
didalam kamar seorang wanita sedang menangis hingga dirinya ketiduran di atas kasur.
dan dia adalah Cristine Aurelia.
jam 9 malam barulah cristine bangun dengan mata yang sembab dan juga rambut yang berantakan.
"kamu jahat mas jahat,kamu itu nggak ngerti apa yang aku rasain"sedih cristine
"ck jangan harap aku bakal dengarin nggak akan "kesal cristine mengingat perkataan alvaro tadi
Cristine menyalakan kembali ponselnya yang tadi sempat dimatikan oleh nya
saat ponselnya menyala cristine melihat ada pesan masuk dari alvaro, Cristine langsung membuka isi pesan tersebut.
π¨maafin mas ya πkalau udah bicara kasar sama kamu dek,itu bukan berarti mas marah,tapi karena mas sayang sama kamu dan debay,mas nggak mau terjadi sesuatu sama kalian,mas mohon mengerti ya iβ€οΈyou
cristine hanya membaca pesan tersebut tanpa membalasnya.dan kembali menangis lagi.
"aku kok cengeng banget sih,bisa gawat nih kalau ibu-ibu kompi tau kalau ibu danki nya cengeng"kata Cristine pada dirinya sendiri
tak lama kemudian ponsel cristine berdering,dan yang menelepon nya adalah sang suami
Cristine sebenarnya malas untuk menerima panggilan tersebut namun karena sudah hampir 10 kali alvaro menelpon nya jadi Cristine terpaksa mengangkat panggilan tersebut.
alvaro yang melihat penampilan cristine seperti itu berpikir cristine melakukan hal-hal yang aneh
π"dek kamu nggak melakukan hal-hal yang aneh kan"khawatir alvaro
π"nggak tau"jutek cristine
π"dek nggak baik kalau ngomong gitu sama suami"ucap alvaro
π"sama nggak baik juga kalau suami bentak istri"ketus cristine
__ADS_1
π"hufff yaudah mas minta maaf"pasrah alvaro
π"dek,kamu nggak kasihan apa sama debaynya kalau lihat mama nya marahin papanya"bujuk alvaro
π"ya kasihanilah tapi bukan sama.papanya"jutek cristine
π"huff yaudah sebagai tanda permohonan maaf besok mas kasih kejutan,tapi nanti jam 10 baru tiba"ujar Alvaro
π"HAH kejutan emang mas mau kasih aku kejutan apa"senang cristine
π"rahasia dong,kan namanya kejutan jadi nggak boleh ngasih tau dong"balas alvaro
π"hmmm awas kalau hadianya nggak bagus,aku nggak akan bicara sama mas lagi"ancam cristine
π"iya sayang ku, istri ku,mama ya anak-anak ku terserah "kata alvaro
π"haisss banyak banget panggilanku"cemberut cristine
π"hehehehe jangan ngambek lagi ya"ujar Alvaro
Β
keesokan harinya Serly dan Rere telah tiba di bandara Frans Kaisiepo biak.
keduanya langsung di jemput oleh Praka Paul ajudan alvaro.
selama perjalanan kedua wanita itu tak mengalihkan pandangan mereka yang begitu serius memperhatikan pemandangan kota biak
"ser bagus banget kotanya,suwer gue pikir Papua itu hutan tapi ternyata oh ternyata"seru Rere
"iya benar banget,malah sejuk baget kota nya dan bersih"sambung puji serly
20 menit perjalan akhirnya mereka tiba di asrama kompi
__ADS_1
Serly dan Rere begitu kagum melihat perumahan tentara.
"hijau benar tempatnya"seru serly
"iya"balas rere
kini keduanya telah tiba didepan rumah cristine
ajudan alvaro membantu keduanya mengeluarkan barang-barang mereka dari bagasi mobil, setelah itu berpamit kembali ke kantor
tok tok tok
"iya sebentar ya"ujar seseorang dari dalam Yanga adalah cristine
ceklek (suara pintu terbuka)
"ka kalian berdua hiks hiks"kaget cristine langsung memeluk kedua sahabatnya itu
"iya dong siapa lagi,kita berdua rindu banget sama loh, makanya kita berdua datang"ujar serly
"bisa nggak disuruh masuk capek banget kaki gue berdiri terus"kesal Rere
"ck yuk masuk"balas Cristine dan ketiga serangkai tersebut masuk kedalam rumah
"jelasin kenapa loh berdua bisa tau rumah gue "tanya cristine
"itu semua karna kaki loh yang minta kita berdua buat kesini nemanin loh, sampai dia pulang tugas"jelas Rere
"hah,jadi mas Al yang nyuruh kalian berdua datang,"kaget'cristine tak percaya
"iya"jawab rere dan Serly bersamaan
*ternyata ini kejutan yang mas Al berikan buat aku, pasti karena mas tak mau aku berangkat ke Bandung karena dirinya tak ingin sesuatu terjadi pada ku, makasih mas.senang batin Cristine
__ADS_1
Cristine mengajak kedua sahabatnya itu kedalam kamar tamu, setelah itu mengajak keduanya untuk makan*.