
☘️bataliyon/asrama tentara
siang ini alvaro sedang duduk dibawah pohon sambil termenung karena sedang memikirkan tentang permintaan sang mama yang memaksanya untuk segera menikah dan jika selama seminggu ini jika dirinya belum mendapatkan calon istri maka dia harus terpaksa menerima gadis pilihan sang mama sungguh hal itu membuat hampir gila tetapi apa boleh buat dari pada sang mama pergi meninggalkan nya karena keegoisan nya.
saat Alvaro masih berada dalam lamunan nya tiba tiba suara sertu rudi mengagetkannya
"ijin kapten jangan melamun nanti kesambet loh"ucap sertu Rudi
Alvaro pun mengalihkan pandangan ke arah sertu rudi
"kesambet apa?nggak ada setan di siang bolong."sahut Alvaro
"ijin Kapten saya kan cuma becandain doang kan biasanya kalau ngelamun itu bisa kesambet heheh"Jawab sertu rudi
"hufff udah mending kamu beliin saya air mineral satu botol di kantin "suruh Alvaro
"ijin siap kapten"jawab sertu rudi
tinggalah Alvaro sendiri lagi di bawah pohon rindang itu dan tiba tiba ponsel nya berdering, Alvaro mengeluarkan ponsel dari sakunya dan melihat nama penelpon yang ternyata adalah sang mama Alvaro pun mengeserkan tombol hijau
"*halo siang mah"sapa Alvaro
"siang juga Al,eeh Al nanti sore setelah pulang kerja kamu kerumah ya ada sesuatu yang ingin mama sampaikan"ucap sang mama
hufff apalagi sih yang ingin mama sampaikan.tanya batin alvaro
"Al halo Al kamu dengar kan yang mama bilang"panggil Hellena sang mama lagi karena tak mendapatkan jawaban dari anaknya Alvaro
__ADS_1
Alvaro yang mendengarkan panggilan sang mama kaget dan langsung menjawab
"iya iya mah Al dengar kok, nanti Al datang setelah pulang kerja"Jawab Alvaro
"oke mama tunggu ya,"balas sang mama
"hmmm Yaudah Al tutup dulu "ucap Al
"iya dah"tutup sang mama
Tut Tut Tut panggilan pun berakhir*
____________________________________
sore harinya setelah pulang kerja al akan pergi ke rumah orangtuanya sesuai dengan janjinya kepada sang mama.
"loh tumben kak datang biasanya kan kalau datang cuman hari Sabtu dan Minggu ajah"tanya Manuela sang adik
"huuuu makanya kak cepat cari istri supaya bisa diurutin"cibir manuela
Alvaro yang mendengarkan cibiran sang adik sangat kesal.
"udah mending kamu diam deh"kesal Alvaro
Manuela yang melihat kakanya kesel merasa senang karena telah menjahili kakanya itu,
"Al kamu udah datang"ucap sang mama
__ADS_1
"ini kamu minum jusnya sama makan ni kue bolu pandan buatan mama"sambung mama nya
Alvaro pun memakan makanan yang sudah di buatkan oleh mamanya
"oh iya apa yang ingin mama sampaikan kepada Al"tanya Al
"mama mu nanya apa kamu udah dapat calon menantu mama?kapan kamu akan membawanya ke sini?"jawab Hellena dengan berbagai pertanyaan
Alvaro hanya memijat pelipisnya karena pusing dengan semua pertanyaan mamanya
"mah semua yang mama tanyakan sama aal itu nggak akan bisa Al lakukan karena Al belum mendapatkan calon istri"jelas alvaro pada sang mama
"hah kamu belum dapatin calon menantu buat mama.pokonya mama nggak mau tahu kamu harus menikah tahun ini"protes Hellena mamanya
"iya mah Al tetap nepatin janji sama mama, tapi Al ajah nggak punya pacar mah"jelas alvaro
"karena kamu nggak punya pacar kamu mau kan menerima gadis pilihan Mama"ucap mama nya
"huff iya Al akan terima gadis pilihan mama "sahut alvaro"emang Mama udah dapet gadis yang mau sama Al?"sambung Al bertanya
"iya Mama udah dapet, Gadis itu cocok buat kamu dan dia itu baik"jawab Hellena sang mama
"hah kalau begitu siapa gadis itu mah"penasaran alvaro
"dia adalah cristine gadis yang udah nolongin mama"jelas sang mama
"Apa!!!! mama nggak bercanda kan"kaget Alvaro
__ADS_1
"ya enggak lah kamu bisa lihat kan Wajah mama itu serius, pokoknya kamu harus menikah dengan cristine kan kamu yang bilang kalau kamu bakal menerima gadis pilihan Mama"serius mama nya
Alvaro hanya terdiam mendengarkan setiap perkataan mama nya bahwa dirinya harus menikah dengan cristine gadis aneh itu.dirinya ingin sekali membatalkan tetapi apa boleh buat dia takut mamanya meninggal kan mereka karena keegoisan nya.