
"Om! tante! Dani pamit pulang dulu ya! "
Dani berpamitan ke orangtua dilla.
"Iya nak! Hati-hati dijalan yak! "
"Sampaikan salam kami buat orangtua kamu!"
"Baik om! tante! akan saya sampaikan
saya permisi! "
Lalu Dani melajukan mobil nya menuju apartemen tempat ia tinggal. Dani harus segera istirahat karena besok ia akan melanjutkan proyek besar nya itu.
Saat hampir tiba di apartemen nya,
Tiba-tiba terdengar notif whatsapp dari roy asisten pribadinya itu.
Roy:
Tuan dimana? Saya minta tuan jangan dulu pulang ke apartemen! Karena ada sesuatu yg mungkin membahayakan tuan!
Dani:
saya baru sampai di basement Roy! lebih baik kau bicara langsung kesini! aku menunggumu! "
Roy:
Baik tuan saya segera kesana!
Tanpa pikir panjang, roy langsung melangkah menuju basement tempat keberadaan Dani sekarang.
"Ada apa lagi ini? kenapa Roy bersikeras menahan ku disini? apa ini sangat berbahaya? "
Dani merasa heran akan ucapan asistennya. Ia juga sangat penasaran apa yg terjadi sebenarnya.
Tak lama kemudian, roy tiba di basement tempat dimana mobil tuannya terparkir.
"Ceritakan semuanya Roy! "
"Nona Alena sedang ada disini! Di kamar apartemen tuan! Beliau beserta dengan anak buahnya tengah merencanakan sesuatu untuk menjebak tuan. Sudah lama saya menyelidiki hal ini.Ternyata sudah sejak lama nona Alena merencakan hal ini. Untung saja saya langsung bertindak! Maaf jika saya tak membagi tau tuan! karena saya tidak ingin pekerjaan tuan terganggu dengan hal bodoh seperti ini"
"Sialan! Katakan roy apa yg dia rencakan? "
"Setelah saya selidiki, nona Alena menghantar makanan dan minuman untuk tuan yg di dalamnya telah dicampur obat perangsang level tinggi menurut informasi yg saya dapat nona Alena ingin memiliki tuan seutuhnya. Dia merasa kesal karena tuan selalu menolaknya mentah-mentah. "
"Untung saja kau cepat bertindak roy! Terimakasih! "
Dani menepuk pundak asistennya. Karena jika roy tak cepat memberitahu dani, pasti dani akan terjebak oleh ide busuk nya Alena.
"tuan tak perlu berterimakasih ini sudah menjadi kewajiban saya"
"Balaskan semua amarah ku roy! jika perlu musnahkan wanita bejad itu aku sudah muak melihatnya! "
"Saya sudah merencanakan sesuatu tuan! tuan tak perlu khawatir! Ini kunci apartemen baru! silahkan jika tuan ingin beristirahat! "
"Baiklah kau hati-hati roy!"
Dani bergegas menuju kamar apartemen nya yg baru.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Di atas ranjang yg mewah, seorang perempuan sedang dimabuk kepayang oleh pria yg sangat dicintai nya. Sejak pagi, bibirnya tak berhenti tersenyum sejak tadi pagi.
"Ahhh seperti nya aku sudah merindukan dia! "
Dilla memegang ponsel nya berniat menghubungi dani.
"tapi, ahhh telepon gak yak? aku whatsapp aja dehh! "
-Whatsapp-
Dilla:
"Selamat malam dan:) Mmmm kamu lagi apa? "
Dilla nampak kaku..
