Kamu Jodohku

Kamu Jodohku
episode 33


__ADS_3

"Ahhhh dilla! Lo cantik banget! "


"Iya dill, gue jadi ke inget dulu pas mas Rio lamar gue! "


Putri dan esta terus saja memuji penampilan dilla malam ini. Dilla di rias oleh tangan tangan indah tim Make-up engagement ternama yg sudah dani sewa untuk menanggung jawabi semua acara pertunangannya.


Balutan indah kebaya modern berwarna navy itu mampu menambah kecantikan dilla. Ditambah banyak mutiara-mutiara menghiasi baju tersebut. Dengan bawahan kain batik yg sedikit di variasikan. Sungguh terlihat indah nan anggun. Tak lupa higheels yg senada dengan pakaiannya itu.


Rambutnya yg diikat ke atas dan pinggirnya yg dibiarkan sedikit tergerai ke bawah. Hiasan rambut yg tak terlalu mewah namun menambah kesan kedewasaan diri dilla.


"Udah liatin gue nya? Awas loh kalian bisa ileran haha! ". Ucap dilla yg ingin tertawa melihat sahabatnya yg sejak tadi memerhatikan dilla.


" Lo ngaca dehh! Lo itu pangling banget dill sumpah gue gak bohong! ". Ucap esta


" Seandainya kamu perempuan! Kelak kamu harus cantik kayak onty dilla ini ya nak! ". Putri mengelus perut nya.


" Onty esta juga cantik dong put! ".


" Udah-udah! Onty dilla doakan jika kamu perempuan harus cantik dan baik-baik kayak kita bertiga! Jika kamu laki-laki harus tampan seperti papa kamu, dani, dan dian! oke? ". Doa dilla untuk jabang bayi yg di kandung putri


" Nahh itu baru adil! Dilla emang selalu menjadi penegak keadilan! ". Ucap esta.


" Kita foto-foto bertiga dulu yuk! ". ajak putri


Mereka bertiga berfoto terlebih dahulu sebelum acara nya di mulai. Entah berapa kali mereka berfoto. Atau bahkan galeri nya mereka sudah penuh dengan foto-foto mereka tadi.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Di tempat lain nampak seorang pria yg nampak sedikit tegang. Keringat mulai bercucuran di wajahnya. Dia benar-benar merasa gugup. Lebih gugup dibandingkan ketika ia sedang meeting bersama client.


" Udah dong bro santai aja.. lo udah nyiapin kata-kata nya belom? Kalo belom nanti kita yg ajarin yakan yo? ". ucap dian sambil tertawa


" Iya lahh bro lo harus percaya diri! Tunjukkan kegagahan seorang dani di depan dilla! Lo pasti bisa! ". Rio menepuk pundaknya dani memberikan semangat.


" Asli kok gue deg-degan gini ya! "


Jujur! Dani sebenarnya sedang memikirkan bagaimana keadaan Roy asistennya yg sejak kemarin tak ada kabar. Namun ia ingin menyelesaikan acara spesial nya itu terlebih dahulu.


"Lo punya masalah dan? Cerita lahh sama kita! ". Dian sudah bisa menebak dari mimik wajah dani yg terlihat cemas


" So tau banget lo di! Enggak gue gak ada masalah kok! ". Dani mencoba menutupi kekhawatiran nya itu


" Kita sahabatan udah lama, gue tau lahh! Ayo cerita sama kita! ". Dian tak bisa dibohongi


"iya dan gue juga kan udah jadi sahabat lo sekarang! ". sambung Rio


" Oke oke gue cerita! Iya sebenarnya gue lagi ada sedikit cemas! "


"Siapa yg lo cemasin? ". tanya Rio


" Roy! Asisten gue! Sejak kemarin malam dia gak ada kabar! Gue hubungi handphone nya sama sekali gak aktif! Gue takut terjadi apa-apa sama dia! Udah gitu aja si! "


"Ohhh gitu.. emang dia ada dimana? ". tanya dian


" Dia udah lama tinggal disini yaa sejak kita ketemu dulu! Dia tuh bener-bener kaki tangan gue! Entah sudah berapa tahun dia mengabdi di keluarga gue! Sejak kakek gue masih hidup, roy itu sudah jadi orang kepercayaan keluarga gue! Makanya gue khawatir banget! ". Jelas dani


" Hmmm gue juga bingung si kalo gitu masalahnya! ". seru Rio


" Yaudah gini aja! Kita harus fokus do acara pertunangan ini! Soal Roy, bisa kita urus setelah semuanya selesai. Lo tenang aja kita pasti bakalan bantu kok! Inget! Lo harus fokus melamar dilla! Jangan sampai lo ngecewain dia awas ya! ". Dian memang orang yg paling konyol diantara 6 orang itu. Tapi Dian juga bisa bersikap dewasa dan setia kawan ketika sedang di posisi serius. Dian tak pernah meninggalkan sahabatnya dalam keadaan susah. Selagi ia mampu membantu, dia pasti akan sukarela berkorban.


