KAPTEN DINGIN

KAPTEN DINGIN
BAB 85


__ADS_3

💞. 💞


Hari ini sesuai dengan perintah dokter cristine dan kedua anaknya sudah diijinkan untuk pulang.


Kini mereka semua telah tiba di rumah,


Saat mereka sampai di rumah cristine di sambut oleh mama dan papa mertuanya serta ketiga adik iparnya.


"surprise"teriak mereka semua saat alvaro membuka pintu rumah


"Mama papa"kaget cristine langsung berlari memeluk kedua mertuanya.


Sedangkan Serly dan Rere mengendong kedua anak sahabatnya itu.


"Kaka ipar kita juga dong masa mama sama papa"cemberut manuela


"Hehehe maaf ya pelukan"balas Cristine langsung memeluk adik iparnya,


Tetapi Daniel dan Danial tidak diizinkan oleh Kaka mereka alvaro


"Kalian tidak usah"cegah alvaro menahan kerak baju kedua adik kembarnya.


"Ya ampun kak sama adik sendiri cemburu"kesal Daniel


"Bodoh amat"jutek alvaro


Sedangkan semua yang melihat tingkah alvaro dan kedua adiknya itu menggelengkan kepala


"Cucu Oma"ujar Hellena mengendong salah satu cucunya dari Serly


Dan Abraham mengendong cucunya yang ada di Rere


"Wah pah mirip banget sama Al waktu kecil"seru Hellena


"Iya mah"setuju Abraham

__ADS_1


"Oh iya Al kamu kasih nama apa anak-anak mu"tanya Abraham


"Arshaka mahawira dan Arzanka mahawira"jawab alvaro


Menunjukkan kedua anaknya yang kakak bernama arshaka dan yang adik bernama arzanka


"Waw bagus banget namanya mas aku suka"seru cristine


"Bagus"setuju Abraham kemudian mencium dahi kedua cucunya itu begitu pun dengan Hellena.


"Mama aku juga mau gendong keponakan aku"rengek Manuela


"entar ajah dulu, kasihan anak kakak, kalau digendong terus"tegas Alvaro


"Kaka aku belum gendong"rengek Manuela


"Iya bentar ajah kalau udah bangun,"balas alvaro langsung mengambil salah satu anak nya ke kamar kemudian kembali mengambil yang satu lagi,


"Kakak ipar pokoknya entar aku harus gendong keponakan aku"tegas manuela


"Iya iya"balas Cristine pasrah


_______


Malam harinya


Semua orang telah berkumpul di ruang keluarga alvaro dan cristine,ya walaupun rumah dinas Mereka tidak terlalu besar sekali tetapi cukup untuk menampung mereka.


Saat ini mereka sedang asyik bercerita sambil menikmati makanan yang disediakan oleh para wanita.


"Serly Rere makasih ya udah nemanin cristine di sini"ucap


"Sama-sama Tante,kita juga nggak keberatan kok, apalagi cristine itu udah seperti saudara kandung kita"balas serly


Hellena tersenyum mendengarkan perkataan serly

__ADS_1


"Terus kapan kalian berencana balik ke Bandung"tanya hellena lagi


"Rencananya sih lusa Tan, dan besok kita berdua mau kerumah kakak aku dulu,"Serly


"Oh iya berarti nanti kita barengan karena om juga lagi banyak kesibukan"balas Hellena


"Curang ah masa kalian semua mau ninggalin aku sih"cemberut cristine


"Hey siapa yang mau ninggalin kamu sih,orang kita mau pulang"cerewet Rere


"Ya setidaknya tunggu dulu Sebulan"lirih cristine


"Nggak"kompak serly dan rere bersamaan


Hingga membuat semua orang yang ada di dalam ruangan itu memandang mereka bersamaan.


"Kompak banget sih loh berdua,"heran cristine


"Udah ah yuk lanjut lagi makannya"ucap Rere mengalihkan pembicaraan


"Aku tau kak pasti udah nggak mau LDR lagi sama kekasih"usil manuela


"Wah cie cie,ada yang nggak sabaran nih"goda cristine


"Udah dong kak jangan godain terus, kasihan mukanya udah kayak tomat"sambung goda manuela


Rere dan Serly yang di godain seperti itu hanya memandang sinis pada cristine namun yang di tatap malah semakin menggodain mereka.


Dasar nih adik sama kakak nggak ada otak,bikin malu ajah,kesal batin Rere


Sahabat nggak tau berterima kasih.gerutu batin Serly


"Dek diam dong anak-anak lagi bobok"ujar alvaro pada cristine


"Hehehehe maaf mas"lirih cristine terpaksa menghentikan suaranya itu

__ADS_1


Karena sudah tengah malam, mereka pun menghentikan perbincangan mereka dan masuk kedalam kamar.


Karena di rumah dinas alvaro hanya ada tiga kamar, maka para wanita tidur di kamar kedua dan para lelaki tidur di kamar ketiga, sedangkan kamar pertama adalah milik alvaro dan cristine.


__ADS_2