KAPTEN DINGIN

KAPTEN DINGIN
BAB 67


__ADS_3

Waktu terus berjalan hari pun berganti terus tak terasa 2 hari lagi alvaro dan cristine akan segera berangkat ke Papua,


Cristine juga sudah memberitahukan kepada kedua sahabatnya itu Tentang kepindahan alvaro ke Papua,walau kedua sahabatnya itu tidak ingin melepaskan kepergiannya tetapi bagaimana mungkin karena sahabat mereka itu sudah menikah dan sudah menjadi tugas dan tanggung jawabnya untuk selalu mendampingi sang suami,


Cristine dan Alvaro juga sudah mengirimkan barang–barang mereka ke Papua,disana nanti akan di urus oleh para ajudan alvaro,


Di Papua Alvaro menjabat sebagai Danki kompi senapan C.


Dan juga tentang hak Alvaro seutuhnya pada cristine, alvaro belum memintanya,karena dirinya ingin mereka saling mengenal dulu satu Sama lain lebih dalam.


"Mas jadi besok udah serah trima ya"tanya cristine


"Iya,dan lusa kita langsung berangkat ke Papua,"jawab alvaro


"Ah mas sedih tau aku bakal pisah jauh dari keluarga dan para sahabat ku"sedih cristine


"Mas juga dek tapi mau gimana lagi,udah resiko kamu kalau nikah sama Abdi negara,harus siap meninggalkan keluarga,sahabat, bahkan kamu juga harus siap kalau mas pergi tugas dan hanya pulang dengan nama"jelas alvaro


"Ihhh mas ngomong apa sih,udah nggak usah ngomong kayak gitu lagi,"cemberut cristine karena mendengarkan perkataan alvaro


Alvaro yang mendengarkan ucapan cristine merasa senang,dan tau bahwa cristine pasti sudah mulai mencintai nya


"Loh emang gitu kok kenyata----"ucap alvaro namun di potong dengan cepat oleh cristine


"Mas,udah nggak usah cerewet deh mending Mading sana"kesal cristine karena tak ingin mendengarkan perkataan alvaro lagi


"Yaudah"pasrah alvaro namun sebelum alvaro pergi


Cup.alvaro mencium pipi cristine dulu, cristine yang mendapat serangan tiba–tiba langsung menatap Alvaro, sedangkan alvaro tersenyum dan mengedipkan matanya.


 


Kini tiba sudah waktunya keberangkatan alvaro ke Papua.

__ADS_1


Banyak sekali deraian air mata dari para sahabat dan juga keluarga yang mengantarkan keberangkatan alvaro dan cristine ke bandara


"Tin jaga diri loh disana ya"sedih Rere


"Iya awas ya kalau loh nggak ngabarin kita"sambung serly


"Iya gue pasti bakalan kabarin loh berdua kok tenang ajah ya muach"jawab Cristine sambil memeluk kedua sahabatnya itu.


"Sayang jaga diri baik-baik disana ya,mama pasti bakal rindu banget sama kamu"ucap Hellena tiba-tita


"Iya mah,aku juga pasti bakal rindu mama kok"balas Cristine dan memeluk mamernya


"Kaka ipar aku juga"rengek Manuela


"heheh sini gabung peluk"lirih cristine dan juga memeluk manuela


Sedangkan Alvaro saat ini sedang berkumpul bersama para pria siapa lagi kalau bukan ayah dan dua adik kembarnya itu serta para sahabat dan teman–teman kerjanya.


"Kak jaga diri baik-baik disana"seru Daniel


"Iya kalian juga jaga diri,dan ingat urus perusahaan dengan baik,jagain juga mama sama Ade"balas alvaro


"Siap kak"seru kedua adiknya bersama


"Bro jaga diri loh disana.dan selamat bertugas di tempat tugas yang baru"ujar sertu rudi


"Iya bro makasih ya,kalian juga jangan lupa jagain para keponakan aku"ucap alvaro pada ke empat para sahabatnya itu


"Siap bro"jawab Serda Teddy


"Siap kapten"sambung Sertu Adam


Setelah bercipika–cipika dengan para keluarga dan sahabat kini waktunya keberangkatan alvaro dan cristine.

__ADS_1


"Mah pah kami berdua berangkat,bro gue pamit"pamit alvaro


"Iya nak selama bertugas"ujar Abraham,papa Alvaro


"Tin bye muach"seru Rere


"Makasih ya semua udah anterin kami berdua, pasti kita jumpa lagi kalau kami berdua liburan kesini"ucap alvaro berterima kasih.


Dan akhirnya keduanya pun masuk kedalam.


Sekarang alvaro dan cristine telah berangkat menggunakan pesawat Garuda Indonesia menuju daerah biak di Papua


6 jam penerbangan ke biak akhirnya cristine dan Alvaro tiba


Cristine sangat kagum dengan pemandangan kota biak, begitu juga alvaro cristine berpikir bahwa Papua hanyalah hutan dan tak ada pemandangan seperti ini.


Gambar pemandangan kota biak yang sempat di abadikan oleh cristine menggunakan camera ponsel miliknya.




"mas ini benar tempat tugas mas"tanya cristine pada Alvaro karena tak percaya


"iya dek ini benar kok"jawab alvaro meyakinkan


"ya ampun mas bagus banget"puji Cristine saat melihat pemandangan kota biak


akhirnya pesawat pun mendarat di bandara, cristine sangat senang sekali, melihat pemandangan kota biak yang begitu indah


gambar bandara Frans Kaisiepo biak


__ADS_1



__ADS_2