
"Jadi gini aku sama Manda itu sudah bersahabat sejak SMP. Aku sering diajak main kerumahnya, sampai pada saat aku kelas 10 mamanya melarang aku untuk main kerumahnya. Dulu aku gak tau alasannya, sikap mamanya sama saja tetap baik tetapi dia hanya melarang aku untuk main. Tetapi suatu hari aku dipaksa main kerumah oleh Manda, akhirnya aku mau main kesana. Disana mama Manda tidak marah atau apa dia seperti biasa bersikap baik kepadaku. Aku dan Manda mengerjakan PR diruang tengah dan mama Manda juga duduk disana. Tiba-tiba papa Manda pulang tetapi yang membuat aku dan Manda terkejut, papa Manda pulang dengan seorang perempuan dan ketika melihat ada kami diruang tengah, mereka terlihat berbicara kemudian perempuan itu pergi." Ucap Dian menjelaskan
Flashback on
"Ada Dian disini? Kalian lagi belajar ya, yasudah belajar yang rajin ya. Papa kekamar dulu" ucap papa Manda
"Iya om" ucap Dian sambil tersenyum,
Manda yang masih kaget tidak merespon apapun, selang berapa saat setelah terdengar pintu ditutup Manda baru sadar. Kemudian Manda melihat kearah mamanya, mama Manda hanya bisa diam dan kemudian langsung pergi ke kamar tamu.
Dian yang merasa bingung akhirnya memilih untuk pulang.
"Manda" panggil Dian
"Iya kenapa?" Tanya Manda
"Aku pulang dulu ya, udah sore." Pamit Dian
"Iya Dian, makasih ya udah mau main. Maaf ya aku gak bisa nganterin kamu." Ucap Manda
"Iya gak papa kok" ucap Dian sambil tersenyum, kemudian dia pergi dari sana
Setelah Dian pergi, Manda menghampiri mamanya.
"Ma, Manda boleh masuk?" Tanya Manda sambil membuka pintu kamar tamu.
"Boleh, sini masuk" ucap mama Manda
"Ma, sebenarnya ada apa? Apa papa sering membawa perempuan kerumah?" Tanya Manda
"Ma, jelasin ke Manda. Jangan diem aja" ucap Manda karena mamanya hanya diam.
"Tapi janji ya setelah mama jelasin, kamu jangan benci papa kamu" ucap mama Manda
Manda hanya mengangguk
__ADS_1
"Papa kamu memang sering bawa perempuan itu kerumah, kenapa mama gak bolehin kamu ajak Dian kesini karena mama jadi gak bisa nyuruh kamu tidur siang. Dan akhirnya kamu lihat sendiri pemandangan yang seharusnya tidak kamu lihat" ucap Mama Manda
"Kenapa papa seperti itu ma?"tanya Manda sambil menangis
"Mama juga gak tau nak, mama berusaha bertahan karena ada kamu yang membutuhkan sosok ayah. Mama gak mau egois dan melupakan kamu" ucap mama Manda
"Tapi pasti mama terluka karena ini." Ucap Manda
Mama Manda hanya diam. Kemudian Manda langsung berlari menuju kamar orangtuanya dan langsung masuk. Terlihat papanya yang sedang duduk ditepi kasur.
Kemudian Manda meminta kepada papanya untuk menjauhi perempuan itu, Manda tidak mau kalau sampai keluarganya hancur.
Papa Manda tidak bisa mengelak lagi, dan akhirnya mengiyakan permintaan Manda.
Memang setelah itu papa Manda tidak pernah lagi membawa perempuan itu kerumah lagi. Tetapi pada suatu hari Dian melihat papa Manda dan perempuan itu bersama dan terlihat mesra.
Dian sebenarnya tidak ada niatan untuk ikut campur masalah keluarga Manda tetapi Dian tidak ingin melihat keluarga sahabatnya hancur. Kemudian Dian menceritakan apa yang dia lihat kepada Manda, tetapi Manda hanya diam saja. Manda tidak suka Dian membahas masalah papanya.
