
Di kontrakan Serly dan Rere
Hari ini adalah hari libur kerja serly dan rere,jadi mereka hanya ingin menghabiskan waktu liburan untuk berdiam diri di rumah saja.
Saat mereka sedang asyik menonton drama, tiba-tiba suara dari ponsel serly berdering.
dan ternyata yang menelpon adalah cristine sahabat mereka itu.
📱👩Cristine
📞.hallo tin(Serly)
📞.--------
📞.yaudah deh kita kesana(Serly)
📞---------
📞 Bye muach.(Serly)
Titt titt titt (panggil. Berakhir)
"Cristine ngomong apa?"tanya Rere
"Dia nyuruh kita ke rumahnya"jawab Serly
"Oh... Yaudah yuk kita kesana, siapa tau dapat makanan gratis"ujar Rere
"Hufff nasib punya Sahabat kayak gini"lirih Serly
Tetapi Rere tak menanggapi ucapan sahabatnya itu
_____________
Siang ini serly dan rere akan pergi kerumah cristine,karena cristine meminta mereka untuk datang ke rumah nya.
"re udah siapkan"tanya Serly
"Udah,yuk kita kesana"seru Rere
"Loh udah tanya rumah cristine di bagian mana"ujar Rere
"Udah katanya di blok A nomor 3"balas Serly
"Oke"seru Rere
__ADS_1
Hampir 20menit kini serly dan rere telah tiba di bataliyon,
Namun sebelum mereka masuk serly dan rere melapor dulu di pos, walaupun keduanya merasa risih dengan tatapan mata para pria tentara yang ada di pos itu.
Gini nih yang paling buat gue kesal kalau kesini.cibir batin Rere
"Permisi slamat siang,maaf mau bertemu dengan siapa disini"sapa salah satu tentara di pos itu
Aduh gue bilang siapa ya, nggak mungkin sebut cristine.bingung batin Rere
"Iya slamat siang pak kami mau bertemu dengan...."ucap Rere berhenti menatap serly meminta jawaban karena dirinya tidak tau harus mengatakan apa
"Bilang siapa nih"bisik Rere
"Bilang ibu alvaro ihh,"seru Serly
ya karena setiap istri tentara dipanggil sesuai dengan nama suami mereka.
"Hehehe maaf pak kita mau ketemu sama ibu alvaro"ujar Rere
"Oh baiklah silahkan masuk"ucap tentara itu
Setelah mendapat ijin masuk serly dan Rere pun pergi tanpa mempedulikan ucapan para tentara–tentara itu yang sedang memuji mereka.
Iya gue ajah sampe nggak berkedip.sambung tentara satu lagi
"Huffff Untung ya demi cristine gue datang kesini"cemberut Rere
"Udah deh loh nggak usah kayak.gitu"ujar serly
Kini serly dan rere telah tiba di depan rumah cristine, keduanya pun langsung mengetuk pintunya
"Slamat siang"salam serly dan mengetuk pintu
Sedangkan Rere masih memperhatikan sekeliling rumah cristine
"Aduh kok nggak ada balasan ya"seru Serly
"Mungkin suara loh kekecilan kali"balas rere
"Masa sih"heran Serly
"Slamat siang,"salam Rere dengan suara cempreng nya itu,
Rere terus memanggil tapi tak ada balasan dari dalam
__ADS_1
Hingga suara seseorang menghentikan suaranya.
"Permisi mbak lagi keluar orangnya tadi"ucap tetangga sebelah rumah cristine
Apa keluar!!!.kaget batin Rere
"Oh lagi keluar ya,makasih Bu"balas Serly
"Iya sama-sama,tapi kalau mau tunggu nggak papa dirumah saya"balas ibu itu pada Serly
"Nggak usah Bu,biar kita berdua tunggu ajah disini, makasih ya Bu"ujar serly
Setalah memberitahukan pada serly dan rere Ibu itu pun masuk kedalam rumahnya.
"Ser udah bilang belum sama cristine, kalau kita lagi dirumahnya"tanya Rere
"Udah gue udah sms katanya kita disuruh tunggu dulu,dia lagi di mall belanja bulanan"jawab serly
"Oh,oke"seru Rere
_________
30 menit menunggu lama akhirnya cristine pun datang, bersama alvaro
"Ya ampun maaf ya udah buat kalian menunggu"ucap cristine pada serly dan rere
"Nggak papa kok"sahut serly
"Udah biasa kok gue nunggu loh berdua,"cerewet Rere, mencibir kedua sahabatnya itu
Cristine dan Serly yang mendengarkan perkataan Rere langsung menatap tajam padanya
"Apa coba loh ulang sekali lagi, gue nggak salah dengar hah"kesal cristine
"Ngaca dulu deh baru ngomong, nggak kebalik apa"sambung kesal serly
Ketiga serangkai itu terlalu asyik berdebat hingga mereka melupakan alvaro yang sedari tadi melihat mereka dengan wajah datarnya, tetapi dalam hati nya sangat kesal dengan kelakuan sang istri karena melupakannya.
"Ehemm"dehem alvaro mengagetkan ketiga serangkai itu
"Eh maaf mas aku lupa kalau ada mas,sini aku pegang belanjaannya"seru cristine
"Nggak usah kamu buka pintunya ajah,biar mas yang megang"ujar alvaro
Cristine pun segera membuka pintu rumah dan mempersilahkan masuk ketiga orang yang ada di belakangnya.
__ADS_1