KAPTEN DINGIN

KAPTEN DINGIN
BAB 12


__ADS_3

Cristine pun sedang berjalan di lorong rumah sakit menuju ruangan Tante Hellena dirawat tadi, dengan memegang plastik yang berisi makanan yang di masanya tadi


kini Cristine berdiri di hadapan pintu ruangan tante Hellena,namun dari jauh dia melihat Hellena yang hendak ingin mengambil sesuatu, Cristine pun berlari dengan cepat menuju Hellena,tanpa melihat kiri kanan orang-orang yang berada di dalam ruangan itu karena dia sangat panik


"tante yampun kan aku udah bilang nggak boleh gerak-gerak, nanti luka jahitan operasi nya tambah sakit,tante gimana sih, untung aku datangnya cepat kalau nggak pasti tante jatoh"ucap Cristine dengan Omelan panjang


Abraham dan anak-anaknya Alvaro, Daniel, Danial dan Manuela yang melihat Cristine berlari masuk dan khawatir kepada mama mereka pun saling pandang dan tersenyum


"maafkan tante ya nak udah buat kamu khawatir"jawab Hellena pada Cristine


"iya tante nggak papa kok,tapi kalau Tante seperti tadi lagi aku berjanji nggak akan memaafkan tante"balas Cristine dengan kalimat mengancam


Abraham, Alvaro, Daniel,Danial dan Manuela yang mendengarkan itu tersenyum


"ahh jangan ya,tante janji nggak bakalan kaya gitu lagi"jawab Hellena dengan suara rengekan


"ehemmm"dehem papa Abraham


Cristine pun kaget dan berbalik keasal suara di belakang nya,dan Cristine kaget melihat seorang pria di belakangnya,


"Cristine itu suami Tante namanya Abraham"Helena membuka suara dan memperkenalkan suaminya, karena dia tau pasti Cristine bingung

__ADS_1


"jadi ini suami tente ,kenalkan nama saya Cristine om ,"jawab Cristine sambil memperkenalkan diri nya


"oh iya Cristine dan disana mereka adalah anak-anak nya Tante ayo sini kalian kenalan sama Cristine"sahut Helena dan meminta anak-anaknya untuk memperkenalkan kan diri


"hai kak aku Manuela Zaila mahawira"kata Manuela memperkenalkan diri


"hai aku Cristine Aurelia"balas Cristine


"hai aku Daniel mahawira dan ini saudara kembarku Danial mahawira,"ucap Daniel memperkenalkan dirinya dan Danial


Cristine pun tersenyum dan menganggukan kepala


"aku Alvaro, trimakasih sudah menolong mamaku"ucap Alvaro lagi dengan muka datar


Cristine yang melihat muka datar nya alvaro hanya tersenyum kecil,tapi dalam hati nya berkata


cihhh dasar sok jutek banget nih orang , pasti nggak ada teman.kata hati cristine


"Cristine trimakasih sudah menolong istri saya,oh iya om minta nomor rekening mu biar om transferkan uang untuk mengati uang mu yang sudah membayar biaya administrasi istri om"kata pak'abraham


"nggak usah om saya ikhlas kok ngebantuin tantenya"sahut Cristine

__ADS_1


"nggak nggak pokoknya tante mau gantiin uang kamu,tante mohon terima ya"jawab Hellena


ya ampun disisi lain gue pengen uang gue balik,tapi disisi lain lagi gue nggak akan dapat berkat dari Tuhan kalau nggak ikhlas nolongin ibu Hellena 😭😭😭 nggak nggak gue harus nolak


"jangan tan aku benaran ihklas kok,"sahut Cristine lagi


"pokoknya tante mau gantiin uang kamu titik."tegas ibu Hellena


aduhh gimana ni gue harus punya cara biar nggak di balikin uang gue, daripada nggak dapat berkat dari Tuhan,aaha


akhirnya aku punya ide


"baiklah kalau tente memaksa,maka silahkan ganti uang saya sekarang dan anggap aja tante nggak pernah kenal sama saya, apalagi merasa berhutang sama saya,bgaimana tante" ucap cristine kepada helena dengan suara yang lantang


perkataan Cristine membuat mereka semua nya kaget, apalagi ibu mereka Hellena dia tidak ingin Cristine pergi karena dia sangat nyaman dengannya


"tapi nak kan tan--"ucap ibu Hellena,dan kalimatnya terpotong oleh Cristine lagi


"tante silahkan memilih,"sahut Cristine lagi dengan senyuman yang lebar


"iya baiklah tante tidak akan menggantikan uang mu, dari pada hubungan kita putus"jawabHellena dengan suara buang kecil

__ADS_1


"nah begitu kan bagus jadi kita sepakat ya tante dealπŸ‘" kata Cristine


tante Helena hanya terdiam,dan mengaggukan kepala, suaminya Abraham dan anak-anaknya hanya diam dan menyaksikan percakapan kedua wanita itu


__ADS_2