
cristine pun pamit untuk pulang setelah Alvaro memperkenalkan dirinya, cristine pergi dengan kesal didalam hati walaupun di wajah memasang senyum
yang manis tetapi hatinya sangat kesal
ngapain sih dia kenalin gue, apalagi ibu ibu yg sok jual mahal itu awas ajah nanti bakal gue balas.tutur batin Cristine
"ya ampunnn gue kok bisa lupa sih sama serly Dan Rere oh tidak pasti mereka bakal marahin gue,ini semua gara gara alvaro itu"ucap cristine pada dirinya sendiri
cristine segera pergi ke tempat dimana tadi dirinya duduk bersama kedua sahabatnya itu, tetapi saat tiba disana ternyata Serly dan Rere tidak ada disana dan mereka menitipkan pesan kepada pelayan restoran dan mengatakan kalau mereka sudah pulang duluan kerana perut Rere sakit jadi mereka tak bisa menunggu dirinya.setelah mendengarkan perkataan pelayan itu cristine semakin kesal karena kedua sahabatnya itu pulang tanpa menunggu nya,tapi apa boleh buat itu juga salahnya pergi begitu lama.
"ini semua gara gara pria aneh itu kalau saja dia tidak memperkenalkan gue pasti gue nggak bakal ditinggal pergi oleh serly dan Rere agrhhh"kesal cristine
cristine pun pergi keluar dari restoran menuju jalan raya untuk mencari taksi agar dirinya segera pulang.
"ya ampunnn taksinya mana sih,dari tadi kok nggak nongol!!"cibir cristine"ini
saat cristine sedang berbicara sendiri untuk mengeluarkan kekesalannya,suara seseorang mengagetkan dirinya
"mau pulang nggak saya anterin,"dehem alvaro
cristine pun menoleh ke arah sumber suara tersebut
__ADS_1
"ngapain sih kamu disini lagi,"kesal cristine
Alvaro yg mendengarkan perkataan cristine pun mengeraskan rahangnya
cristine yg sendang membelakangi Alvaro merasa bahwa dirinya sedang di perhatikan langsung berbalik kebelakang,dan ya nyalinya langsung mencuit ketika melihat tatapan mata elang Alvaro...
oh....tidak gue salah lagi kenapa gue lupa sih kalau pria dingin yang aneh ini memiliki kelainan ya..sesal batinCristine
"ee k--a-mu mau nganterin aku pulangkan ayo"ucap cristine dengan terbata-bata
Alvaro pun langsung berjalan munuju parkiran mobil dan diikuti oleh Cristine dari belakang
suasana didalam mobil sangat sunyi tidak ada percakapan antara kedua insan tersebut
cristine ingat loh nggak boleh membantah apapun yang dikatakan oleh pria dingin ini,ingat ingat.kata cristine dalam hati
Alvaro yang melihat cristine berdiam langsung membuka suara
"ingat tinggal dua hari lagi
pengajuan,jadi kamu Jangan keluar rumah terus,kamu harus hafalin semua berkas yang aku berikan,aku nggak mau kamu buat aku malu didepan atasan aku,"ucap Alvaro dengan suara yang tegas
__ADS_1
ck.. dasar emang gue pikirin hah,kalau harga di loh jatuh didepan bos loh kek, direktur loh kek,gue nggak peduli wleeek"cibir cristine dengan senyum usilnya dan melirik sinis pada Alvaro
"ngapain kamu senyum senyum kayak gitu,kamu pikir saya bakal tertarik sama kamu ya"tanya alvaro
cristine yang tidak terima dengan ucapan alvaro langsung angkat bicara
"what!!!!! maaf yah gue bukan wanita yang tergila-gila dengan TENTARA,gue itu tergila-gila dengan CEO gue ulang sekali lagi C-E-O paham kan"ketus cristine
Alvaro yang mendengarkan perkataan cristine langsung menginjakkan rem mobil,dan menatap tajam cristine seakan ingin merobek mulutnya dengan kedua tangannya
"aduhhh loh mau bunuh gue ya hah, kenapa loh nggak terima dengan ucapan gue"ujar cristine dengan menggosok dahinya yang terbentur
"sekali kamu bicara aku lemparin kamu dari mobil ini"ancam alvaro
dan langsung melajukan mobilnya menuju rumah kost cristine
kurang ajar ni cewek berani banget dia remehin gue, Nggak tau apa gue juga adalah CEO perusahaan, lihat ajah dia gue bakal lihat dimana keberanian dia saat berhadapan dengan ibu Persit yg lain hahah.tutur hati alvaro
20 menit akhirnya mereka sampai di depan rumah kost cristine bersama kedua sahabatnya itu
cristine pun turun, dari mobil Alvaro,dan menutup pintu mobilnya saat hendak mengucapkan terima kasih kepada alvaro, mobilnya langsung pergi
__ADS_1
"DASAR PRIA DINGIN YANG ANEH LOH"teriak cristine"dia pikir dia itu siapa hah dasar sombong dingin aneh"sambung Cristine lagi
kemudian masuk kedalam rumahnya