Kehidupan Kedua Di Dunia Lain

Kehidupan Kedua Di Dunia Lain
Chapter 9-1


__ADS_3

...Chapter 9 : Anak Tersesat...


...Bagian : 1...


Ditengah perjalanan menuju ke kota, terdengar suara dari arah semak semak yang bertepatan di depan kami. Karena penasaran, Kamipun mengeceknya.


Semakin kami mendekat, semakin terdengar jelas suara tersebut. Lalu


Terlihat dibalik semak, terdapat anak perempuan yang terlihat lebih tua dariku, mungkin umurnya antara enam hingga delapan tahun. Anak tersebut dari tadi menangis tanpa henti. Karena berisik, Aku memutuskan untuk menenangkannya.


“Kau tidak apa apa?” Tanyaku


“Hiks, Aku, hiks, takut.... Aku takut pada ibuku, hiks” Jawab Gadis tersebut.


“Takut kenapa?” Tanyaku.


“Aku, hiks, Aku tidak memiliki, hiks, sihir yang besar” Jawab Gadis tersebut.


“Apa salahnya kalau kau tidak memiliki sihir yang besar, itu kan bukan hal yang kau inginkan” Kataku untuk memberinya kepercayaan diri.


“Kata Ibuku, Aku, hiks, Aku tidak memiliki bakat dalam sihir keluarga” Jawabnya.


‘Sihir keluarga?, apa itu? Apa aku harus mengeceknya melalui menganalisis?’ Pikirku


[Ruri Sebastian Lv.11] Anak dari keluarga Sebastian Count, yang merupakan salah satu keluarga terkenal akan sihir turun temurunnya, yaitu Sihir Lava. Ruri Sebastian hanya bisa menggunakan sihir lava tingkat dasar saja, dibandingkan dengan saudaranya yang bisa tingkat menengah dan atas.


Status Saat Ini : Iri, Sedih, Kecewa, Marah


‘Apa apaan statusnya itu, lalu sihir turun temurun? Mungkin Aku akan mempelajarinya di perpustakaan nanti. Lalu dia itu dari.... keluarga bangsawan..... daripada itu, kenapa dia bisa menggunakan sihir lava yang merupakan sihir gabungan, sedangkan yang dikatakan guru Cariel kalau pengguna sihir gabungan hanya ada satu sebelum Aku, atau mungkin maksud dari sihir turun temurun adalah sihir yang diwariskan, jadi kemungkinan sihir lava itu adalah sihir kuno’ Pikirku dengan panjang.


Karena pengetahuanku tentang bangsawan masihlah kurang, maka dari itu, Aku bertanya langsung dari Cecily yang berdiri tepat dibelakangku.


“Cecily, keluarga Sebastian Count itu bagaimana?” Tanyaku.


“Bagaimana maksudmu? Kalau menurut sejarah, keluarga itu adalah pengguna sihir lava, oh iya, kau juga bisa menggunakan sihir lava kan” Tanya Balik.


“Iya, yang kulakukan hanyalah menggabungkan, sedangkan sihir turun temurun pasti beda kan?”


“Aku kurang yakin, karena baru pertama kali juga Aku melihat pengguna sihir gabungan sepertimu. Kembali ke topik utama, Keluarga Sebastian Count adalah salah satu keluarga terkenal di kerajaan ini. Tunggu, kenapa kau membahas mengenai keluarga Sebastian? Jangan jangan anak ini?” Tanya Cecily

__ADS_1


“Benar, Dia itu adalah anak dari keluarga Sebastian, karena kemampuanku yang bisa melihat status orang lain, maka namanya juga bisa diketahui” Jelasku.


Setelah bertanya seperti itu, Aku berjalan mendekati anak gadis itu. Lalu tepat di depannya, Aku berusaha mengangkat kepalanya menghadap ke depan.


“Yosh, sudah sudah, jangan menangis lagi, mau kutunjukkan sesuatu?” Tanyaku kepada gadis itu.


Dia melihatku dengan tatapan yang kosong dengan air mata di matanya yang masih mengalir tanpa henti.


“[Lava]” Sihir lava tingkat dasar.


Biasanya untuk menciptakan sihir yang lebih dasar, cukup ucapkan mantra lalu nama elemen saja,dan tidak bisa digunakan untuk bertarung, tetapi cukup untuk memperlihatkan ke orang lain.


“I..ii...iiii...Itu Sihir Lava!!!!” Dia Nampak Kaget.


“Kau Kau Kau!!! Kau Bagian Dari Keluarga Sebastian? Maaf tapi Aku tidak akan kembali lagi ke mansion, ingat ya katakan pada Ibuku kalau Aku tidak akan kembali lagi!!!” Jawabnya dengan nada yang tinggi.


