KAPTEN DINGIN

KAPTEN DINGIN
BAB 42


__ADS_3

10 menit kemudian sebuah mobil putih berhenti di depan rumah kontrakan tiga serangkai itu siapa lagi kalau bukan Alvaro yang datang menjemput calon istribya itu cristine


Tok tok tok


Suara ketukan pintu


Klekk


Suara pintu terbuka


Cristine yang keluar menggunakan baju psk itu membuat dirinya lebih dewasa dan cantik sehingga membuat Alvaro takjub dengan kecantikan nya walau hanya mengunakan sedikit makeup di wajahnya


Cantik juga nih cewek aneh.puji batin alvaro


"Ehh kamu toh yang datang yaudah ayo berangkat" ucap cristine


"Hemm"sahut Alvaro


sabar sabar ya cristine,loh harus bisa menghadapi orang aneh kaya gini.kesal batin Cristine


Dalam mobil tak ada suara antara Alvaro dan cristine yang terdengar hanya suara kesunyian saja


"Kamu udah hafalkan semua nya tanpa ada satu pun yang terlewati kan?"tanya alvaro memecahkan keheningan


Cristine yang mendengarkan pertanyaan Alvaro hanya memutar matanya dengan malas


"Hemmmm"jawab Cristine begitu


Alvaro yang mendengarkan jawaban dari cristine seperti itu langsung kesal


"Bisa nggak kalau jawab yang sopan, jangan sampai kamu menjawab seperti itu di hadapan atasan saya"geram alvaro


"Iya gue udah hafalin semuanya tanpa ada jeda iklan"cemberut Cristine


Alvaro Hanya diam saja tanpa membalas perkataan cristine


Enak banget marahnya sama gue,loh juga tuh kalau di tanya hanya hemm hummm himmm homm ajah dasar aneh.cibir cristine dalam hati


Selama 25 menit akhirnya mereka berdua tiba di bataliyon


Hari pertama yang mereka lakukan adalah rikes di Rumkit AD


Cristine hanya diam saja dan melirik ke sekeliling, sedang kan Alvaro yang melihat cristine hanya diam tanpa bergerak untuk turun dari mobilnya langsung membuka suara

__ADS_1


"Kamu ngapain masih duduk aja,mau saya bukain lagi pintu mobilnya "ucap Alvaro dengan suara yang


Cristine yang mendengarkan perkataan Alvaro langsung angkat bicara


"TEPAT banget aku mau kamu buakain pintu mobilnya"jawab Cristine dengan senyuman yang manis tetapi hatinya benar-benar takut melihat tatapan membunuh Alvaro


Ya ampunnnn sok jago banget sih gue padahal nih jantung gue udah lari maraton.takut batin Cristine


Alvaro menatap tajam pada cristine seakan ingin membunuhnya saat ini juga karena beraninya cristine menyuruhnya membuka kan pintu mobilnya,


"Turun sekarang juga kamu jangan buat saya emosi!!"marah Alvaro


Cihhh baru gitu aja udah marah, gimana nanti kalau gue nikah sama dia pasti nggak ada romantisnya,hufff nasib nasib nikah karena hutang.kesal cristine dalam hati


"iya iya orang cuma bercanda kok"jawab Cristine


Cristine pun turun dari mobil dan berjalan mengikuti Alvaro yang berjalan didepan nya dengan raut wajah yang kesal


Saat keduanya sedang berjalan banyak pasang mata yang melihat keduanya mereka adalah para anak buahnya Alvaro dan rekan-rekannya yang sedang duduk di lapangan serta ada juga 10 anggota Alvaro yang pengajuan bersama pasangan mereka


"Siap kapten"ucap mereka serempak dengan memberi hormat pada Alvaro


Alvaro juga membalas dengan hormat pada anggota nya itu


"siap Ijin kapten mau pengajuan juga ya"tanya salah satu anggota Alvaro


"Iya, kamu' jugakan mau pengajuan selamat ya" jawab Alvaro kemudian memberikan selamat kepada anggotanya