Dani:
"Malam juga Dilla:) Aku baru sampai di apartemen. Kok belum tidur? "
Dilla:
"Gak tau baru ditinggal kamu beberapa menit aja udah rindu"
Dani:
"Iya aku juga rindu dill. Enaknya saat aku lelah, udah ada kamu yg nunggu di rumah! Yahh tapi melamun aja dulu! "
Dilla:
"Yaudah cepet nikahin aku wkwkwk"
Dani:
"Baru juga ketemu 2 hari udah mau dinikahi aja hahaha. Ayah bunda juga belum aku kasih tau. "
Dilla:
"Aku yg gak sabaran mungkin ya? "
__ADS_1
Dani:
"Secepatnya aku akan membawa kamu kerumah orangtuaku di Kalimantan oke?dan setelah kesibukan ku berkurang, aku akan melamarmu! "
Dilla:
"Mmmm baiklah aku tidur duluan bye! Selamat beristirahat"
Dilla benar-benar dibuat gila oleh dani. Apalagi setelah kerinduan nya terbalaskan dengan cara yg sangat indah. Di otak nya sekarang hanya ada wajah dani dengan senyuman yg indah nya itu. Hingga Dilla terbang ke alam mimpinya ditemani wajah tampan kekasihnya itu.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
"Ohh iya mumpung belum terlalu malam, aku harus memberitahu bunda dan ayah soal ini! "
-Telepon-
Dani: Hallo bun? Selamat malam! "
Hilda: "Hallo nak! Selamat malam juga! kamu apa kabar? "
Dani: "Aku baik-baik saja bun! Bunda jangan khawatir! Malah dani sedang bahagia sekarang bun!"
Hilda: "Hmmm ada apa nihh? Dari nada bicara kamu juga bunda udah curiga sebenarnya"
Dani: "Jadi kemarin dani udah menemukan Dilla loh mahh! Dan hari ini, dani menghabiskan waktu bareng Dilla loh"
Hilda: "Serius nak?? Yaampuuuun! bunda seneng banget dengernya nak! Bagaimana ceritanya? "
Dani: "Gak usah sekarang bun! Mmmm nanti dani akan bawa Dilla kesana langsung menemui kalian! "
Hilda: "Ahhh baiklah ayah dan bunda akan selalu menunggu kalian! "
Dani: "Oke bun! Aku istirahat duluan, Bunda juga jaga kesehatan yak jangan terlalu kecapean! Sampaikan salam dani buat ayah! Selamat istirahat bunda! "
Hilda: "Iya nak bunda juga mau istirahat! "
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
1 minggu kemudian..
"Kak aku mau shoping! "
"Nanti sore kan kita mau holiday..Nanti aja yak shoping nya! "
"Holiday apaan cuma ikut kamu kerja aja. Maksud aku tu kita Shoping sekalian buat keperluan disana loh kak! "
"Iya iya ayo kita shoping sekarang! "
Esta tersenyum penuh kemenangan. Akhirnya dia bisa shoping bersama suaminya setelah 1 minggu ini. Padahal dia diberi kartu ATM sendiri oleh dian suaminya, tapi rasanya berbeda jika ditemani dian.
Setelah beberapa menit...
"Ayo aku udah siap!!!! "
"Ini alasan aku selalu malas ngijinin kamu keluar sayang! "
Ucap dian menggenggam tangan esta sambil berjalan memasuki mobilnya.
"Emang kenapa si? "
"Karena kau selalu tampil cantik! Aku gak mau kamu jadi pemandangan para lelaki diluaran sana! "
"Lohh perasaan penampilan ku biasa aja loh?"
"Itu dimata kamu, tapi menurutku kamu itu selalu tampil cantik tiap hari walau pakai baju model gimanapun kamu ngerti gak si? "
"Iya aku ngerti sayang! Malah aku seneeeeeeeeeng banget berarti kamu tak pernah lelah mencintaiku"
Esta memeluk dian yg sedang fokus menyetir mobilnya.
15 menit kemudian...
Keduanya telah sampai di sebuah mall terdekat.
"Yaudah si kamu gak usah lari-lari gini sayang! "
Dian tersenyum bahagia melihat istrinya begitu bahagia. Dian sadar, bahwa tak semua wanita menginginkan uang.Terkadang kebersamaan juga sangat dibutuhkan oleh seorang wanita. Dia melihat esta selalu bahagia ketika bersamanya, senyumnya yg alami tak dibuat-buat membuat dian semakin sayang terhadap istrinya itu.
Esta menggenggam tangan suaminya tanpa terlepas.
"Pokoknya aku gak mau kamu digenggam oleh wanita lain! "
Dian menahan tawanya mendengar ucapan esta.
Esta dan dian berujalan mengelilingi mall besar itu. Esta nampak senang sambil memilih banyak baju.
"Mmmm nanti kalau pulang kita mampir dulu ke supermarket yak! "
"Iya terserah kamu aja! "
Esta terus melanjutkan belanjanya. Dari toko satu ke toko yg lain. Dian sampai lelah dan sedikit bosan karena inilah sebab dian selalu malas jika diajak esta belanja.
