KAPTEN DINGIN

KAPTEN DINGIN
BAB 33


__ADS_3

Abraham dan keempat anaknya baru tiba di rumah mereka, dari depan rumah mereka mencium aroma makanan yang sangat enak


"hummmm wangi banget "ucap Manuela


"iya bener banget"setuju Danial


"pasti mama kalian yang masak"kata Abraham papa mereka


"iya benar pah kan siapa lagi kalau bukan mama"setuju Daniel


Alvaro memijat pelipisnya karena ocehan mereka, menurut alvaro pasti Mama mereka lah yang memasak jika bukan mama mereka siapa lagi.


kemudian mereka pun masuk ke dalam rumah


"mama kami datang"ucap Manuela saat melihat sang mama sedang berada di ruang keluarga.


"mama udah tau kalau kalian datang"Jawab Hellena kepada anak dan suaminya "apaan tuh yang di kantong plastik"tanya hellena


"oh ini martabak manis kesukaan mama, kebetulan tadi kita mampir beli"Sahut alvaro


"wah makasih ya kalian sayang-sayang nya mama"senang Hellena kepada mereka


"sama-sama"jawab mereka semua serempak


Hellena pun mengambil kotak martabak manis itu dan membawanya ke dapur, saat Hellena tiba di dapur betapa kagetnya melihat semua makanan yang dimasak oleh Cristine


"ya ampun syg ini kamu yang masak semuanya"tanya hellena


cristine yang mendengarkan pertanyaan Tante Hellena berbalik kebelakang menghadap Hellena


"loh Tante kok disini Tante kan masih nggak enak badan"khawatir cristine saat melihat hellena datang


"Tante udah mendingan kok,ini semua kamu yang masakan"ucap Hellena dan mengulangi pertanyaannya lagi.


"iya Tante"jawab Cristine


"syg kamu hebat banget pasti enak nih"puji Hellena


cristine yang mendengarkan pujian Hellena Hanya tertawa kecil,saat cristine dan Hellena sedang asyik menyajikan makanan di piring Alvaro masuk ke dapur untuk mengambil air


"mah buatkan aku jus alpukat ya"pinta Alvaro kepada sang mama, Alvaro masih belum menyadari bahwa didalam dapur itu ada cristine juga,karena dirinya masih sibuk bermain handphone nya


sedangkan Hellana dan cristine yang mendengarkan suara Alvaro saling memandang,dan Hellena yang mendengarkan permintaan sang anak langsung menjawab


"Al buah alpukat nya udah habis,tapi kalau kamu mau mama bikinun jus mangga"sahut Hellena


"nggak usah deh mah kalau bisa buat kan aku jus wortel aja "tolak Alvaro


Alvaron mengangkat kepalanya ingin melihat sang mama namun di kaget kan dengan cristine yang ada di samping sang mama


kok ada dia sih disini.ucap alvaro dalam hati

__ADS_1


cristine yang melihat alvaro menatapnya merasa risih


iiii ngapain sih lihatin gue mau gue tusuk matanya dengan ni pisau"omel batin cristine


Hellena yang tahu bawa kedua orang yang ada dihadapannya ini sedang saling menatap satu sama lain langsung berdehem


"ehemmm"dehem Hellena


cristine dan alvaro yang mendengarkan deheman Hellena langsung tersadar dari lamunan mereka


"Al bantuin mama taroh nih makanan di meja makan"pinta Hellena pada alvaro untuk membantu nya


Alvaro pun membantu sang mama mengangkat semua makanan untuk di hidangkan di meja makan


sedangkan Cristine diminta tolong oleh Hellena membuatkan jus wortel untuk alvaro,cristine pun melakukan permintaan Hellena.


"wah enak wangi banget,bikin perut ku jadi tambah paper deh"ujar Daniel, saat melihat semua makan yang ditaruh di meja makan


"mama emang paling jago deh kalau masak"puji Danial


"bukan mama yang masak ini"ucap Hellena


"lah kalau bukan kamu siapa yang masak dong syg, apalagi kan bi'Tutik lagi pergi"penasaran Abraham


wah nggak mungkin kalau tuh cewek aneh yang masak.protes batin alvaro


"iya mah"sambung Alvaro juga bertanya


"hah emangnya calon kakak ipar ada disini"kaget Daniel


"iya tuh di dapur lagi buatin calon suami nya jus "ucap Hellena


Alvaro kaget mendengar kan sang mama menyebutkan kata calon suami


kok merinding sih gue denger mama nyebutin calon suami"guman alvaro dalam hati


setelah semuanya beres cristine bersama dengan keluarga mahawira mulai menyantap hidangan yang sudah di masakan oleh Cristine sendiri tadi.


