KEBAHAGIAAN

KEBAHAGIAAN
BAB 16


__ADS_3

Mereka terus mengobrol sambil tertawa bersama. Saat sedang asik mengobrol sebuah mobil berhenti didepan gerbang.


Dan keluarlah seorang cowok.


"Kak Adit" panggil Dian


Kak Adit langsung menghampiri Dian


Dian langsung mencium tangan kak Adit, kemudian Dinda, Alvin dan Lutfi ikut bersalaman dengan kak Adit.


"Ini temen-temen Dian ya?" tanya kak Adit sambil tersenyum


"Iya kak, kami sahabatnya Dian" jawab Dinda


"Terimakasih ya, sudah mau nungguin Dian sampai dijemput" ucap kak Adit


"Iya sama-sama kak" ucap Alvin sambil tersenyum


"Yasudah Diannya pulang duluan ya" ucap kak Adit


"Iya kak" ucap Alvin


"Nah Dinda pulangnya gimana?" tanya Dian


"Aku sudah dijemput kok, itu dia" ucap Dinda sambil menunjuk mobil yang berhenti disebrang jalan.


"Alhamdulillah kalau sudah dijemput, aku pulang duluan ya. Assalamualaikum" ucap Dian


" Iya, waalaikumsalam" ucap mereka bertiga


"Ayok dek" ucap kak Adit


"Iya kak" ucap Dian sambil masuk kedalam mobil


"Aku juga pulang ya" ucap Dinda


"Ok, aku mau ambil motor dulu didalam" ucap Alvin sambil melangkah menuju parkiran


"Hati-hati ya kalian berdua" ucap Dinda


"Siap" ucap Lutfi yang belum berjalan menuju parkiran


Setelah itu Dinda pulang, Alvin dan Lutfi juga langsung pulang.


.........Didalam mobil kak Adit..........


"Dek itu sahabat kamu?" tanya kak Adit


"Iya kak" jawab Dian sambil tersenyum


"Banyak ya, kayaknya waktu SMP kamu cuma punya 1 sahabat dan itu cewek, apa itu cewek tadi?" tanya kak Adit lagi


Kak Adit memang tau kalau Dian memiliki sahabat saat SMP, tapi dia belum pernah bertemu secara langsung. Hanya tahu dari cerita Dian.


"Bukan kak" ucap Dian, terdengar ada nada kesedihan


"Ternyata kakak sudah ketinggalan banyak ya tentang kamu dek, semenjak kakak sibuk jadi gak bisa dengerin cerita kamu lagi" ucap kak Adit


"Iya kak, tapi gak papa kok. Itu tadi sahabat aku, kita baru aja bersahabat kak" ucap Dian sambil tersenyum


"Dek, sekarang kalau kamu mau cerita dan kakak pas gak sibuk. Kamu harus cerita ya, kakak pengen dengerin cerita kamu lagi." ucap kak Adit

__ADS_1


"Terus sahabat kamu waktu SMP itu dimana dek, terakhir kamu cerita sama kakak katanya satu SMA?" tanya kak Adit


"Itu kak kami terlibat masalah saat mau naik kelas 11, dan sekarang kita sudah gak sahabatan lagi" jawab Dian yang berubah sedih


"Maaf ya dek, kakak benar-benar sudah ketinggalan banyak. Dan kakak malahan gak ada saat kamu sedang ada masalah." ucap kak Adit


"Iya kak gak papa kok, Dian tau kok kalau kakak sibuk" ucap Dian sambil tersenyum


"Berarti sampai sekarang belum baikan dek?" tanya kak Adit


"Belum kak" jawab Dian


"Kamu harus ceritain ke kakak dari awal ya dek" ucap kak Adit


"Emm, gimana ya kak? aku takut nantinya kakak jadi khawatir, kakak kan juga sibuk" ucap Dian


"Gak papa dek, setidaknya sekarang kakak pengen bisa dengerin cerita kamu lagi. Kalau bisa bantu kamu itu malahan lebih baik. Sekarang pekerjaan kakak tidak terlalu padat dek, bisa pulang tepat waktu. Jadinya kakak punya banyak waktu dirumah." ucap kak Adit sambil tersenyum


"Beneran kak? jadi kakak sore sudah dirumah ya?" tanya Dian


"Iya dek, gak kayak 1 tahun yang lalu kakak harus pulang telat terus. Pulang aja malam dek, pasti kamu lagi belajar. Sedangkan weekend kadang kakak harus ke luar kota atau ada acara sama teman." ucap kak Adit


"Iya si kak, dari kakak kuliah semester akhir kakak sudah mulai sibuk apalagi setelah kerja. Ketemu kakak itu udah mulai jarang, sekali ketemu kakak pas weekend, kakak mau pergi" ucap Dian


"Iya dek, jadi kapan kamu mau ceritain ke kakak?" tanya kak Adit


"Karena hari ini mau kerumah nenek, nanti kakak baca buku diary aku aja ya. Buku diary itu tempat curhat aku semenjak aku gak bisa curhat lagi ke kakak" ucap Dian sambil mengeluarkan buku diary dari dalam tasnya.


