
Kotak kecil itu..
"Kamuuu???Kamu hamil put???"
Esta sangat kaget sekaligus senang.
Putri dan Rio hanya mengangguk sambil tersenyum.
Semuanya mendekat ke arah esta.
"Ini benar-benar garis dua!!Lihat yahhh"
Bu Ningrum histeris sambil menunjukkan pada suaminya.
"Akhirnya kita punya cucu ya Bu"
Ucap pak Harun terharu.
"Kita juga akan jadi nenek kakek yaa pa..Makasih sayang.."
Mama sonya juga sangat senang dan terharu.
"Iya ma..Kamu harus jagain istri kamu yaa"
sambung pa Bima.
"Udah berapa minggu put?"
esta bertanya.
"Baru juga 2 minggu taa..".jawabnya Putri.
" Berarti waktu ke acara nikahan aku??"
Esta tidak melanjutkan ucapan nya
"Nahh waktu aku udah telat datang bulan taa." jelas Putri.
"Mantap nihh mama muda sama papa muda"
Canda dian sambil tertawa.
"Ahhh pokonya aku seneng bangettt..Kamu jaga ponakan aku yaa put awas saja"
ucap esta sambil melotot ke Putri.
Mereka hanya tertawa saja.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Ngurah Rai Airport
Hanya butuh waktu kurang lebih 2 jam dilla sampai di tujuan.
Bu ranty sengaja mengambil perjalanan malam agar besok pagi mereka sudah fit.
Bu ranty langsung saja bergegas menuju hotel yang sudah ia booking.
"Dill kamar kamu di nomor 999.Kamu duluan aja yaa saya ada urusan sebentar. Soal semua barang biar asisten saya yang atur. Kamu istirahat buat persiapan besok ya"
Perintah bu ranty.
"Baiklah bu..Saya duluan"
jawabnya sopan.
Dia segera menuju kamar nya sambil fokus memainkan ponsel nya.Saat dia sedang berjalan di lorong sekitar kamar nya itu tiba-tiba..
Jedugggg...
"awwww"
Dilla meringis memegang ujung Kepalanya.
"Ma..maaf saya tidak melihat..Apa kamu baik-baik saja??"
Tak sengaja Dilla menabrak seorang pria yg tidak dikenal nya.
"Tak apa tuan..Saya juga salah kok tadi jalannya gak fokus"
ucap Dilla.
"its oke..saya permisi dulu"
ucap pria itu sambil melanjutkan jalannya meninggalkan Dilla.
"silahkan"
Dilla pun langsung membuka pintu kamar yang sudah disewa bu ranty.
(Siapa wanita itu??Kok jantung ku berdegup kencang gini??ahh mungkin perasaan ku saja)
Ucap pria itu yang ternyata itu adalah Dani..
(Kok aku deg-degan gini sii??)
Dilla pun merasakan hal yg sama. Dia merasa ada sesuatu yang aneh dengan hati nya. Namun ia tak memikirkan kan hal itu.
Andai saja Dilla tau kalau itu dani mungkin kebahagiaan nya akan sangat lengkap.
Begitu juga dani, dia sama sekali gak tau kalau wanita tadi itu wanita yg selama ini dia cari. Mungkin waktu saja yg belum mengijinkan mereka untuk bertemu.
Ternyata Dani dan orangtuanya sedang berlibur disana.Sudah hari ke tiga Dani merefresh otak nya di bali.
Memang benar kata orang kalau jodoh tak akan kemana. Buktinya saja keduanya sama-sama menjaga hatinya.
Penantian nya selama belasan tahun ini pantas di acungi jempol.
__ADS_1
Tidak ada angin apa-apa mereka di pertemukan di lorong kamar hotel. Walaupun keduanya tak saling mengenal karena wajah nya yg sudah berubah.
Bukankah itu sesuatu yang sangat jarang??
Kalau saja Dilla bertemunya dengan orangtua Dani mungkin kerinduan mereka akan terbayar hari ini juga.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Keesokan Harinya..
