
hari ini adalah hari dimana alvaro akan berangkat satgas kepulau terluar.
sedari tadi juga Cristine merasa tak enak badan, tetapi dirinya berusaha untuk tetap kuat,agar alvaro tak cemas dan bisa berangkat dengan tenang.
"Dek kamu kenapa kok muka kamu pucat banget sih"tanya alvaro karena sudah mulai curiga melihat wajah cristine yang pucat
"aduh mas itu karena aku nggak pake makeup,makanya muka aku pucat banget kan,"ujar cristine bercanda agar alvaro tak curiga
"masa sih t–––"kata alvaro lagi namun dipotong dengan cepat oleh cristine
"tapi apa muka aku jelek iya,"ketus cristine.
alvaro yang mendengarkan ucapan cristine merasa heran padahal bukan begitu maksudnya.
"hah dek mas nggak bilang kamu kayak gitu"heran alvaro
"alah jujur ajah mas,aku tau aku itu nggak cantik seperti cewek-cewek yang lain yang selalu pergi kesalon memanjakan diri mereka.kalau mas mau cari yang baru silahkan."ucap cristine dengan emosi,
alvaro yang mendengarkan perkataan cristine merasa heran pasalnya selama dirinya menikah dengan cristine baru kali cristine berbicara seperti itu.
"kamu itu ngomong apa sih dek, heran deh mas sama kamu."kesal alvaro menatap cristine
Cristine Hanya diam saja, dirinya juga bingung kenapa dia bisa bicara seperti itu.
kok gue ngerasa ada yang aneh sama. diri gue ya.guman batin Cristine
__ADS_1
"udah nanti lagi gomongnya, sekarang mas sarapan dulu jam 10 kan udah kumpul"ujar cristine mengalihkan pembicaraan
namun siapa sangka alvaro akan dengan mudah begitu saja mengalihkan pembicaraan.
"jawab mas sekarang juga, maksud kamu ngomong gitu apa,"tegas Alvaro
"mas!!!.mendingan sekarang juga mas sarapan,aku lagi nggak mau ngomong"balas Cristine dengan suara yang tinggi
"nggak kamu harus ngomong,mas nggak mau kita bertengkar, sebelum mas berangkat"kesal alvaro,
"mas siapa yang bertengkar, nggak ada ya udah sekarang mas makan,aku mau siap-siap dulu,mau dandan cantik siapa tau ada tentara yang ganteng lewat"seru cristine dengan bercanda
"nggak usah genit–genit kamu,awas kamu kalau mas tugas terus kamu genit mas bakal kasih kamu hukuman"kata alvaro dengan ancaman
"dasar suami dingin"kesal cristine dan langsung pergi meninggalkan Alvaro yang memandang Cristine.
pelabuhan biak
siang ini semua ibu-ibu dan juga anak-anak telah berkumpul di pelabuhan.
mereka semua mengantarkan suami mereka,walau dengan tangisan para si kecil yang tidak ingin ayah mereka pergi, namun apa boleh dibuat.
sedangkan Cristine saat ini sedang berdiri sambil memandang alvaro yang sedang memimpin para anak buahnya dari TNI-AD.
bukan saja TNI-AD yang bertugas tetapi TNI-AL juga ikut bertugas,
__ADS_1
setelah upacara pelepasan keberangkatan satgas ke pulau terluar, mereka di berikan waktu 20 menit untuk bertemu dengan keluarga mereka.
Alvaro langsung tak ingin membuang waktu dan pergi menemui wanita yang sudah mengisi hatinya itu.
"dek,"panggil Alvaro dan langsung memeluk cristine, kedua insan itu tak peduli dengan orang-orang yang ada disitu.
"mas,hiks hiks"balas Cristine dengan tangisan
"udah nggak usah nangis,jaga dirimi baik-baik ya selama mas nggak ada,"kata alvaro pada cristine
"iya,mas juga jaga diri baik-baik disana ya,"balas Cristine
"iya. I love you"kata alvaro dan langsung mencium dahi cristine
"i love you to"balas Cristine lagi
setelah 20 menit semua prajurit satgas bertemu dengan keluarga mereka.kini saat nya mereka akan berangkat,
alvaro dan juga para rekan satgas nya langsung naik ke atas kapal.
sedangkan Cristine hanya melambaikan tangannya membalas lambaian tangan alvaro padanya,
kapal pun langsung berangkat,
(kapal yang digunakan oleh alvaro dan para rekannya)
__ADS_1
setelah mengantarkan keberangkatan alvaro cristine langsung pulang dengan para ibu-ibu kompi menggunakan mobil.