"Ok dek nanti biar kakak baca" ucap kak Adit tepat saat mobil berhenti dipekarangan rumah kak Adit


"Eh sudah sampai ternyata" ucap Dian


"Iya dek, keasikan ngobrol jadi gak kerasa ya?" ucap kak Adit sambil tersenyum


Kak Adit menerima buku itu kemudian dimasukkan kedalam tas kerjanya.


Kemudian Dian turun dari mobil, diikuti kak Adit.


Mama kak Adit yang kebetulan berada diteras menemui Dian dan kak Adit.


"Kalian sudah pulang" tanya mama kak Adit


"Iya tante" ucap Dian sambil mencium tangan mama kak Adit, begitu juga dengan kak Adit.


"Iya ma, oh ya papa sudah pulang ma?" tanya kak Adit


"Sudah Dit, itu didalam" ucap mama kak Adit


"Dian kamu ganti baju, terus langsung kerumah tante ya. Makan siang dulu sama Adit. Setelah itu kita langsung berangkat." ucap mama kak Adit


"Iya tante, yasudah Dian ganti baju dulu ya tan" ucap Dian berpamitan


"Iya nak" ucap mama kak Adit


Dian kerumahnya kemudian langsung menunju kekamar untuk berganti baju. Setelah selesai Dian mengambil tas selempang, tidak lupa Dian membawa baju ganti karena dia akan menginap dirumah neneknya. Kebetulan besok hari sabtu dan sekolah libur.


Setelah siap semua, Dian langsung keluar rumah dan tidak lupa mengunci pintu. Kemudian Dian menuju kerumah kak Adit. Didepan pintu Dian mengetuk pintu dan mengucapkan salam.


Pintu terbuka dan terlihat mama kak Adit sambil menjawab salam Dian


"Ayok masuk nak, makan dulu ya. Langsung aja keruang makan, tante mau siap-siap dulu" ucap Mama kak Adit

__ADS_1


"Ok tante" ucap Dian sambil masuk kedalam


Dian langsung menuju ke ruang makan, disana sudah ada kak Adit.


"Sini dek, makan dulu" ucap kak Adit


"Iya kak, om sama tante sudah makan kak?" tanya Dian


"Sudah katanya dek" jawab kak Adit


Kemudian mereka berdua makan dengan hening, tidak ada percakapan diantara keduanya, mereka fokus dengan makanannya masing-masing.


Beberapa menit kemudian, mereka sudah selesai makan. Saat Dian akan membersihkan meja makan datang mba yang langsung melarangnya.


"Neng, biar mba saja yang beresin. Neng sudah ditunggu ibuk didepan" ucap mba Sri pembantu keluarga kak Adit.


"Oh iya mba, terimakasih mba" ucap Dian tersenyum


"Iya sama-sama neng" ucap mba Sri sambil tersenyum


"Ayok dek, ke depan" ucap kak Adit


"Iya kak" ucap Dian kemudian berjalan ke depan


Diruang keluarga terlihat Papa dan Mama kak Adit sudah siap.


"Ma, mau berangkat sekarang?" tanya kak Adit sambil mendekati Mamanya.


"Iya Dit, ayok kalian sudah siap kan?" tanya mama kak Adit


"Sudah kok ma, Adit ambil kunci mobil dulu ya ma" ucap Adit sambil berjalan ke kamarnya.


"Mba" panggil Mama kak Adit


"Iya buk" ucap mba Sri


"Kita berangkat dulu ya mba, kita bakalan nginep disana." ucap Mama kak Adit berpamitan


"Iya bu" ucap mba Sri


"Tante juga ikut nginep?" tanya Dian sambil berjalan beriringan dengan Mama kak Adit menuju teras


"Iya nak, nanti Om, tante sama Adit nginep di rumah kakek neneknya Adit. Besok kan hari Sabtu, kalau ibuk kamu setuju kita bakalan buat acara hari Minggu kumpul keluarga gitu" ucap Mama kak Adit menjelaskan.


Rumah kakek neneknya Dian dan Kak Adit bersebelahan, ketika mereka liburan kerumah kakek neneknya pun pasti akan bertemu.


"Wah seru kayaknya tan" ucap Dian


"Iya apalagi sudah lama gak kumpul-kumpul. Ini sekalian kan dirumah nenek" ucap Mama kak Adit


"Ayok kita berangkat" ucap kak Adit yang sudah berdiri disamping mamanya.


"Iya" ucap mama kak Adit sambil membuka pintu mobil.


Kak Adit yang mengemudi, disampingnya ada papa kak Adit. Sedangkan Mama kak Adit dan Dian dibelakang.


Selama diperjalanan mereka terus mengobrol dan bercanda bersama. Walaupun Dian bukan keluarganya tetapi Dian sangat disayangi oleh keluarga kak Adit, begitupula kak Adit dia juga sangat disayangi oleh keluarga Dian.


Dari persahabatan Mama kak Adit dan ibuknya Dian, membuat keluarga mereka bersatu. Terlebih lagi kakek Dian dan kakeknya kak Adit juga bersahabat jadilah mereka menjadi keluarga besar walaupun bukan sedarah.


Mohon dukungannya ya🙏

__ADS_1


Jika ada kritik dan saran silahkan disampaikan 😊


~flo˙❥˙~


__ADS_2