“Maaf, tapi Aku bukan dari keluarga Sebastian, Aku adalah Zare Hilson, sihir ini adalah sihir api dan tanah yang kugabungkan menjadi sihir lava” Jelasku.


“Benarkah?....Tapi Aku tidak percaya” Kata Gadis itu.


Itu membuatku sedikit jengkel kepadanya, tapi mau tidak mau Aku harus menahan diri.


“Ah itu!, sihir dari keluarga Virmord, bagaimana bisa kau menguasai dua sihir dari keluarga berbeda?” Tanya dirinya.


“Sudah kukatakan, kalau Aku bisa menggabungkan elemen!” Balasku.


Selama percakapan ini berlangsung, Cicily dan Fenrir bersantai dibawah pohon dan duduk sambil mendengarkan percakapan kami.


"Aku masih belum percaya kepadamu" Jawab Gadis itu.


“Sudahlah, Lagipula kenapa kau ada di hutan?” Tanyaku.


“Aku lari dari rumah, ya itu karena Aku tidak bisa menguasai sihir lava meski telah berlatih hingga setahun. Ibuku bahkan setiap hari hanya memarahiku karena Aku adalah Aib keluarga. Maka dari itu, Aku kabur dan tersesat disini” Jelasnya dengan menundukkan kepalanya.


“Jadi, kau mau pulang?” Tanyaku lagi.


“Tidak, Aku ingin pergi ke kota saja” Katanya.


Selama perbicangan ini berlanjut, tanpa sadar di balik semak semak yang berada di belakangku, tiba tiba terdengar suara langkah kaki. Lalu kelamaan, terdengar suara

__ADS_1


“Gwarrrrr” Suara tersebut semakin terdengar.


Dengan refleks, Aku segera berbalik dan bersiap dengan posisi menyerang. Bersamaan dengan itu, Cecily dan Fenrir juga telah bersiap. Lalu monster yang berada di semak tersebut semakin mendekat.


Dan monster tersebut mulai terlihat karena keluar dari semak tersebut, monster itu adalah, Hobgoblin


[Hobgoblin Lv.23] Monster yang merupakan evolusi dari goblin, memiliki ukuran lima kali lipat dari goblin biasa, serta ketahanan terhadap serangan juga meningkat lima kali. Kelemahan, kecepatan berkurang. Monster yang pintar dalam bekerja sama dengan rekannya, serta memiliki sedikit kepintaran.


Status Saat Ini : Terkena Kutukan


‘Seperti biasa, monster ini terkena kutukan juga’ pikirku.


Setelah seekor monster muncul, lalu muncul lagi lima di arah berbeda.


“Kita Dikepung” Kataku.


Meski Kami telah mengalahkan ratusan goblin, tetapi melawan hobgoblin itu susah dan juga serangannya sangat kuat. Karena itu Kami memutuskan agar berhati hati.


Untungnya hobgoblin yang mengepung kami tidaklah banyak, sehingga Kami bisa mengalahkannya.


“Sepertinya sihir lava akan berguna sekarang, [Cairan Lava]” Sihir lava tingkat dasar.


Aku langsung berlari menuju ke salah satu hobgoblin dan menempelkan sihir lava ke tubuhnya sehingga membuatnya terbakar habis dan melembur.


“Hebat, padahal itu hanya sihir tingkat dasar” Kata gadis itu.


“[Penjara Es]” Fenrir mengurung tiga hobgoblin sekaligus untuk mempermudah melawannya.


“Wahai para roh roh air, Tunjukkan pada dunia, kekuatan yang kuat meliputi lautan, danau, dan sungai. Kekuatan yang penting bagi dunia dan alam, kekuatan terindah. Dengan kekuatanmu, kalahkan mereka [Ombak Air]” Muncullah ombak yang dikeluarkan oleh Cecily.


“Sekarang Zare!!!” Perintah Cecily.


Aku langsung paham apa yang Cecily pikirkan, dengan begitu Aku langsung segera menyerang.


“[Membeku]!!!” Ombak yang menyerang ketiga hobgoblin tersebut menjadi es dan membuatnya tidak bisa bergerak.


“Selanjutnya!! [Cairan Lava]” Dengan melumuri es menggunakan lava, hobgoblin tersebut langsung melembur dan menyisakan inti sihirnya dan tulangnya saja.


Sisanya tiga hobgoblin lagi yang terkurung oleh sihir es Fenrir. Karena sudah terkurung, maka langsung saja Aku melumurinya dengan sihir lava.

__ADS_1


>Bersambung>


__ADS_2