngundang aku juga!?? "
esta mulai penasaran karena tak seperti biasanya Putri mengundang makan malam gini.
"Ehh taa dilla sahabat kamu gak ikut??"
bu Ningrum memotong pembicaraan esta.
"enggak bu dia ada acara penting di tempat kerjaan nya"
Jawab esta.
"Ohh gitu..padahal ibu dahh kangen banget semenjak kita pindah."
Tutur nya..
"Nahhh jadi gini..Aku mau ngasih kalian ini"
Putri menjawab rasa penasaran esta.
Sambil menunjukan kotak yang dipegangnya.
"Bukalah"..Sambung Rio suaminya.
" Yang bener saja kamu yo ngasih hadiah kotak kecil gini buat 6 orang "
Papa Bima berkomentar.
"Buka aja pa pasti kalian semua ikut senang kok"
sahut Rio.
"Biar aku yang buka yaaa"
Seru esta sambil mengambil kotak kecil itu.
Semuanya pun menangguk setuju.
Saat esta berhasil membuka kotak nya, dia melihat sebuah benda sepanjang telunjuk tergeletak di kotak itu.
Putri sengaja menghias nya dengan pita.
Wajah esta langsung melongo seakan tidak percaya..
Semuanya sangat penasaran kenapa esta memasang wajah seperti itu...
_
_
_
**Kira-kira apa yaaa isi kotak kecil itu??
Sampai esta melongo gak percaya..
Kalian juga penasaran kan???
__ADS_1
Tetap lanjut yaa bacanya jangan berhenti disini doang.
Tetap harus ninggalin jejak yaa readers ku semua**!!!