KAPTEN DINGIN

KAPTEN DINGIN
BAB 59


__ADS_3

"kamu udah periksa semua barang-barang nggak ada yang ketinggalan kan"tanya alvaro pada cristine


"Aduh bisa sakit telinga aku dengarin pertanyaan itu ajah dari tadi,dengar ya aku udah periksa semua barang-barang nya nggak ada satupun yang tertinggal"geram cristine karena sedari tadi alvaro terus mengulangi pertanyaannya itu hingga membuat cristine kesal


"Pelan kan suara kamu aku nggak tuli,"kesal alvaro


Ck makanya.cibirbatin Cristine


"Udah cepat"seru alvaro


"Terus koper aku Segede ini siapa yang angkatin"tanya cristine saat melihat alvaro yang sudah ingin keluar dari kamar


Aduh nih cewek pengen banget gue cekik lehernya deh"kesal alvaro berbalik dan mengangkat koper cristine


"Mah pah semua nya kita pamit pulang ke asrama dulu ya"ucap alvaro pada semua keluarganya


"Iya hati-hati dijalan nak"seru Abraham


"Jangan lupa jagain menantu mama ya"sahut Hellena


Anak sendiri nggak dipeduliin.kesal batin alvaro


"Hmmmm"datar alvaro


Jawabannya nggak ihklas baget, tanpa dia juga gue bisa kali jaga diri sendiri.cibir batin Cristine


"Aduh Al kamu itu emang mirip banget seperti granpa"ucap Yola karena melihat tingkah alvaro yang dingin seperti papa nya dan Abraham


"Yasudah kita pergi dulu dah"sahut alvaro memasuki mobilnya


"Mari semuanya kita pamit dulu dah"pamit cristine juga memasuki mobil.


___________________


25 menit akhirnya mereka berdua tiba di bataliyon/asrama tentara.


Alvaro berhenti didepan pos provos untuk lapor dulu walaupun dia seorang komandan tapi di juga harus tetap lapor.hingga membuat semua anak buahnya yang ada di situ kaget melihat dirinya.


"Hormat,siap ijin slamat siang kapten"Sahut semua anak buahnya


"Slamat siang,yaudah saya lanjut lagi, selamat bertugas"ujar Alvaro yang hanya menunjukkan wajahnya saja pada anak buahnya

__ADS_1


"Siap ijin trimakasih kapten"balas semua serempak dan memberikan hormat


____________


Mobil alvaro kini telah berhenti di depan rumah yang sederhana dan berwarna hijau itu.


"Turun"suruh Alvaro


Cristine pun turun dari mobil Alvaro,


Wah kompak banget semua warna catnya hufff berasa kayak lagi di tengah hutan hahahaha.guman batin Cristine


Cristine mulai mengamati rumah itu kanan kiri, sampai masuk kedalam rumah itu.


Nyaman banget wah ternyata rumahnya udah ada isinya,rapi lgi.senang batin Cristine


"Disini ada tiga kamar kita satu kamar,karena kamar kedua buat tamu biasanya adik-adikku dan teman-teman ku sering kesini buat nginep,dan kalau kamar ke tiga itu adalah gudang"ujar Alvaro menjelaskan pada cristine


"Baiklah,terserah mas ajah"jawab Cristine


"Ya uda aku ke kantor dulu,jika ada yang ingin kamu ubah dari rumah ini silahkan tapi jangan coba-coba menyentuh barang-barang aku sembarangan"ujar alvaro memperingati cristine


Setelah kepergian alvaro cristine


Mulai memeriksa kembali semua ruangan yang ada di dalam rumah dinas yang ditinggali alvaro.


"Kamarnya rapi banget bersih lagi,"seru cristine melihat kamar alvaro


Kemudian melanjutkan kekamar sebelah yang dibilang alvaro sebagai kamar tamu


"Aduh hancur banget nih kamar,hah nggak ada gorden lagi, parah,"gerutu cristine


Lanjut gudang


"Aduh apaan ini gudang yang isinya kardus kosong,kawat,besi nggak jelas banget"gerutu cristine lagi saat melihat gudang


"Baiklah hari ini gue urus pekerjaan yang ringan dulu besok baru gue kerja yang berat"guman cristine sendiri


____________


keesokan harinya alvaro telah siap menggunakan baju loreng nya hari ini alvaro telah kembali menjalankan tugasnya yang.

__ADS_1


"Mas ayo sarapan dulu"suruh cristine


"Hmmmm"datar alvaro


Ck irit banget ngomongnya.kesal batin Cristine


Alvaro langsung menikmati makanan yang dimasak oleh Cristine, saat alvaro memasukan makanan itu kedalam mulutnya, alvaro dibuat kaget dengan masakan cristine


Enak juga masakannya, kayaknya aku harus selalu makan dirumah,puji batin alvaro


Setelah selesai sarapan alvaro pamit berangkat kerja pada cristine.


"Aku pergi dulu,oh iya lusa ada pertemuan Persit,kamu harus ikut"seru alvaro


"Iya"Sahut cristine


"Oh iya aku kan belum kabarin Rere & Serly tapi nanti ajah deh siapa tahu mereka lagi kerja"guman batin cristine


 


Setelah kepergian alvaro, cristine langsung bergegas membereskan rumah,dari ruang tamu,kamar hingga dapur


Cristine mulai menatah rapi kamar tamu, mengatikan seprei kasur, membersihkan debu yang ada di kaca jendela setelah itu baru memasangkan gorden di jendela,


Akhirnya selesai juga,ini baru bersih.seru batin Cristine


Kemudian berpindah ke gudang, cristine mulai mengumpulkan kardus kosong,dan juga potong besi–besi itu dan memasukkannya kedalam kardus, habis itu mengeluarkan semuanya ke belakang rumah,


"Hufff pegal banget"lirih cristine


Cristine mulai mengepel kamar gudang itu hingga bersih, setelah itu menata besi-besi gantungan baju, cristine menjadikan kamar itu untuk menjadi ruang baju, untuk menyetrika,dan mengatung semua baju alvaro,


"Nah kalau begini kan bagus lebih rapi,pakian nggak berantakan kaya kapal pecah,"senang cristine


Kemudian beralih lagi kedalam dapur


"Ini lagi udah ada meja makan malam di geserin keujung jadi tempat taroh kardus kosong,hufff"cibir cristine


Cristine mulai menatah


dapur,mengeser sana -sini lemari piring,meja makan, hingga dapur tersebut rapi.

__ADS_1


__ADS_2