mereka semua tak hentinya memuji masakan cristine bahkan mereka menambah nambah lagi, cristine meresa senang karena mereka sangat menyukai masakan nya.setelah selesai menikmati makanan, mereka semua berkumpul di ruang keluarga sambil berbincang tentang kapan pengajuan pernikahan dan pernikahan mereka nanti, alvaro dan cristine Hanya diam saja dan membiarkan mama dan ketiga adiknya itu yang sibuk dengan rencana rencana mereka tentang pernikahan mereka.cristin yang melihat jam ditangannya telah menunjukkan pukul 10 malam, berpamit untuk pulang karena sudah sangat malam apalagi takut nya nanti tidak ada taksi yang lewat


"tanten om semuanya aku pamit pulang dulu ya"pamit cristine


"iya syg tapi nanti Alvaro yang nganterin kamu ya, soalnya udah malam nggak baik kalau perempuan pulang nya sendiri malam malam"ujar Hellena dan menyuruh Alvaro untuk mengantarkan cristine pulang awalnya cristine menolak tapi karena di paksa terus oleh tente Hellena dan om Abraham serta adik-adik alvaro jadi terpaksa dirinya menerima tawaran mereka


sekarang alvaro dan cristine telah berada di luar rumah alvaro masuk ke dalam mobilnya sedangkan Cristine masih diam saja memperhatikan alvaro, alvaro yang melihat cristine berdiam saja langsung membunyikan klakson mobil dan cristine pun kaget dengan suara klakson mobil alvaro itu


"mau pulang Nggak kamu"ketus alvaro


"mau kok aku mau pulang"sahut cristine


"makanya cepatan masuk"Suruh alvaro

__ADS_1


cristine pun segera membuka pintu mobil belakang alvaro dan masuk kedalam, alvaro yang melihat cristine duduk di kursi bagian belakang geram


"ngapain kamu duduk di belakang,kamu pikir saya ini supir"geram alvaro


"hah Kalau gitu aku duduk di mana dong,"kesal cristine


"kamu duduk di depan sini"jawab alvaro


"apa duduk di depan"kaget cristine


"iya cepatan Nggak usah ngomong lagi sekarang kamu pindah kedepan"Omel alvaro


dan cristine pun pidah ke bagian depan duduk di sebelah alvaro yang sedang menyetir mobil.


"bulan depan kita pengajuan"ucap Alvaro membuka suara


kaget cristine saat mendengarkan perkataan Alvaro bahwa bulan depan mereka akan pengajuan pernikahan sedangkan dirinya saja belum siap


"what Nggak salah dengar kan gue,"sahut cristine yang tak percaya


"hmmm pokoknya bulan depan kita pengajuan titik"tegas Alvaro


"nggak bisa dong pokonya nunda dulu gue belum siap"protes cristine


Alvaro yang mendengarkan protestan cristine meresa geram


"nggak ada yang namanya nunda, pokonya bulan depan,"tolak Alvaro


"kok git---"kata Cristine yang belum selesai


"sekali lagi kamu bicara aku nggak segan-segan nurunin kamu dijalan"potong alvaro dengan ancaman pada Cristine


cristine pun terpaksa diam mendengarkan ancaman Alvaro,dan memilih untuk diam.


setelah menempuh 30 menit perjalanan menuju ke rumah cristine akhirnya mereka tiba


cristine pun turun dari mobil Alvaro


"makasih ya udah nganterin"ucap cristine


"hmmm,ni isi nomor hp kamu"sahut Alvaro


cih ngapain sih minta nomor hp gue segala.gerutu hati cristine


"iya"jawab Cristine dan mengambil hp alvaro dan menuliskan nomor hp nya


"jangan coba-coba kamu sengaja salah ketik nomor"ancam alvaro


"nggak ko benaran nih nomor aku ko"gugup cristine


awalnya cristine ingin menngetikan nomor salah tetapi niatnya gagal ketika mendengarkan ancaman Alvaro yang seakan-akan sudah mengetahui niatnya itu.setelah memberikan nomor hp nya cristine pamit masuk kedalam rumahnya sedangkan Alvaro pulang kerumahnya.

__ADS_1


__ADS_2