KAPTEN DINGIN

KAPTEN DINGIN
BAB 20


__ADS_3

"aduh Serly mana susunya sih lama banget deh"omel cristine


"iya bentar ni gue lagi bikin,"jawab serly


cristine dan serly sedang menjaga anaknya mbak Henny, karena Mbak Heny dan Rere pergi menjemput anaknya mbak Henny di sekolah


"cup cup sabar ya aunty Serly nya lagi buat susu"bujuk cristine pada anak kecil yang di gedong nya


cristine berdiri di depan teras rumah Mbah Henny sambil membujuk meylan anak kecil itu,sambil bernyanyi.


tak lama ada ada 4 orang tentara ganteng yg sedang berjalan menuju rumah disebelah rumahnya mbak Henny, tentara-tetara itu melihat Cristine dan tersenyum sambil memberikan salam kepada nya


"slamat siang dek"salam seorang satu tentara


"iya slamat siang"balas Cristine dengan senyuman


cristine melihat-lihat dan matanya berhenti menatap salah satu tentara diantara mereka yaitu Alvaro Arga Mahawira, Alvaro juga memandangi nya denga tatapan mata yang tajam dan muka yang datar


itukan pria aneh yang gila itu,hmn ternyata dia seorang tentara ya, sebenarnya sih ganteng tapi dingin kaya es batu:kata Cristine dalam hati


lamunan cristine di kagetkan oleh serly


"nih susunya,maaf ya lama soalnya gue lihat dulu caranya buat susu heheh"kata Serly


"yaudah sini susunya"minta Serly

__ADS_1


"ayo buka mulut nya, susunya meylan udah jadi"sambungnya


cristine memberikan botol susu pada meylan sambil mengiyakannya, sedangkan Serly mengotak-gatik hpnya


dari sebelah alvaro dan teman-temannya menikmati cemilan mereka sambil melihat kearah cristine dan serly


"ijin kapten,kayanya bisa milih tuh salah satu cewek-cewek cantik itu jadi pendamping tuh hehehh"sahut sertu rudi


"ijin benar kapten hahaha"sahut sertu Adam


Alvaro yg mendengarkan perkataan kedua sahabatnya itu menatap tajam ke arah mereka


"ijin kapten kasih sikap tobat ajah"canda Serda Teddy


"bencanda gue,itukan hanya masukan ajah buat kapten hahahaha"ucap Serda teddy


dan mereka tertawa semua


cristine dan Serly yang sedang duduk di sebelah sambil membujuk meylan emosi karena suara tawa ke empat pria itu meylan terbangun dan menangis


"woi!!! bisa diam nggak sih, nggak lihat apa ada anak kecil lagi tidur, kalau mau meletus Tuh di lapangan jangan disini"marah cristine


keempat pria itu kaget dan langsung terdiam,karena Omelan cristine


"udah tau lagi panas banget,malah bikin emosi"sambung Serly

__ADS_1


"maaf dek"ucap Serda Teddy


"maaf maaf emang maafnya bisa diam kan meylan"omel cristine


Alvaro yg mendengarkan Omelan cristine langsung angkat bicara


"memang maaf nggak bisa diamkan meylan,dari tadi perasan nangis terus tuh sih baby-nya, cuman kamu ajah yg nggak bisa urus dengan benar,dan ingat kamu nggak punya hak nyuruh kita buat diam "emosi alvaro


ke3 sahabatnya saling memandang dan kaget dengan kata-kata pedas sang kapten


Serly dan cristine yg mendengarkan kata-kata pedas Alvaro, langsung emosi,dan masuk kedalam rumah dan menutup pintu rumahnya dengan keras


BUGHH


suara bantigan pintu


"kapten sadis banget mereka"ucap Serda teddy


"parah nih kalau sampai jadi istri kapten"sahut sertu rudi


"loh ajah yg jadiin bini ke 2,"balas alvaro"


"hahahaha haha"tawa mereka


dan kemudian melanjutkan makan mereka dan kembali kekantor lagi

__ADS_1


__ADS_2