
Li Han lalu sampai disebuah kota yang bernama kota Shui, agak jauh dari kota itu ada sebuah bukit yang dimana di puncak bukit itu terdapat sebuah bangunan yang sangat besar dan megah.
Lalu Li Han memasuki kota itu, setelah itu Li Han lalu mulai mencari sebuah kedai karena dia ingin memakan beberapa makanan.
Setelah berkeliling beberapa menit, dia menemukan sebuah kedai yang terlihat sangat sepi, saat memasuki kedai itu Li Han melihat bahwa ada banyak orang yang seperti sedang membuat kerusuhan.
"Siapa kauu!"
Li Han lalu menjawab, "Apakah disini masih menyediakan beberapa makanan dan minuman keras"
Beberapa dari mereka lalu mulai menghampiri Li Han, melihat hal itu Li Han hanya bisa menggelengkan kepalanya.
Bukk...Bukk...Bukk
"Ampun tuan, maafkan kami semua"
Li Han memukuli mereka semua, sampai-sampai di wajah mereka memiliki banyak benjolan, Li Han lalu mulai bertanya kepada mereka, "Bisakah kamu memberitahuku sekte apa yang ada diatas bukit itu?"
Pemimpin orang-orang itu lalu menjawab, "Tuan, itu adalah Sekte Pedang Angin, dan sekte itulah yang berkuasa di kota ini, kami melakukan hal ini karena perintah dari salah satu murid sekte itu"
"Ohh, begitu, jadi kapan sekte itu membuka pendaftaran?"
"Itu 7 hari lagi tuan"
Li Han hanya menganggukkan kepalanya, lalu ada lima orang yang datang ke kedai itu sambil membawa sebuah kendi.
"Tuan ini pesananmu"
"Bagus, taruh disini!"
Kelima orang itu lalu meletakkan kendi yang mereka bawa di depan Li Han, lalu mereka berlima ikut berlutut seperti yang lainnya.
__ADS_1
"Tuan kami sudah melakukan semua perintahmu, jadi bisakah kamu melepaskan kami?"
"Apakah kalian akan melakukan hal ini lagi?"
Mereka secara serentak menggelengkan kepala mereka, Li Han hanya tersenyum melihat hal itu, dia lalu berkata kepada mereka, "Baiklah, kalian bisa pergi, dan saat aku melihat kalian melakukan hal ini lagi, aku akan membuat kalian merasakan Latihan Kematian, apa kalian paham"
Mereka menganggukkan kepalanya.
"Bagus, sekarang pergi dari sini!"
Mendengar hal itu mereka semua berbondong-bondong berlari keluar dari kedai itu, dan mereka berjanji pada diri mereka sendiri bahwa mereka tidak akan pernah lagi ingin bertemu dengan Li Han.
Setelah mereka pergi Li Han juga memutuskan untuk pergi, pemilik kedai membungkukkan badan dan berterimakasih kepada Li Han tepat saat Li Han hendak keluar dari kedai itu.
Li Han lalu berjalan menuju kesebuah gang kecil, dia lalu berjalan memasuki sebuah tembok didalam gang itu, Li Han berjalan menembus tembok itu dan dia sampai disebuah tempat yang penuh dengan orang yang sedang minum-minum.
"Halo selamat pagi, masih pagi-pagi begini kalian semua sudah minum minuman keras saja"
Bukk...Bukk...Bukk
Hanya dalam hitungan detik saja Li Han sudah membuat mereka babak belur, ada yang tertanam di tanah, di tembok, maupun di atap, Li Han lalu berjalan menuju kesebuah kursi.
"Kamar biasa atau ViP tuan?"
"Biasa saja, 7 hari!"
"150 perak tuan"
Li Han lalu memberikan 150 koin perak kepadanya, dan dia lalu mengantarkan Li Han menuju kesebuah ruangan, setelah sampai disana dia lalu meninggalkan Li Han dan kembali ketempatnya, lalu Li Han memasuki tempat itu dan dia melihat sebuah ruangan yang nampak seperti ruang tidur pada umumnya, namun dengan konsentrasi Qi yang sangat sedikit.
"Jadi sekarang saatnya untuk membuat Wine Of God"
__ADS_1
Li Han lalu menutup rapat-rapat ruangannya, dan setelah itu dia mengeluarkan 10 kendi minuman keras yang ia bawa, lalu ia letakkan di sekelilingnya.
"Lalu saatnya membakar mereka semua"
"Massacre Demon Flame, lalu ditambah dengan Heartless Demon Flame"
Lalu kedua api itu mulai membakar kesepuluh kendi itu.
6 hari kemudian.
"Hahahaha, sudah siap"
Li Han lalu mengarahkan telunjuknya keatas, dan seluruh isi dari kendi itu keluar dan menyatu, hasil dari penyatuan itu adalah sebuah gelembung yang berwarna emas.
"Sekarang saatnya untuk membuat wadahnya"
Li Han lalu membakar kesepuluh kendi itu, setelah seluruh kendi itu berubah menjadi abu, Li Han lalu membuat seluruh abu itu menjadi sebuah kendi, setelah wadahnya siap Li Han lalu memasukkan gelembung itu kedalam kendi itu.
"Hahahaha, sekarang saatnya untuk naik tingkat"
Li Han lalu langsung meminum seluruh isi kendi itu, dan hanya dengan beberapa tegukan, Li Han sudah menghabiskan seluruh isi kendi itu.
Lalu muncul aura emas disekeliling tubuh Li Han, kemudian Li Han menjentikkan jarinya dan aura emas disekelilingnya menghilang disusul dengan sebuah ledakan tepat dibawahnya.
"Prajurit Besar tingkat 9, dan Teknik Tubuh Tanpa Nama sudah naik ke tingkat 18, jadi masih ada satu hari lagi, dan sekarang enaknya untuk bersantai-santai"
Li Han lalu pergi dari sana, dan tidak lupa juga dia membumihanguskan tempat itu, setelah selesai dia kemudian berjalan-jalan menyusuri kota, membeli beberapa makanan, berjudi, dan akhirnya melihat senja di sore hari.
"Hahahaha, sudah lama sekali aku tidak menikmati hidup bebas seperti ini, dulu aku hanya mementingkan membuat sebuah Multi Semesta saja, padahal jika aku dulu tidak melakukan hal konyol itu, pasti projek Another Story sudah berhasil aku selesaikan"
"Hahahaha, biarlah, lagipula aku akan menyelesaikan keduanya saat aku kembali lagi nanti, dan sekarang saatnya untuk menjadi Anak Indie"
__ADS_1
•*Bersambung*•