
di bataliyon/asrama tentara
sesuai dengan janjinya Alvaro akan pergi kerumah cristine untuk mengantarkan berkasnya serta baju psk untuk cristine dan juga mengambil berkas cristine.
"siap ijin kapten mau kemana nih"tanya Praka Roma
"saya mau nganterin berkas sama buku psk ke rumah calon istri saya"jawab alvaro dengan jujur
perkataan Alvaro sontak membuat semua anak buahnya yang ada di pos penjagaan kaget karena mendengarkan kata calon istri, pasalnya kapten mereka ini selalu Dingin kepada mereka apalagi perempuan.
"Yaudah saya pergi dulu,dan buat kalian selamat bertugas"ujar Alvaro dan langsung pergi
"siap.ijin trimakasih kapten"jawab semua anggota tentara yang sedang piket di pos provos itu.
setelah mengendarai mobil 25 menit akhirnya Alvaro tiba di kontrakan cristine dan kedua sahabatnya itu, Alvaro turun dari mobil Nya dan berjalan menuju kearah rumah cristine.
tok tok tok
suara ketukan pintu
ceklekk
suara pintu terbuka dan yang keluar dari rumah itu adalah Rere
"maaf apa benar ini rumahnya cristine"tanya alvaro Takut dirinya salah rumah,tapi seingat nya waktu mengantarkan cristine pulang,
__ADS_1
cristine mengatakan kalau ini rumah kontrakan nya.
dan juga dia belum kenal dengan kedua sahabatnya cristine Rere dan Serly
"iya ini rumahnya cristine, sebentar ya aku panggilan cristine nya,kalau gitu ayo masuk silahkan duduk dulu ya,"jawab Rere Dan mempersilakan Alvaro untuk masuk kedalam rumah dan duduk di ruang tamu, sambil memandang foto foto cristine serly dan rere yang mereka pajang di dinding.
kebetulan juga kamar rere dekat dengan ruang tamu jadi Alvaro bisa melihat Rere masuk kedalam kamar untuk memanggil cristine
"eeh tin tuh calon laki loh didepan"ucap cristine
cristine dan serly yang sedang asyik bermain handphone langsung berhenti dengan aktivitas mereka dan melihat Rere
"loh nggak bohong kan"ragu cristine
"eeh iya gue percaya kok,gue keluar dulu ya"ujar cristine
cristine pun segera berdiri dan memperhatikan dirinya dikaca dan pergi keluar dari kamar, dari depan pintu kamar cristine melihat Alvaro yang sedang duduk dan asyik bermain handphone nya segera cristine pergi menghampiri Alvaro.
"ehemm"kode cristine
Alvaro yang mendengarkan deheman seseorang langsung mengangkat kepalanya dan melihat siapa itu.
"lama banget sih kamu,udah lebih dari 5 menit nih aku tunggu"marah Alvaro
ya elah cuman 5 menit ajah marah gimana kalau 1jam ya.cibir batin Cristine
__ADS_1
"maaf gue tadi habis telfonan makanya lama,"bohong cristine karena tak mau berdebat lagi
"nih baju psk kamu sama ini berkas saya nanti kamu hafal semuanya,karna nanti ditanya sama atasan saya dan ingat jangan lewatkan satu kata yang ada di dalam kertas itu.yaudah mana berkas kamu yang saya minta,kamu udah siapin kan"jelas alvaro
hah hafalin semua nya gila gila bisa sakit ni otak gue mana nih berkasnya tebal banget lagi.guman cristine dalam hati
"kamu dengarkan apa aku bilang"tanya alvaro lagi karena melihat cristine yang melamun
"ah iya aku dengar kok, sebentar ya aku ngambil berkas nya aku di kamar"ujar cristine
setelah mengambil berkasnya yang ada dikamar cristine kembali lagi keluar dan memberikan berkasnya diminta Alvaro tadi.
"nih"ucap cristine yang menyerahkan berkas nya
Alvaro pun mengambilnya dan mebuka map itu untuk memeriksa apakah surat-surat yang diminta oleh nya sudah lengkap atau belum dan ternyata semuanya sudah lengkap.
"Yaudah aku pulang dulu,Jangan lupa hafalin semuanya."pamit alvaro dan mengingatkan cristine untuk menghafalkan berkas yang diberikan nya
"iya,dari tadi kamu tuh ingatin aku terus deh"kesal cristine
Alvaro pun pergi tanpa menghiraukan ucapan cristine yang sedang kesal.
"dasar pria dingin aneh"cibir cristine
setelah kepergian Alvaro cristine menutup pint rumah dan masuk kembali kekamar membawa baju dan berkas yang diberikan oleh Alvaro barusan.
__ADS_1