" Thanks ya! Kalian emang sahabat gue! "


Ketiganya berpelukan sambil menepuk punggung satu sama lain.

__ADS_1


"Apapun masalah lo, jangan di pikul sendiri ya! Ada kita! ". Ucap Rio


Walaupun Rio baru mengenal dani dan Dian, namun Rio sudah bisa memahami satu sama lain. Rio merasa menjadi punya banyak keluarga. Apalagi ketika mengenal esta dan Dian. Hidup selalu penuh warna karena hal-hal konyol yg dilakukan sepasang suami-istri itu.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


"Arghhh sialan!!!! Kenapa pake macet segala lagi! Pasti bos akan marah mendengar ini! "


Sekelompok orang tengah terjebak macet parah di jalan menuju kediaman dilla. Kemacetan itu terjadi disebabkan adanya kecelakaan dan itu pasti akan sangat lama.


"Aduhh gimana nih bos? Udah mau jam 9! Tinggal 10 menit lagi! ". Ucap anak buahnya


" Diem lo! Gue juga bingung nih! ".


" Mana masih jauh lagi! Pasti gak bakalan keburu bos! ". Ucap anak buah yg lainnya.


Terdapat 5 orang pria dengan tubuh yg gagah gagah bak preman-preman yg ada di terminal. Siapakah mereka?


Alena jessica hadiwinata! Ya, mereka adalah orang suruhan Alena agar bisa menghancurkan acara pertunangan dani yg tak diketahui olehnya dari kemarin.


Dengan posisi dirinya yg masih di Kalimantan, tak mungkin bisa menyusul dani dan dilla yg sebentar lagi akan bertunangan.


Apalagi jika ia tau kalau rencananya akan gagal lagi karena mobil yg ditumpangi anak buahnya sedang terjebak macet yg sangat panjang dan akan sangat lama seperti nya.


Flashback


" Hallo bos ada informasi penting! " Ucap seorang pria di telepon milik Alena


"Katakan! "


"Dani dan dilla ternyata sudah kembali ke Jakarta! Bahkan mereka akan bertunangan nanti jam 9 malam! ". ucapnya lagi.


" Persetan! Argghhh! Kenapa gue bisa kecolongan! ". Alena prustasi


" Kalian hancurkan acara itu! Saya tak mau dengar kalian gagal lagi! Jika kalian berhasil, saya akan kasih upah kalian 10x lipat! "


" Hahaha bagus!!! Kalian emang bisa diandalkan! ".


Alena tersenyum puas karena ia bisa melakukan apapun yg ia inginkan.


" Jangan panggil gue Alena jika tak bisa mendapatkan apa yg gue inginkan! "


Kekesalan nya semakin menjadi ketika mendengar kalau dani dan dilla akan bertunangan. Jika sampai itu terjadi, berarti ia kalah lagi oleh dilla.


"Untung mahluk ini (Roy) belum kabur! Jadi gue bisa manfaatin dia buat mengancam dani! "


"Dilla dilla! Kita lihat siapa yg akan memiliki dani seutuhnya! " Ucapnya.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Di halaman rumah dilla..


Orang-orang sudah mulai berdatangan dan duduk di kursi yh sudah di sediakan. Tak banyak orang yg dani undang, hanya sekitar 50 orang saja. Diantaranya para koleganya, keluarganya, sahabat-sahabat dilla, keluarga dilla, dan kerabat terdekat keduanya.


Di halaman rumah yg sudah di penuhi meja bundar dan kursi-kursi yg tertata rapi. Lampu tumbler berwarna kuning menghiasi tempat itu. Carpet merah yg terbentang panjang, di ujungnya terdapat sebuah dekorasi yg mirip pelaminan namun lebih sempit. Terdapat tulisan Engagement of Dilla & Dani yg dipinggir nya terdapat dekorasi bunga yg sudah tersusun rapi oleh team Decoration engagement. Lilin-lilin kecil sudah tersusun indah di pinggir sepanjang jalan red carpet.


Kedua keluarga dani dan dilla sudah terlihat duduk disana. Esta, dian, putri, Rio, dan dani sudah tak sabar menunggu kedatangan dilla.


Saat jam menunjukkan pukul 9 malam..


"Pass! Ayo Dan semangat! ". Dani menyemangati dirinya sendiri.


Dilla yg berada di kamarnya langsung keluar ketika dipanggil team make up.

__ADS_1


Dilla berjalan dengan anggun nya menuju halaman rumah tempat acara pertunangan itu digelar.


Tapi tiba-tiba..


Jlep...


Semua lampu padam. Tak ada suara satu orang pun disana. Dilla kaget dan tentu ia merasa takut. Hanya kegelapan yg menyelimuti tubuhnya.


