KAPTEN DINGIN

KAPTEN DINGIN
BAB 31


__ADS_3

tiga serangkai


keesokan harinya cristine Serly dan Rere pergi lagu untuk bekerja di toko kue, hari ini banyak sekali pesanan kue yang harus mereka kerjakan dan sangat mengurasi tenaga mereka.


"aduh capek banget gue"kata Rere


Serly dan cristine serta teman-teman karyawan mereka hanya menggelengkan kepala melihat tingkah laku Rere


"kamu itu ya dari tadi ngeluh terus bilang capek, emang kamu ajah yang capek kita semua juga tahu"cibir serly


"iya iya gue tahu,gue kan nggak bilang ke kalian semua kenapa kalian yang meresa"balas rere


"udah udah nggak usah ribut kalian, cepat bantuin isi nih kue kedalam kotak"lerai cristine


Rere dan Serly yang mendengarkan ucapan cristine langsung terdiam dan mulai mengerjakan kembail pekerjaan-pekerjaan mereka


setelah mereka melakukan pekerjaan mereka yang memakan waktu sekitar 2 jam,di lanjutkan lagi mereka melayani pembeli


kini hari udah sore,dan pekerjaan tiga serangkai telah selesai dan mereka ingin segera pulang apalagi badan mereka terasa sangat pegal-pegal setelah melakukan banyak pekerjaan tadi di toko.


"ser,re sebelum pulang kita mampir dulu ya ke mol buat belanja kebutuhan kita dirumah"ucap cristine


"benar juga kata loh yuk kita ke mol"setuju Serly


"yaudah yuk"sambung serly yang juga setuju kepada kedua sahabatnya itu.


ketika mendapatkan persetujuan dari kedua sahabatnya mereka pun pergi ke mol yang ada di seberang jalan.


______________________________________

__ADS_1


rumah keluarga mahawira


semua anggota keluarga mahawira sedang duduk bersama di ruang keluarga sambil menonton TV.


"mah tumben tadi mama belanjanya banyak banget"tanya Daniel,karena sore tadi dia melihat banyak sekali barang belanjaan sang mama yang penuh di mobil apalagi mamanya itu tidak pernah berbelanja sebanyak itu kecuali mereka sedang ada acara keluarga atau syukuran dll.


"oh itu mama mau masak buat besok soalnya kan kita akan ada tamu"jawab sang mama


"tamu emangnya teman leting papa mau datang"tanya danial lagi


"aduh bukan tapi calon Kaka ipar kalian"ucap sang mama yang langsung membuat ketiga anaknya kaget bukan main.


sedangkan Abraham hanya diam saja sambil menikmati segelas kopi nya pasalnya Abraham sudah di beritahukan oleh istrinya tentang perjodohan yang dilakukan oleh istrinya antara Alvaro dan cristine,Abraham juga sangat setuju dengan pendapat sang istri untuk menjadikan cristine sebagai istrinya Alvaro.


"WHAT!!! emangnya siapa Kaka ipar kita? kok kita nggak tahu sih mah"penasaran ketiga anaknya


"mah ayo dong kasih tahu"paksa Daniel


"iya emang mama mau kalau aku nggak bisa tidur malam ini"rengek Danial


"mah ayo dong kasih tau kalau nggak besok aku nggak mau sekolah"ancam Manuela


Hellena yang mendengarkan ketiga anaknya yang sedang penasaran semakin ingin membuat mereka penasaran.


"ya ampun kesayangan-kesayangan nya mama ini ngambek ya,sebenarnya mama juga nggak tau siapa calon Kaka ipar kalian,mama itu tadi di kasih ta


sama kaka kalian kalau besok dia mau bawa calon istrinya kesini buat dikenalin sama kita,jadi Kalau kalian mau tau siapa calon Kaka ipar kalian silahkan tanyakan langsung ke kakak kalian oke"sahut Hellena yang membohongi ketiga anaknya itu


Abraham yang mendengarkan ucapan sang istri hanya menggelengkan kepalanya karena kelakuan sang istri yang telah membohongi ketiga anak mereka.

__ADS_1


"yaaaa terpaksa harus nunggu kakak deh"kesal Manuela


Daniel Danial dan manuela mereka pun kembali menikmati acara tv sambil menunggu sang kakak untuk menanyakan tentang calon Kaka ipar mereka.


saat mereka sedang asyik menonton acara TV mereka dikagetkan dengan suara sang kakak yang memarahi mereka bertiga


"Daniel,Danial,Ela kalau nonton TV itu jangan dekat-dekat!!"marah Alvaro kepada ketiga adiknya itu karena menonton tv dengan jarak yang sangat dekat apalagi itu bisa merusak mata


ketiga adiknya yang mendengarkan teriakan sang kakak yang memarahi mereka langsung mundur menjauh dari tv.


Abraham dan Hellena yang melihat ketiga anaknya itu dimarahi oleh anak pertama mereka alvaro hanya diam saja dan membiarkan Alvaro memarahi ketiga adiknya itu supaya mereka tidak mengulangi nya lagi.


"maaf kak ta--di ng--gak sengaja"takut Danial


"awas aja ya kalau Kaka lihat kalian seperti itu lagi"ancam alvaro pada ketiga adiknya


"i--ya kak"jawab ketiganya serempak


"hmm mah pah aku ke atas dulu mau istirahat"ucap alvaro dan pamit untuk kekamarnya


mam dan papanya pun menganggukan kepala.setelah mendapatkan ijin dari kedua orang tuanya alvaro pergi ke kamarnya.


" yah Kaka udah kekamar berarti nggak bisa nanya dong tentang calon kakak ipar"sedih Manuela


"siapa bilang nggak bisa nanya tentang ipar,inikan belum jam tidur nya Kaka jadi masih ada kesempatan"ucap Daniel


"wah bener juga kak yuk kekamarnya kak Al"senang Manuela


dan ketiganya pun pergi bersama ke kamar sang kakak meninggal kan papa dan mama mereka tanpa pamit karena jiwa penasaran mereka sudah meronta-ronta.

__ADS_1


__ADS_2