Lalu esta berhenti di toko pakaian lelaki.
Dia nampak mengambil beberapa baju kemeja, dasi, celana, dan kaos kaos yg cocok buat hangout.
Karena jika dian yg disuruh milih baju, pasti dia bakalan kebingungan sendiri. Semenjak menikah, semua pakaian dian dari mulai pakaian kerja ataupun t-shirt lainnya esta lah yg mengatur. Dian hanya tinggal pakai saja.
"Mmmm ikut aku! "
__ADS_1
"Kemana lagi ini yatuhan!!!! Kaki ku sudah mau patah! Untung dia istri gue! "
Dian mendengus kesal dalam hatinya.
Tiba-tiba dia berhenti di sebuah toko yg nampak berjejer baju couple dan semua yg serba couple. Toko ini sepertinya tempat yg cocok buat pasangan kekasih atau pun suami istri yg masih muda-muda.
"Kamu suka yg mana? "
Esta memegang 2 pasang baju yg di tangan kirinya berwarna hitam dan di tangan kanannya berwarna kuning.
"Aku gak suka dua-duanya! "
"Gimana kalau yg ini? "
Respon dian sama tetap menggelengkan kepalanya tanda ia tak setuju.
Lama mereka memilih-milih pakaian disana namun tak ada yg cocok menurut keduanya.
"Nahhh ini bagus sayang?? kau lihat ini! "
Dian mengambil baju berwarna coklat muda yg menurutnya bagus dan tak terlalu alay.
"Oke deal! Aku juga suka yg ini! "
Setelah beberapa jam akhirnya selesai sudah mereka berbelanja. Dan waktu sudah menunjukkan saatnya makan siang.
"Kita makan dulu! Aku gak mau istriku yg cantik ini mati kelaparan karena baju yg kamu beli ini gak akan bisa dimakan! "
Dian menarik esta menuju cafe yg ada di mall itu.
esta hanya tersenyum kecil sambil mengikuti langkah kaki dian.
Saat sampai disana..
"Esta! Dian! Sini! "
Ada orang yg memanggil nama pasangan itu.
"Hai put! Rio!"
Ternyata putri sahabatnya yg memanggilnya itu. Dian dan esta menghampiri keduanya dan duduk bersama disana.
"lo dari tadi disini? "
tanya esta sambil memesan makan siangnya.
"iya ta aku sama mas Rio abis belanja sekalian makan siang.."
Lalu putri melihat banyak papper bag yg di bawa esta.
"lo mau kemana woyyy? Banyak banget tu belanjaan? "
"yaa kayak gak tau aja gimana sahabat lo ini putri! Dia jarang Shoping, tapi sekalinya dibawa ke mall kau lihat sendiri lahh! "
Jawab dian.
"Sama aja kali bro! Gue juga suka capek nemenin dia nihh!"
Rio menjawab perkataan dian.
"Udah udah gue laper banget! jangan banyak bicara! "
Esta nampak kesal.
"Gimana bro proyek papa gue? "
tanya Rio.
"Proyek nya berjalan lancar! Tugas gue udah selesai kebetulan! Nanti sore gue langsung berangkat ke Yogyakarta karena ada proyek baru disana! "
"Syukur lah kalau semuanya berjalan baik.. Wahh lo bakalan nambahin dompet aja nih"
Ledek Rio
"Iya nambahin dompet dan dia yg menghabiskan nya haahhaha! "
Sambung putri.
"Gak papa lahh gue kan istrinya putri"
Jawb esta ikut tertawa.
"Jadi bakalan LDR lo sama dian? "
"Enggak gue mau ikut sambil holiday dong! "
"Wahh gak ajak-ajak nihh orang yak!"
"Males ahh ngajak lo mahh put! "
Semuanya nampak selalu bahagia. Persahabatan mereka tak pernah ada yg namanya pertengkaran.
"Ehh Ngomong-ngomong nihh!Gimana yak sekarang perasaan dilla sama dani? "
Tanya putri.
"Kita gak usah ganggu put, lo pasti tau lahh jawaban nya...Sebentar lagi juga pasti ada yg nyusul naik pelaminan hahaha"
Semuanya tertawa mendengar ucapan konyol esta.
Terimakasih yg sudah setia membaca karya ku ini😊
__ADS_1
Jangan lupa vote nya yaaa!!! 🤗