"Siap ijin trimakasih kapten"sahut anggotanya itu


Alvaro kemudian berbalik kebelakang dan melihat cristine, Alvaro tahu bahwa cristine pasti sedang sangat kesal dengan nya


"Ayo duduk disini"ajak alvaro pada cristine dan dianggukan


Hah Nggak salah dengarkan gue dia bicara nya lembut banget,sok soan tadi ajah kayak harimau lapar minta ampun.kata cristine dalam hati


Hufff nih cewek baru berapa jam ajah sama dia udah lelah banget, pusing gue bertengkar mulu gimana coba kalau udah nikah nasib nasib.kata Alvaro lagi dalam hati


Alvaro tahu bahwa cristine pasti sangat takut dan gugup sedangkan cristine saat ini benar gugup dicampur kekesalan pada Alvaro


Aduh apa gue tanya aja yah sama dia ngapain coba periksa kesehatan gue kan sehat sehat aja deh.ucap batin Cristine


"Boleh nggak aku nanya"ujar cristine pada Alvaro dengan suara yang pelan

__ADS_1


Alvaro pun menoleh ke arah cristine


"Mau nanya apa"sahut Alvaro datar


Cihhh kayak nggak Sudi banget sih jawabnya.geram batin Cristine


"Ngapain sih kita harus periksa kesehatan kan nggak sakit"Tanya cristine


"Kamu nggak baca ya pesan yang aku kirim kemarin ya tahap-tahap pengajuan nikah nya"kesal Alvaro


Ya sejak kemarin Alvaro sudah mengirimkan pesan kepada cristine tentang tahap pengajuan nikah yang akan mereka lakukan


Apa jadi dia kemarin ngirim pesan ke gue wah gue nggak baca lagi,mana sempat dibaca gue aja lagi berkutat dengan berkas berkasnya dia kok huaw ibuku.kaget cristine dlm hati


"Jangan bilang kamu nggak baca saya nggak akan ngulangin lagi titik"tegas Alvaro


Cristine hanya memanyunkan bibirnya kedapan dan langsung mengeluarkan hp nya untuk membaca pesan yang dikirim Oleh alvaro kemarin


cristine hanya memutar matanya malas dan sempat kaget karena disina akan ada periksa keperawanan juga


Wah ini kayak udah ngelanggar kode etika nih, nggak ah malas gue kalau periksa kayak gini.gerutu cristine dalam hati


"Kok harus periksa keperawanan sih,gue nggak mau yah kalau kayak gitu"ucap cristine pada Alvaro


Alvaro hanya menahan emosi karena ucapan cristine, langsung mengajak cristine untuk ikut dengan nya


"Ayo komu ikut saya"ajak alvaro dengan berbisik


Cristine langsung mengikuti Alvaro,saat kedua pasangan itu berjalan banyak pasang mata yang memperhatikan mereka dengan senyuman mereka beranggapan bahwa kapten Alvaro dan calon istrinya sangat serasi


Setelah mereka tiba di parkiran Alvaro langsung angkat bicara


"Apa maksud kamu kaya gitu, pokoknya kamu harus periksa titik"geram alvaro


"Enak ajah kamu kalau ngomong,ini masalah harga diri gue emang mereka pikir gue perempuan Nggak baik gitu"kesal cristine


"Dengar yah bukan kamu ajah yang kayak gitu semua cewek yang mau menikah dengan tentara harus periksa dulu keperawanannya dan itu supaya memastikan apakah kalian itu sakit atau tidak" jelas alvaro singkat karna dia tak mau berbicara panjang lebar lagi karena saat ini yang dia harap adalah jangan sampai cristine aneh aneh


"Yaudah deh tapi awas kalau sampe macam-macam tuh dokter periksa gue bakal tonjok mukanya"cibir cristine


Huffff sabar sabar Al Jangan emosi.pasrah batin alvaro


Kemudian mereka kembali masuk kedalam sebelum nama mereka di panggil.

__ADS_1


__ADS_2