Berbarengan dengan Manda yang sedang marah dengan Dian. Kabar tentang perselingkuhan papa Manda diketahui oleh teman sekelas Manda yang kemarin melihatnya secara langsung. Dia sudah menceritakan ke beberapa temannya.
Saat pulang sekolah, Manda menarik Dian ke belakang sekolah.
"Dian apa yang kamu lihat kemarin memang benar. Tapi aku gak mau ya masalah ini sampai terbongkar. Aku susah payah menutupinya, sedangkan kamu dengan gampangnya menceritakan ke orang-orang" ucap Manda
"Sebenernya aku juga lihat sendiri, bahkan aku mengikuti papa diam-diam. Tapi ah sudah lah, lupakan saja" ucap Manda
"Dan aku mau bilang, kita sekarang sudah bukan sahabat lagi. Dan kamu harus ingat jangan sampai kamu membongkar masalah ini. Kalau sampai ada yang tahu, awas saja kamu" ucap Manda
"Manda tapi beneran bukan aku yang menceritakan itu" ucap Dian
"Lalu siapa? yang tau masalah ini cuma kamu." Ucap Manda
"Dan lagi mungkin aku bakalan egois agar nama keluargaku tetap baik. Dan aku bakalan melakukan apa saja agar semua orang tidak mengetahui masalah ini. Karena aku gak mau dijauhi teman-teman." Ucap Manda kemudian pergi meninggalkan Dian sendiri.
Dian hanya dapat melihat kepergian sahabatnya itu dengan sedih.
__ADS_1
Setelah kejadian itu Manda berubah menjadi orang yang seenaknya, apalagi dengan Dian. Semua perlakuannya semata-mata untuk menakuti Dian agar dia tidak membocorkan masalah ini ke siapapun. Padahal Dian tidak pernah menceritakan masalah itu.
Hubungan antara Manda dan keluarganya terlihat baik-baik saja, papanya sangat menyayanginya dan selalu menuruti keinginannya. Tetapi hubungan antara papa dan mamanya tampak tidak baik-baik saja, karena pada kenyataannya papa Manda masih berhubungan dengan perempuan itu.
Manda sebenernya mengetahui hal itu tetapi dia pura-pura tidak tahu dan sedang berusaha menjauhkan perempuan itu dari keluarganya.
Walaupun papa Manda selalu menuruti keinginannya, tetapi Manda merasa ada yang kurang karena papa mamanya tidak seperti dulu. Mereka sekarang menyibukkan diri diluar rumah. Jika ada kesempatan untuk kumpul bersama tidak ada lagi obrolan hangat disana. Hanya ada pertanyaan kamu mau papa belikan apa nak?, Besok jalan-jalan sama mama ya nak, kamu mau kemana?. Hanya ada pertanyaan-pertanyaan yang menurut Manda sangat tidak berguna. Karena yang dia inginkan kasih sayang bukan benda atau jalan-jalan.
Flashback off
Mereka yang mendengar itu nampak bingung akan menanggapi apa. Karena mereka tidak tahu ternyata dibalik sikap Manda yang seperti itu ternyata dia harus menghadapi masalah seperti itu.
Akhirnya mereka sepakat untuk tetap merahasiakan masalah itu.
Kemudian mereka memutuskan untuk pulang.
"Eh, Aidha tidur" ucap Lutfi
"Capek pasti" ucap Dinda
"Sini biar kakak yang gendong" ucap kak Adit sambil mengangkat Aidha
Akhirnya mereka pulang ke rumah, setelah sampai rombongan Alvin memutuskan untuk langsung pulang.
Keesokan harinya
Disekolah terdapat pengumuman untuk masalah keadilan. Tidak ada lagi yang boleh meminta anaknya untuk diistimewakan, semuanya sama rata.
Setelah ada pengumuman itu semuanya berjalan dengan normal. Manda dan gengnya yang masih suka bolos sering dihukum. Dan gengnya Manda juga sudah tidak lagi menindas Dian atau orang-orang yang tidak disukai. Tetapi tetap saja mereka terlihat sombong.
Mohon dukungannya ya🙏
Jika ada kritik dan saran silahkan disampaikan 😊
~flo˙❥˙~
__ADS_1