Pagi ini Dilla akan menjadi model untuk launching hasil karya nya dengan bu ranty. Dilla sangat bahagia karena akhirnya cita-citanya tercapai juga. Baru juga 1 tahun dia bekerja sebagai desainer tapi sudah melaunching kan pakaian yang sangat woww..
(Kenapa dengan aku??kayak baru pertama kali aja ketemu cowok??ahh anehh banget lo dill) gumamnya heran sendiri.
Sampai tak sadar kalau bu ranty sudah di kamarnya.
"Kamu baik-baik aja kan??gak sakit??"
tanya bu ranty karena melihat Dilla yg sedang melamun di depan meja riasnya.
"sa..sa.. saya baik-baik saja bu!!Kapan bu ranty kesini? maaf saya gak dengar"
ucapnya gugup karena ketahuan sedang melamun.
"Baru saja kok! Kita sarapan dulu yuk! Nanti pukul 9 acara nya akan dimulai"
Ajak bu ranty.
"Hmmm baiklah bu ayo! "
jawab Dilla.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
"Kamu hati-hati dijalan nya yaa.. kabari aku kalau udah sampai"
Ucap esta sambil membenarkan dasi suaminya saat berangkat ke kantor.
"Iya istriku yang super duper bawellll"
Jawab dian.
Dia emang paling suka kalo ngegombalin istri nya itu.
"Apa bawel???"
Esta melotot menatap dian.
"Bawel dan cantik"
cup...
Satu kecupan mendarat di bibir cantik esta.
Itulah hal yg paling esta suka dari dian. Dian selalu menciptakan hal-hal sederhana menjadi luar biasa.
"Kamu mau kerja atau mau menggoda istri kamu ini hmm?? "
Esta tak mau kalah menggoda dian dengan membisikkan suara nya ke telinga dian.
"Sekarang aku mau kerja..Tapi pulang kerja kamu siap-siap aja"
Dian selalu saja membuat esta merah merona pipinya.
"Sudahh ahh kamu berangkat sana nanti telat lohh"
Esta sengaja tidak ingin berlama-lama dengan suasana seperti itu mungkin takut hasrat nya terpancing.
"Oke baiklah..jaga rumah dan jaga hati"
Dian bergegas pergi setelah esta mencium punggung tangannya.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
"Kenapa aku selalu membayangkan wanita tadi malam ya??serasa ada yg beda tapi...Arghhh lo kenapa si dan? "
Dani pusing sendiri karena dia juga merasa anej dengan perasaan nya.
Namun dia tak terlalu menghiraukan nya karena kan tujuan dia kesana tu buat refresing bukan malah makin stress.
Dia mengajak ayah dan bundanya berjalan jalan sekitaran pantai.
"Makasih ya nak udah nyempetin waktu buat bunda sama ayahh"
ucap bunda Hilda sambil menikmati keindahan pantai itu.
"Iya bun..sekali-kali Dani juga pengen punya waktu bareng kalian..Maafin Dani yaa karena baru sekarang bisa ajak kalian liburan"
"Tak apa nak kami sangat bahagiaaa banget bisa ajak kita liburan ditengah kesibukan kamu"
Jawab bunda Hilda lagi.
"Haiiii dan???wahh kita emang jodoh kali yaa bisa ketemu lagi disini"
Ucap seorang wanita yang sedang berjemur kayak bule-bule yang lainnya juga.
Tentu saja pakaian nya hanya memakai bikini saja yang memperlihatkan lekuk tubuh sexy dan belahan dada nya.
Dengan memakai topi khas pantai dan kacamata hitam.
"Ini siapa dan??Orangtua kamu ya??mmm hallo om tante senang bertemu dengan anda"
wanita itu benar-benar tak punya malu.
"Sudahkan basa basi nya??Entah petaka apa aku bisa bertemu dengan seorang ALENA JESSICA HADIWINATA yang terhormat ini"
. Ucap Dani dengan wajah kesal nya.
