KAPTEN DINGIN

KAPTEN DINGIN
BAB 40


__ADS_3

🏘️kediaman keluarga mahawira


sore ini ketiga adiknya Alvaro sedang duduk diruang nonton dengan wajah yang tak bersemangat karena harus menghabiskan waktu liburan selama 2 Minggu dirumah, akibat tak diberikan ijin dari sang kakak untuk liburan bersama teman-teman mereka.


"huffff bosan baget"lesu Danial


"iih kak dari tadi huff huff brisik banget tau"kesal Manuela karena kakak kelakuan sang kakak


"brisik apaan loh tuh yg berisik"ketus up


Danial yg tak terima disalahkan sang adik


"enak ajah kalau kalau ngomong Kaka tuh yg brisik wlekk"balas manuela


Daniel yg sedang duduk menonton tv sangat kesal dengan tingkah kedua adiknya itu.


"DIAM NGGAK LOH BERDUA!!!!KALAU MASIH MAU DUDUK DISINI"tegas Daniel


"ma---af Kak"jawab kedua adiknya dengan terbata


"hmmm"ujar daniel kemudian melanjutkan nontonnya


saat ketiga saudara itu sedang asyik menonton tiba-tiba suara ponsel Manuel berbunyi, sehingga membuat sang kakak meninggal sikembar menatapnya seperti mengintimidasi nya Manuela yg melihat tatapan kedua sang Kaka langsung berpamit ke kamar namun langkah kakinya dihentikan oleh kedua kakaknya


"siapa yg nelfon" tanya sang Kaka daniel


"e eh itu te--man a-ku kak heheh"jawab maunuela


"Halah teman apa teman "ujar danial

__ADS_1


"angkat sekarang juga cepat"perintah Daniel


"ee Nggak penting kak paling cuma mau nanya doang kok "jawab manuela


"udah cepat angkat atau Kaka yg angkat telfon nya"ujar daniel


aduhhh ****** dah gue,bakal brabe ni"takut batin manuela


"besarin suaranya"perintah Daniel lagi


karena takut dengan ancaman sang kaka terpaksa manuela mengangkat panggilan nya di depan kedua sang Kaka.


mudahan dia nggak ngomong yg aneh-aneh.kuatir manuela dalam hati


"hallo yang"sapa pria itu,yg ternyata adalah kekasih manuela


blusss muka Manuela merah seperti tomat karena malu melihat sang kedua kakanya yg menatap tajam pada nya


"yang kamu baik ajakan?,kamu jangan buat aku panik dong"ulang pacar Manuela lagi karena tak mendapat balasan dari nya


"e e e ada apa ya rey"jawab Manuela yg langsung menyebutkan nama sang kekasih


"hah yang kamu kenapa,kamu lupa ya besok kan kita mau ke puncak,"ujar Rey


"heheh maaf ya aku lupa,besok aku nggak bisa maaf ya soalnya aku ada acara keluarga"ucap Manuela spontan karena tak mau panjang lebar lagi dan langsung mematikan ponselnya tanpa menunggu balasan dari Rey


"kenapa kamu matiin kan belum selesai ngomongnya"tanya danial


"e e Nggak usah kak Nggak penting kok"jawab Manuela

__ADS_1


"ingat jangan sampai kamu pacaran,dan soal pria yg menelponmu tadi Kaka Nggak akan mengoreksi nya tapi Kaka minta, kamu nggak boleh pacaran Kalau sampe Kaka tau kamu pacaran berarti Kaka sita semua barang mu"jelas Daniel


Manuela hanya diam saja tanpa menjawab ucapan sang Kaka.


____________________________________


Kontrakan tiga serangkai


setelah pulang kerja cristine masih setia dengan berkas-berkas yang dibacanya sampai melewatkan makan malam karena besok dia akan segera pengajuan nikah dengan Alvaro, cristine tak ingin mempermalukan dirinya dihadapan komandan alvaro nanti.


"tin loh tuh udah kayak mau ujian ajah deh,"ucap Rere


"iya loh benar banget,dulu ya waktu mau ujian aja gue nggak setegang gini tau,"ujar cristine


"sabar ya loh udah resiko kalau nikah sama prajurit negera harus lapor dulu sama negara "kata Rere


"iye iye, gue mau makan dulu udah lapar ni perut gue"sahut cristine dan langsung pergi menuju ke dapur


"ya udah sana"jawab Rere


**Hai guys βœ‹


buat kalian semua jika ada kesalahan dalam penulisan ceritanya silahkan kalian komen ya, supaya author bisa perbaiki.


Dan jika kalian mau ngasih saran silahkan ajah ya, author dengan senang hati menerima saran dari kalian yang penting Nggak menyakitkan hati ini 😁😁


thank you guys πŸ™


buat kalian semua yang udah

__ADS_1


semangatin author πŸ™**


__ADS_2