" Ka..kalian dimana? ma? Pa? Ta?? ". Dilla coba memanggil orangtua dan sahabatnya.


" Lilin? "


Dilla sedikit lebih tenang karena lilin-lilin putih yg sudah hidup dan menerangi jalan nya dilla. Dilla terus berjalan menyusuri karpet merah itu hingga ia sampai di tempat yg di dekorasi dengan indah.


Dilla tersenyum bahagia. Di sana, di tempat indah itu telah berdiri sosok yg dicintai dilla. Syahdani maulana Wijaya yg akan melamarnya saat ini juga. Dilla baru sadar ternyata itu bagian surprise yg dani berikan untuknya.


Keduanya saling menatap wajah. Dani menggenggam erat tangan dilla..


" Aku sudah menunggu saat ini untuk waktu yang lama. Untuk mengatakan ini, aku butuh banyak waktu. Mempertimbangkan segala hal yang mungkin terjadi.


Bermunajat pada Tuhan untuk menentukan pilihan yang paling tepat. Berkali-kali ku tanya pada hatiku sendiri. Sudah tepatkah pilihanku?


*Dan berkali-kali pula jawaban ku tetap sama!


Will you marry me*? "


Kata-kata indah dan romantis pun keluar dari mulut dani. Dia menyampaikan kata-kata yg sudah ia siapkan sejak lama tanpa terlepas menatap wajah dilla.


Semuanya mulai menegang. Saat dilla hendak menjawabnya..


"Yess i will merried with you! "


Dani memeluk dilla dengan erat. Ia tak menghiraukan banyak orang disana.


Seketika lampu-lampu kembali menyala. Menambah keindahan suasana di halaman rumah dilla itu. Malam yg cerah seperti sangat mendukung atas kisah cinta mereka. Semua orang ikut berbahagia, tak kecuali orangtuanya dilla yg sejak dulu merawat putri semata wayangnya itu hingga dewasa seperti saat ini.


" pa! Anak kita! Mama jadi terharu dehh! ". Silla memeluk Fandy suaminya dengan airmata yg menetes sedikit tanda kebahagiaan.


" iya ma! Papa juga jadi teringat 30 tahun yg lalu dimana papa melamar mama dengan penuh perjuangan! ". ucap fandy sambil bernostalgia 30 tahun ke belakang


" Kebahagiaan dani memang berada pada dilla bun! Lihat! Senyuman yg begitu murni terpancar di wajahnya! ". Baru kali ini niko melihat senyuman kebahagiaan dani jelas sekali menempel di wajah tampannya.


" Bunda jadi merasa bersalah dulu telah memisahkan mereka yahh!". Hilda memang tak mengetahui soal hubungan dani dan dilla.


"Sudahlah! Yg lalu biarlah berlalu! Bunda gak salah, justru Bunda lah yg menguji kesetiaan cinta putra kita. Bunda liat sendiri? Bagaimana pengorbanan dani untuk mencari dilla, bagaimana ia menahan perasaan nya demi dilla, dan itu suatu kebanggaan bagi orangtua bukan? Ayah sangat bersyukur banget, karena Tuhan telah menakdirkan Bunda sebagai pendamping hidup ayah! ". Niko memeluk pinggang istrinya ..


" Mas 2 tahun yg lalu kau mengatakan kata yg sama di saksikan keindahan pantai anyer.. ". Ucap putri mengingat ketika Rio melamar nya dulu.


"Dan sekarang kita tak akan berdua lagi.. ". Rio melanjutkan ucapan putri dengan tangan kanan merangkul pundak putri dan yg kiri mengelus perut nya.


Semua orang ikut merasakan aura kebahagiaan di malam pertunangan itu. Suasana mendadak jadi romantis. Termasuk pasangan konyol itu, siapa lagi kalau bukan esta dan dian yg ikutan so sosweet..


" Dulu kamu gak pake bahasa Inggris kak? Rio pake, dani pake, cuma kamu si yg enggak! "


Dulu dian melamar esta dengan kata-kata yg sangat to the Point


" Ya gakpapa lahh..asal kamu tau,cinta aku ke kamu tu gak bisa di terjemahkan oleh bahasa apapun sayang! ". Dian memeluk esta sesekali mengelus ujung kepala nya.


" I love you! ". Esta membalas pelukan itu


Wajar si mereka masih bisa di bilang pengantin baru, karena usia pernikahan nya yg baru 3 bulan.


Kisah cinta dani dan dilla sangat menjadi inspiratif. Jarang sekali anak muda yg bisa bertahan tanpa adanya kepastian. Namun mereka mampu membuktikan bahwa kesetiaan itu masih ada dan masih berlaku.

__ADS_1


Terimakasih untuk readers yg selalu setia membaca karya ku ini🤗


Jangan lupa vote nya🙂


__ADS_2