__ADS_1
"Benarkah??Kau terlihat sangat menggemaskan tuan."
Ucap Alena.
"oiya kenalin om tante! Aku Alena jessica hadiwinata. Keturunan dari keluarga hadiwina yg kebetulan rekan kerja dengan Dani"
Sambung nya lagi sambil mengulurkan tangan ke orangtua Dani.
"Saya Hilda dan ini suami saya Niko"
Ucap bunda Hilda singkat.
"ohhh jadi benar ini calon mertua aku??ahh kamu ini sengaja yaa mau ngenalin mertua ku ini"
Dengan senyum penuh kegilaan.
"Ayo bun! yahh! Gausah hiraukan orang gila ini"
Dani menarik kasar lengan keduanya.
"Bye bye sayangku"
Teriak Alena sambil dadah ke arah dani dengan senyum sinis nya.
(Tunggu saja danii!Kamu akan bertekuk lutut padaku)
Gumamnya.
Tatapan nya juga sangat tajam setajam silet.
"Siapa wanita itu nak??Kenapa dia bersikap seperti itu sama kamu??apa dia pacar kamu?? "
Bunda sangat penasaran akan wanita yg sedikit tidak sopan sama mereka tadi.
"Iya nak siapa dia??ayah sampe ngeri liat pakaian nya kayak gitu"
Sambung ayah niko lagi.
"Dia Alena yahh! bun! Anak kolega ku yah! bun! Udah lama dia mengejar-ngejar aku namun aku selalu menolak nya.
Aku gak suka sama wanita seperti Alena tadi..
Dia selalu berlebihan. "
Dani menceritakannya dengan wajah jijik.
"ohh pantesan saja dia bilang kita calon mertuanya.. ihh bunda si gak mau punya menantu kek gitu..Walaupun cantik tapi urat malu nya udah putus kayaknya."
Baru saja bertemu bunda Hilda sudah bisa menebak perwatakan Alena.
"Emang ayah juga mau!?ya gakmau laa bun..Dandanan nya udah kayak wanita di dugem gitu ihh ngeri"
Ayah niko menggelengkan kepalanya sambil mengangkat pundak nya.
"Lagian dani juga masih ingin nyari dilla bun! yahh! Dani hanya ingin dia"
Ucap Dani dengan mantapnya.
"Hmmm iya sayang bunda selalu mendoakan mu"
Seru bunda Hilda.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Di rumah putri dan Rio sedang dilanda kebahagiaan yang tiada tara.
Setelah Pernikahannya 2 tahun yang lalu kini membuahkan hasil yang sangat berharga.
2 tahun ini putri menjalankan tugas nya itu sebagai polwan.
Berkat kinerja nya yang baik, dia diangkat menjadi kepala bagian. Yang dulu bekerja panas-panasan dijalan mengatur lalu linta, sekarang dia hanya bisa duduk manis menerima laporan.
"Rasanya baru kemarin kita nikah ya sayang.."
Ucap putri sambil memegang foto pernikahan nya.
"Dan sekarang kita akan bertiga..Membuat cerita indah di rumah ini"
Sambung Rio memeluk putri dari belakang menaruh dagu nya di pundak putri.
Tangannya mengelus ngelus perut istri nya yang masi rata itu.
"Aku bahagiaaaaa banget..rasanya kehidupan ku lengkap sudah"
Seru putri sambil tersenyum senang.
"Aku juga merasakan hal yg sama sayang"
jawab Rio.
Keduanya saling bersyukur memiliki satu sama lain.
_
_
_
**Cung buat readers yang penasaran dengan kelanjutan kisah cinta mereka?
Kalo author si sumpah deg-degan banget karena dilla dan Dani akan segera melepas masa kerinduan dan penantiannya.
Padahal kan author sendiri yg nulis kok author deg-degan gini yaa??
Intinya jangan lupa dukungan kalian semua🙏
__ADS_1
Vote, like, favorit, dan komentar yang sopannya yaa jangan lupa**!!